Pembangunan Sekolah Unggul Garuda Dimulai, Wakil Kepala Staf Kepresidenan Tinjau Lokasi di Palangka Raya dan Katingan
PALANGKA RAYA — Pemerintah pusat melalui Kantor Staf Presiden (KSP) mulai merealisasikan pembangunan Sekolah Unggul Garuda di Provinsi Kalimantan Tengah. Wakil Kepala Staf Kepresidenan Dr. Muhammad Qodari, S.Psi., M.A. turun langsung ke lapangan dalam kunjungan kerjanya ke Kota Palangka Raya dan Kabupaten Katingan, Rabu (30/7/2025), guna mengecek lokasi pembangunan serta memastikan kesiapan infrastruktur pendukung di dua wilayah tersebut.
Rombongan Wakil Kepala Staf Kepresidenan tiba di Terminal Umum Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya dan disambut Hamka, S.Pd., M.Pd., selaku Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, serta Ir. H. Achmad Zaini, M.P., Wakil Wali Kota Palangka Raya. Kunjungan tersebut menandai dimulainya tahapan konkret pembangunan Sekolah Unggul Garuda yang merupakan program prioritas nasional di bawah komando Presiden RI, Prabowo Subianto.
Berdasarkan pemaparan KSP, lokasi pembangunan Sekolah Unggul Garuda di Kota Palangka Raya akan berada di Jalan Tjilik Riwut Km. 26, Kelurahan Tumbang Tahai. Sedangkan di Kabupaten Katingan, pembangunan direncanakan di Jalan Ahmad Yani. Kedua lokasi tersebut dinilai strategis dan memiliki potensi sebagai pusat pendidikan unggulan berbasis karakter dan akademik. Program ini berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, yang dirancang untuk mencetak generasi muda unggul dari wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), termasuk Kalimantan Tengah.
Dr. Muhammad Qodari, S.Psi., M.A. menyatakan bahwa Sekolah Unggul Garuda akan menjadi katalisator peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia, terutama dari wilayah pelosok yang selama ini belum terjangkau fasilitas pendidikan berkualitas tinggi. Ia menekankan bahwa peserta didik yang lolos seleksi akan dipersiapkan untuk mengakses pendidikan lanjutan di perguruan tinggi unggulan, baik di dalam maupun luar negeri. Selain itu, mereka diharapkan menjadi agen perubahan dalam membangun daerah masing-masing.
“Program ini memiliki misi jangka panjang. Kami ingin mencetak pemimpin masa depan dari seluruh pelosok negeri, termasuk Kalimantan Tengah. Mereka tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan dan nasionalisme yang kuat,” ungkap Qodari.
Sekolah Unggul Garuda dirancang melalui dua skema utama. Pertama, Sekolah Unggulan Garuda Transformasi, yaitu model penguatan terhadap SMA yang telah ada agar memiliki standar unggulan melalui pendampingan intensif. Kedua, Sekolah Garuda Baru, yakni pembangunan sekolah dari awal di lokasi baru. Skema ini dipilih berdasarkan kesiapan lahan, dukungan pemerintah daerah, serta urgensi penyediaan layanan pendidikan unggul di wilayah tersebut.
Pemerintah daerah menyambut baik inisiatif ini. Hamka, S.Pd., M.Pd. menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah siap mendukung penuh pembangunan tersebut melalui penyediaan lahan, fasilitasi perizinan, dan koordinasi teknis antarinstansi. Senada, Ir. H. Achmad Zaini, M.P. menilai bahwa hadirnya Sekolah Unggul Garuda akan memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat lokal dan mendorong Palangka Raya sebagai pusat pendidikan unggulan regional di Kalimantan.
Kunjungan lapangan ini menandai dimulainya tahapan implementasi, termasuk survei teknis dan konsultasi publik yang dijadwalkan berlangsung hingga akhir Agustus. Jika berjalan sesuai rencana, proses pembangunan fisik ditargetkan dimulai pada triwulan keempat tahun 2025. (Rabu, 31 Juli 2025/adminwkp).


Komentar
Posting Komentar