Disdamkarmat Palangka Raya Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Pasca Kebakaran di Bukit Tunggal

PALANGKA RAYA – Pasca insiden kebakaran yang menghanguskan satu rumah dan bangunan kos lima pintu di Jalan Hiu Putih 1, Kelurahan Bukit Tunggal, Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan padat penduduk dan bangunan berbahan kayu.
Kepala Disdamkarmat Kota Palangka Raya, Dra. Gloriana Aden, M.M., menekankan pentingnya pencegahan dini sebagai langkah utama dalam mengurangi risiko kebakaran. Ia menyebutkan bahwa sebagian besar kebakaran permukiman terjadi akibat kelalaian kecil, seperti hubungan arus pendek listrik, penggunaan kompor yang tidak diawasi, atau pembakaran sampah yang dibiarkan tanpa pengawasan.
“Banyak kebakaran yang sebenarnya bisa dicegah jika masyarakat lebih teliti dan waspada. Periksa instalasi listrik secara berkala, pastikan tidak ada kabel terkelupas atau sambungan sembarangan. Begitu juga dengan aktivitas dapur, jangan ditinggalkan saat memasak,” ujar Dra. Gloriana Aden, M.M., pada Minggu (5/10/2025).
Ia juga mengingatkan warga untuk tidak menunda pelaporan apabila terjadi kebakaran, sekecil apa pun. Respons cepat masyarakat sangat berpengaruh terhadap efektivitas petugas dalam mengendalikan api. “Begitu ada tanda-tanda kebakaran, segera hubungi Call Center 112 atau pos damkar. Kecepatan laporan bisa menyelamatkan banyak hal,” katanya.
Selain itu, Disdamkarmat terus melakukan patroli dan sosialisasi ke masyarakat untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pencegahan kebakaran. Upaya ini dilakukan bekerja sama dengan TNI/Polri, BPBD, Satpol PP, dan relawan kebakaran (Redkar) guna memastikan koordinasi dan respon cepat saat terjadi insiden.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Partisipasi aktif warga menjadi faktor kunci dalam menekan angka kejadian kebakaran, terutama di wilayah permukiman padat,” kata Dra. Gloriana Aden, M.M.. Ia berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan semakin meningkat, sehingga risiko kebakaran dapat ditekan seminimal mungkin.
Disdamkarmat menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Pencegahan dini melalui pemeriksaan rutin instalasi listrik, pengawasan aktivitas dapur, serta pelaporan cepat diharapkan mampu meminimalkan risiko kerugian materi dan korban jiwa akibat kebakaran.
“Mari kita jaga rumah dan lingkungan kita bersama. Lebih baik mencegah sebelum terlambat,” tutup Dra. Gloriana Aden, M.M., menegaskan urgensi kesadaran kolektif dalam menghadapi potensi kebakaran.
(Senin, 6 Oktober 2025/adminwkp)


Komentar
Posting Komentar