Pemko Palangka Raya Perkuat Komitmen Program ODF Menuju Kota Sehat 2025

PALANGKA RAYA — Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan komitmen penuh dalam mewujudkan lingkungan bersih, sehat, dan berkelanjutan melalui dukungan strategis terhadap Program Open Defecation Free (ODF) sebagai bagian dari target menuju Kota Sehat 2025. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Drg. Andjar Hari Purnomo, M.M.Kes., selaku Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Palangka Raya, dalam kegiatan deklarasi dukungan terhadap Program ODF yang digelar di Aula Peteng Karuhei II, Kantor Wali Kota Palangka Raya, sepekan lalu.
Dalam sambutannya, Drg. Andjar menekankan bahwa Program Kota Sehat, yang terdiri atas sembilan tatanan utama, selaras dengan visi pembangunan Kota Palangka Raya yang menitikberatkan pada penguatan kualitas sumber daya manusia dan pembentukan masyarakat cerdas (smart society). “Kesehatan lingkungan bukan hanya aspek teknis, tetapi bagian tak terpisahkan dari visi besar pembangunan Palangka Raya yang inklusif dan berwawasan lingkungan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembangunan kota sehat harus dilakukan melalui pendekatan yang manusiawi serta berorientasi pada investasi jangka panjang terhadap kualitas hidup masyarakat. Ini mencakup penguatan modal sosial, pemerataan akses terhadap layanan dasar, serta keterlibatan aktif lintas sektor dalam mendukung perubahan perilaku dan peningkatan fasilitas sanitasi.
Kota Palangka Raya sendiri, berdasarkan laporan terakhir, telah mencapai status 100 persen ODF bersyarat. Meski begitu, menurut Drg. Andjar, status ini belum cukup untuk menyandang predikat ODF penuh sesuai standar nasional yang mensyaratkan terpenuhinya seluruh indikator teknis dan perilaku. “ODF bersyarat adalah langkah awal yang membanggakan, namun kita tidak boleh berpuas diri. Masih ada indikator yang perlu kita capai agar Palangka Raya diakui secara nasional sebagai wilayah yang sepenuhnya bebas dari praktik buang air besar sembarangan,” tegasnya.
Pemerintah kota menilai keberhasilan pencapaian status ODF penuh akan sangat dipengaruhi oleh komitmen kolektif seluruh elemen masyarakat dan kolaborasi lintas instansi. Upaya ini juga menjadi bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan yang berbasis kualitas hidup warga serta sejalan dengan agenda prioritas nasional dalam sektor kesehatan lingkungan.
“Kami percaya bahwa melalui kerja sama lintas sektor, pelibatan masyarakat, serta kepemimpinan yang visioner, Palangka Raya akan mampu mencapai status Kota Sehat yang sesungguhnya pada 2025,” pungkas Drg. Andjar Hari Purnomo, M.M.Kes., seraya mengajak seluruh pihak untuk memperkuat komitmen dan partisipasi aktif dalam program ini.
(Minggu, 3 Agustus 2025/adminwkp)


Komentar
Posting Komentar