Permintaan ID Card Naik Drastis di Palangka Raya, Penjualan Tembus 200 Persen

Alasan ID Card Masih Digunakan, Berikut Penjelasannya
Ilustrasi

Palangka Raya — Permintaan akan ID Card mengalami lonjakan signifikan di Kota Palangka Raya menjelang masa aktif kegiatan akademik dan organisasi kampus. Salah satu toko percetakan di kawasan Jalan Temanggung Tilung bahkan mencatat peningkatan penjualan hingga 200 persen dalam dua pekan terakhir. Dari yang semula hanya melayani sekitar 25–30 unit per hari, kini bisa mencapai 80 ID Card per hari, mencakup kebutuhan mahasiswa, pelajar, hingga komunitas dan instansi lokal yang tengah bersiap menggelar berbagai kegiatan.

Kenaikan ini menjadi indikator kuat bahwa aktivitas kelembagaan dan organisasi mulai kembali aktif, khususnya di lingkungan kampus dan sekolah yang kini memasuki masa orientasi mahasiswa baru (PKKMB) maupun pelaksanaan program kerja ekstrakurikuler. Salah satu pemilik usaha percetakan yang terletak di Jalan Temanggung Tilung, Yanti  mengonfirmasi bahwa permintaan tertinggi berasal dari mahasiswa baru dan panitia kegiatan kampus. Selain itu, sejumlah komunitas juga memesan ID Card untuk pelaksanaan event, lomba, atau seminar lokal yang semakin intens digelar pada bulan Agustus.

Menurut penjelasan Yanti tren ini sudah tampak sejak awal bulan ketika sejumlah kampus seperti Universitas Palangka Raya (UPR), IAIN Palangka Raya, dan STMIK Palangkaraya mulai membuka masa orientasi. Mayoritas pelanggan memesan ID Card dalam jumlah banyak untuk digunakan panitia, peserta, hingga dokumentasi struktural organisasi. Jenis ID Card yang paling laku mencakup model standar berbahan PVC full color, tali lanyard custom, dan desain bolak-balik berlogo institusi. Harga per unit bervariasi antara Rp7.000 hingga Rp15.000 tergantung desain dan bahan, namun pemesanan dalam jumlah besar biasanya mendapat potongan harga.

Tingginya permintaan tersebut membuat sebagian percetakan harus menambah jam kerja serta memaksimalkan mesin cetak demi memenuhi target pelanggan. Beberapa toko bahkan menerapkan sistem antrean berbasis jadwal pengambilan karena banyaknya order yang masuk. Proses produksi membutuhkan waktu sekitar 2–4 jam untuk pemesanan kecil dan 1 hari penuh untuk pemesanan massal. Tidak jarang konsumen berasal dari luar Palangka Raya, terutama mahasiswa yang baru datang dari kabupaten lain di Kalimantan Tengah dan membutuhkan identitas organisasi secara cepat.

Fenomena kenaikan ini juga berdampak pada penjualan produk pendukung seperti lanyard polos, holder plastik, serta cetakan file softcopy berbasis QR code yang kini menjadi bagian dari sistem administrasi organisasi mahasiswa. Beberapa pelanggan bahkan memesan ID Card versi digital yang bisa disinkronkan ke platform absensi online atau event management berbasis aplikasi.

Selain dunia kampus, permintaan ID Card juga meningkat dari kalangan sekolah, LSM, bahkan kantor kelurahan yang mengadakan program pelatihan berbasis komunitas. Data transaksi menunjukkan bahwa dalam satu pekan terakhir, rerata jumlah pemesanan ID Card naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan bulan Juli. Situasi ini menciptakan peluang bisnis yang menguntungkan bagi pelaku UMKM di sektor percetakan digital yang mampu menyesuaikan layanan sesuai dinamika pasar.

Tingginya volume pemesanan membuat toko percetakan di Palangka Raya semakin bersaing dari sisi kecepatan layanan, fleksibilitas desain, serta integrasi teknologi pencetakan. Beberapa toko sudah mulai mengadopsi sistem pemesanan daring berbasis template dan katalog desain yang bisa diakses langsung melalui ponsel. Langkah ini dinilai sebagai strategi efektif menghadapi generasi konsumen muda yang lebih menyukai efisiensi dan kecepatan tanpa banyak interaksi tatap muka.

Peningkatan drastis dalam penjualan ID Card pada Agustus ini mencerminkan pergeseran pola konsumsi masyarakat urban yang makin aktif secara kelembagaan. Situasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa aktivitas organisasi pascapandemi kembali menemukan momentumnya, memberikan dampak positif bagi sektor-sektor usaha penunjang di tingkat kota.

Selasa, 5 Agustus 2025/adminwkp

Komentar