Mengenal Drs. Nahson Taway, Birokrat Tegas dan Pemimpin Visioner Kalimantan Tengah

 Putra Terbaik Kalteng Nahson Taway Tutup Usia

PALANGKA RAYA – Dunia birokrasi Kalimantan Tengah kehilangan sosok panutan ketika Drs. Nahson Taway berpulang pada Kamis, 19 Desember 2024 pukul 12.26 WIB di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya pada usia 82 tahun. Almarhum merupakan figur birokrat senior dan politikus berintegritas yang pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Kalimantan Tengah periode 2000–2005 serta Wali Kota Palangka Raya periode 1993–1998. Jenazahnya dimakamkan secara khidmat pada Minggu, 22 Desember 2024 di TPU Tambak Raja, Jalan Tjilik Riwut Km. 12 Palangka Raya.

Nahson Taway lahir pada 12 Desember 1942 di Sungai Buluh, Belantikan Raya, Lamandau. Ia merupakan putra dari pasangan C.T. Taway dan E. Umi Tahan. Dalam kehidupan pribadinya, almarhum dikenal sebagai sosok sederhana, bijak, dan berkomitmen tinggi terhadap nilai-nilai pelayanan publik. Ia menikah dengan Linda N. Moesa dan dikaruniai empat orang anak yang menjadi penerus nilai keteladanan dan semangat pengabdiannya kepada masyarakat.

Perjalanan pendidikan Drs. Nahson Taway menunjukkan dedikasi kuat terhadap ilmu pemerintahan. Ia menamatkan pendidikan di SR Bayat (1955), SMP Bagian B Pangkalan Bun (1958), SMA Bagian C Kuala Kapuas (1962), kemudian melanjutkan ke APDN Palangka Raya dan lulus tahun 1968. Karier akademiknya berlanjut ke Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) Jakarta, tempat ia meraih gelar Drs. pada tahun 1974.

Dalam perjalanan kariernya, Nahson Taway memulai pengabdian sebagai Pegawai Negeri Sipil Kabupaten Kotawaringin Barat pada 1964–1965. Ia kemudian dipercaya bertugas di Biro Pemerintahan Kantor Gubernur Irian Barat pada 1968–1970, sebelum kembali ke Kalimantan Tengah dan menjabat sebagai Kepala Bagian Ketatalaksanaan Setwilda Tk. I Kalimantan Tengah (1974–1983). Kepemimpinannya terus menanjak saat ia diangkat menjadi Pejabat Pembantu Kotawaringin Timur Wilayah Katingan (1983–1986), Kepala Kantor Sosial Politik Setwilda II Barito Utara, dan Sekretaris Wilayah Daerah Barito Utara.

Puncak karier birokrasi Nahson Taway terjadi ketika ia dipercaya memimpin Kota Palangka Raya sebagai wali kota periode 1993–1998. Selama masa jabatannya, ia dikenal tegas dan memiliki visi pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat serta tata kelola pemerintahan yang bersih. Pada tahun 2000, dedikasinya berlanjut ke tingkat provinsi saat dilantik sebagai Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, mendampingi Gubernur Asmawi Agani hingga tahun 2005.

Warisan pengabdian Drs. Nahson Taway tidak hanya tercermin dalam jejak birokrasi, tetapi juga dalam teladan moral, kedisiplinan, dan semangat melayani yang tetap dikenang oleh rekan sejawat serta masyarakat luas. Sosoknya menjadi bagian penting dalam sejarah pembangunan dan pemerintahan Kalimantan Tengah.

(Rabu, 8 Oktober 2025/adminwkp)

Komentar