Jembatan Rusak di Marang, DPRD Kota Palangka Raya Minta Pemko Segera Bertindak

 Jati Asmoro: Peningkatan Perlindungan Pekerja di Palangka Raya

PALANGKA RAYA – Kondisi jembatan penghubung di Kelurahan Marang, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, kian memprihatinkan. Jembatan yang menjadi akses utama warga untuk beraktivitas sehari-hari tersebut rusak, sehingga memicu desakan dari DPRD Kota Palangka Raya agar pemerintah kota segera turun tangan memperbaikinya.

Anggota DPRD Kota Palangka Raya dari Daerah Pemilihan (Dapil) I, Jati Asmoro, S.T., mengungkapkan aspirasi itu setelah menerima langsung keluhan masyarakat. Menurutnya, kerusakan jembatan tidak bisa lagi dibiarkan karena berdampak besar terhadap mobilitas dan perekonomian warga setempat.

“Jadi di Kelurahan Marang itu ada jembatan penghubung bagi warga yang ingin masuk ke dalam kampung, kondisinya rusak dan minta segera diperbaiki,” ujar Jati Asmoro saat diwawancarai, Rabu (20/8/2025).

Ia menjelaskan, selama ini perbaikan jembatan memang pernah dilakukan secara bertahap menggunakan dana yang dikelola Kelurahan Marang. Namun keterbatasan anggaran yang bersumber dari APBD Kota Palangka Raya membuat perbaikan tidak dapat dilakukan secara menyeluruh.

“Berbeda kalau Marang itu statusnya Desa. Tentu akan mendapatkan dana lebih dari pemerintah pusat. Kalau menggunakan dana yang ada ini kan terbatas,” jelasnya.

Menurutnya, jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses vital bagi warga. Jika kondisi rusak dibiarkan berlarut-larut, maka aktivitas ekonomi masyarakat akan semakin terhambat. Situasi ini berpotensi memperbesar kesenjangan pembangunan antarwilayah di Kota Palangka Raya.

“Kalau seperti ini kan perekonomian warga di Kelurahan Marang menjadi terhambat. Bagaimana warga di sini mau berkembang kalau infrastrukturnya saja terbatas,” tambahnya.

Melihat urgensi masalah tersebut, Jati Asmoro memastikan aspirasi warga Marang akan dibawa dalam sidang paripurna DPRD Kota Palangka Raya. Ia menekankan pentingnya langkah konkret pemerintah kota agar berbagai usulan masyarakat dapat segera direalisasikan secara adil dan merata.

“Kita akan terus perjuangankan aspirasi warga ini. Tentu kami berupaya bersinergi bersama pemerintah kota, agar apa yang disampaikan warga bisa direalisasikan,” tutupnya.

Warga Marang berharap agar perhatian pemerintah tidak hanya sekadar janji, melainkan benar-benar diwujudkan dalam bentuk perbaikan infrastruktur. Harapan itu mencerminkan kebutuhan mendesak masyarakat terhadap sarana dasar yang layak demi kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi mereka.

(Kamis, 21 Agustus 2025/adminwkp)

Komentar