Pemprov Kalteng Gagas Tol Langsung ke IKN, Target Waktu Tempuh Hanya Enam Jam

3 Perbedaan Jalan Raya dan Jalan Tol yang Penting | Auto2000
Ilustrasi

PALANGKA RAYA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) tengah menggagas proyek strategis berupa pembangunan jalan tol yang akan langsung menghubungkan wilayahnya ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Proyek ini ditargetkan memangkas durasi perjalanan dari 18 jam menjadi hanya 6 jam melalui jalur langsung tanpa harus melewati Provinsi Kalimantan Selatan sebagaimana selama ini terjadi.

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah, Ir. Leonard S Ampung, M.M., M.T., mengungkapkan bahwa rencana pembangunan jalan tol tersebut telah resmi dimasukkan dalam draf Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kalimantan Tengah untuk jangka waktu 10 tahun ke depan. Ia menyampaikan hal itu saat ditemui di Gedung DPRD Kalteng, Minggu (27/7), seperti dikutip dari Kompas.

Menurut Leonard, trase tol akan dirancang melintasi wilayah strategis mulai dari IKN, Barito Utara, Barito Timur, Palangka Raya, dan akan dilanjutkan ke arah Kalimantan Barat. Jalur ini akan memperkuat konektivitas antarprovinsi di Pulau Kalimantan dan menjadi tulang punggung baru bagi integrasi ekonomi regional. "Selama ini masyarakat Kalteng yang ingin menuju IKN harus melewati Kalimantan Selatan terlebih dahulu. Dengan tol ini, rutenya bisa langsung," ujarnya.

Pemerintah daerah optimis bahwa pembangunan jalan tol ini bukan hanya akan memperpendek waktu tempuh, tetapi juga berdampak besar terhadap efisiensi logistik dan kecepatan distribusi barang serta jasa menuju pusat pemerintahan baru dan sekitarnya. Selain itu, infrastruktur ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan investasi di wilayah-wilayah yang dilalui.

Rencana tersebut akan disusun secara lebih teknis dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Untuk tahap awal, lima tahun pertama akan difokuskan pada penyusunan desain, kajian teknis, serta tata kelola pelaksanaan agar proyek berjalan secara terukur dan terintegrasi.

Rabu, 31 Juli 2025/adminwkp

Komentar