Pemprov Kalteng Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Tinjau Program MBG di SMA Negeri 3 Palangka Raya

 Sudah Disetujui Megawati, Agustiar Sabran Kini Bukan Lagi Kader PDI  Perjuangan

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pelajar sekaligus meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 3 Palangka Raya, Rabu (20/8/2025) pagi. Acara ini mendapat perhatian khusus karena ditinjau langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, S.I.Kom., bersama Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, M. Reza Prabowo, S.IP., M.P.A., serta Kepala Dinas Kesehatan, Dr. dr. Suyuti Syamsul, S.Ked., M.PPM. Kehadiran mereka disambut oleh Kepala SMA Negeri 3 Palangka Raya, Yenihayati, S.Pd., M.Pd.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis daerah untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi siswa sekaligus mendukung pencapaian salah satu program prioritas atau “quick-win” Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Ratusan siswa kelas XI SMA Negeri 3 Palangka Raya antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan yang mencakup pengukuran tinggi dan berat badan, pengecekan tekanan darah, golongan darah, serta kondisi kesehatan umum.

Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa dunia pendidikan menjadi prioritas utama dalam kepemimpinannya. Ia menyebutkan bahwa tanggung jawab pemerintah tidak hanya memastikan anak-anak bersekolah, tetapi juga menjamin mereka memperoleh hak kesehatan dan gizi yang layak.

“Ini adalah kewajiban kami sebagai ‘orang tua’ untuk para pelajar di Kalimantan Tengah. Kami ingin memastikan semua anak SMA dapat belajar dengan baik, penuh riang gembira, tanpa ada hambatan dari sisi kesehatan maupun gizi,” ujarnya saat diwawancarai.

Gubernur juga menyampaikan kepuasannya terhadap implementasi program MBG yang sudah berjalan di sejumlah sekolah. Menurutnya, sajian menu yang diberikan tidak monoton serta memenuhi standar gizi. Ia menepis isu negatif terkait kualitas makanan yang beredar di luar.

“Tidak seperti yang diberitakan di luar. Makanannya tidak monoton, tidak ada yang basi. Semoga program ini terus berlanjut, begitu juga cek kesehatan gratis, agar siswa kita sehat, cerdas, dan kuat,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalteng M. Reza Prabowo menambahkan, kegiatan peninjauan kesehatan siswa sebelumnya juga sudah dilaksanakan di SMA Negeri 2 Palangka Raya. Sejak resmi diluncurkan pada Senin (18/8/2025) lalu, program ini akan diperluas ke berbagai sekolah di kabupaten dan kota lain di Kalteng.

“Alhamdulillah SMA Negeri 3 Palangka Raya sudah melaksanakan MBG sejak 14 Juli dengan jumlah 1.624 siswa. Bahkan tadi dalam interaksi dengan Pak Gubernur, siswa menyampaikan kegembiraannya karena mendapat susu dua kali seminggu. Itu menjadi motivasi agar program ini semakin bermanfaat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Reza Prabowo menegaskan komitmen pihaknya dalam menjaga standar gizi pada menu MBG. Menurutnya, program ini tidak hanya membantu orang tua dari sisi penghematan uang jajan anak, tetapi juga memberikan jaminan nutrisi yang terukur untuk mendukung tumbuh kembang pelajar.

“Selain menghemat uang jajan, ada standar kalori yang diberikan kepada siswa sehingga kebutuhan nutrisi mereka tercukupi. Kami akan menjaga kualitas agar program ini benar-benar berdampak positif pada prestasi belajar dan kesehatan siswa,” tandasnya.

Program Cek Kesehatan Gratis dan MBG ini mendapat apresiasi dari para orang tua dan siswa. Mereka berharap keberlanjutan program bisa menjadi tradisi baru di dunia pendidikan Kalteng sebagai wujud perhatian pemerintah terhadap generasi muda.

Rabu, 20 Agustus 2025/adminwkp

Komentar