Harapan Kemajuan Palangka Raya Terkendala Ketimpangan Infrastruktur Wilayah Pinggiran
![]() |
| Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Neni Adrianti Lambung, S.H., M.A.P. |
Palangka Raya – Harapan agar Kota Palangka Raya menjadi kota yang semakin maju dan berkembang di masa depan terus menggema di tengah masyarakat. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa masih terdapat ketimpangan infrastruktur, terutama di wilayah pinggiran yang hingga kini belum tersentuh secara optimal oleh pembangunan. Persoalan ini menjadi sorotan kalangan legislatif dan pemerhati pembangunan daerah yang menilai perlunya perhatian serius dari Pemerintah Kota.
Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Neni Adrianti Lambung, S.H., M.A.P., menegaskan bahwa aksesibilitas jalan di sejumlah wilayah seperti Kecamatan Rakumpit masih sangat terbatas. Ia menyoroti masih digunakannya transportasi air menggunakan perahu klotok oleh sebagian masyarakat untuk menuju pusat kota, yang mencerminkan belum meratanya pembangunan infrastruktur dasar. “Minimal masyarakat bisa melalui jalur darat dengan jembatan, jangan lagi menggunakan jalur air ke Kota Palangka Raya,” ungkap Neni saat ditemui pada Minggu (3/8/2025).
Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa upaya pemerataan pembangunan belum sepenuhnya menjangkau kawasan luar pusat kota. Kebutuhan akan jalan penghubung, jembatan, serta fasilitas pendukung lainnya menjadi krusial untuk mengintegrasikan wilayah pinggiran ke dalam sistem pembangunan kota secara menyeluruh. Tanpa akses transportasi darat yang memadai, masyarakat akan terus tertinggal dari segi pelayanan publik, pendidikan, ekonomi, dan kesehatan.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, S.E., menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan program pembangunan di berbagai sektor. Ia menekankan bahwa perhatian utama pemerintah kota tidak hanya tertuju pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga sektor pendidikan, kesehatan, serta penguatan ekonomi kerakyatan berbasis UMKM. “Yang menjadi penekanan kami dalam pembangunan seperti infrastruktur, pemerataan pendidikan dan kesehatan, juga peningkatan kualitas UMKM, akan terus kami tingkatkan,” ujar Fairid.
Namun, pengamat infrastruktur Kalimantan Tengah, Mandarin Guntur, S.T., M.T., menyampaikan bahwa tantangan pemerataan pembangunan masih cukup signifikan. Berdasarkan data yang dihimpun, panjang jaringan jalan di Kecamatan Rakumpit tercatat hanya 77,12 km, sementara Kecamatan Sebangau mencapai 64,60 km, dan Kecamatan Bukit Batu sebesar 107,04 km. Angka-angka ini kontras dengan Kecamatan Jekan Raya yang memiliki panjang jaringan jalan hingga 456,99 kilometer, hampir setengah dari total jaringan jalan di Kota Palangka Raya.
Ketimpangan ini mencerminkan bahwa pembangunan infrastruktur masih terfokus pada kawasan perkotaan yang padat penduduk. Meskipun logis dari sudut efisiensi pelayanan publik, hal ini justru berpotensi memperlebar jurang kesenjangan antara pusat kota dan pinggiran. Ketiadaan akses jalan yang memadai tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga memperlambat pertumbuhan ekonomi lokal yang bertumpu pada sektor pertanian, perikanan, maupun industri rumah tangga.
Pemerataan pembangunan jalan, jembatan, serta fasilitas penunjang lainnya menjadi kunci untuk mewujudkan keadilan spasial dan kesejahteraan menyeluruh. Konektivitas yang baik antarwilayah akan mempercepat distribusi barang, memperluas akses pendidikan dan layanan kesehatan, serta menciptakan peluang usaha baru yang berbasis potensi lokal. Oleh karena itu, kebijakan pembangunan ke depan perlu diselaraskan agar tidak hanya mengedepankan estetika pusat kota, tetapi juga memperhatikan kebutuhan masyarakat di wilayah periferal.
Masyarakat berharap, momentum pembangunan Kota Palangka Raya dalam beberapa tahun ke depan mampu menjawab persoalan infrastruktur ini secara komprehensif. Kerja sama lintas sektor, dukungan anggaran yang proporsional, serta perencanaan pembangunan yang inklusif harus menjadi prioritas agar seluruh warga, baik di pusat kota maupun pinggiran, dapat merasakan dampak nyata dari pembangunan yang berkeadilan.
Minggu, 3 Agustus 2025/adminwkp



Komentar
Posting Komentar