PUPR Palangka Raya Programkan Perbaikan 49 Ruas Jalan pada 2025

PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Palangka Raya Fachrial Anchar, S.T., M.T. menyatakan, pada tahun 2025 pihaknya telah memprogramkan perbaikan sebanyak 49 ruas jalan rusak di sejumlah kecamatan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mempermudah akses masyarakat, khususnya di kawasan padat penduduk yang membutuhkan sarana transportasi memadai.
Menurut Fachrial, pemilihan ruas jalan yang mendapat perbaikan didasarkan pada aspirasi masyarakat serta pertimbangan teknis, terutama kategori jalan yang masuk dalam status mendesak untuk diperbaiki. Faktor kepadatan penduduk turut menjadi prioritas penentuan, mengingat jalan yang sering dilalui berperan penting dalam mendukung aktivitas sosial dan ekonomi warga.
Beberapa ruas jalan yang telah masuk daftar perbaikan antara lain Jalan Tangkalasa dan Jalan Jatayu. Keduanya dijadwalkan segera melalui proses pengaspalan setelah sebelumnya dilakukan penambahan agregat sebagai lapisan dasar. Proses ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan daya tahan permukaan jalan sehingga mampu digunakan dalam jangka panjang.
Fachrial menegaskan, perbaikan infrastruktur jalan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi masyarakat dalam pemeliharaannya. “Saya mengimbau masyarakat dapat merawat pembangunan infrastruktur jalan dengan memperhatikan beban muatan. Apabila jalan lingkungan, tidak boleh melebihi ambang batas normal,” ujarnya, Rabu (6/8/2025).
Pihaknya mengingatkan bahwa kerusakan dini pada jalan sering kali diakibatkan oleh kendaraan dengan muatan berlebih. Oleh sebab itu, kesadaran bersama menjadi faktor penting agar hasil pembangunan dapat dinikmati lebih lama tanpa memerlukan perbaikan berulang.
Di sisi lain, tokoh pemuda di Jalan Komplek Permata Palangka Raya, Gusti Fikri, menyampaikan harapan agar instansi terkait dapat melakukan pemerataan pembangunan jalan di seluruh wilayah. Ia mencontohkan kondisi akses di Jalan Cilik Riwut Km 4 menuju Komplek Permata, yang menurutnya kerap mengalami kerusakan saat musim hujan. Lubang-lubang di jalan tersebut memaksa warga setempat mengadakan kerja bakti setiap pekan untuk melakukan penimbunan sementara.
“Akses jalan masuk ke Komplek Permata Jalan Cilik Riwut Km 4 merupakan daerah padat penduduk, sehingga perlu pengaspalan agar akses masyarakat semakin mudah,” ujarnya.
Permintaan seperti ini, menurut pengamat infrastruktur, mencerminkan kebutuhan riil masyarakat di lapangan yang sering kali menghadapi hambatan mobilitas akibat kualitas jalan yang menurun. Peningkatan akses dipandang mampu memperkuat konektivitas antarwilayah, mendukung distribusi barang dan jasa, serta menunjang kegiatan ekonomi lokal.
Program perbaikan 49 ruas jalan yang digagas PUPR Palangka Raya ini diharapkan tidak hanya menjawab permasalahan teknis, tetapi juga membawa dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Proyek tersebut akan menjadi tolok ukur keberhasilan pemerintah daerah dalam menyediakan infrastruktur berkualitas yang berkelanjutan.
(Sabtu, 9/8/2025/adminwkp)


Komentar
Posting Komentar