Babinsa Koramil Pahandut Hadiri Launching Penyaluran Bantuan Pangan Beras dan Gerakan Pangan Murah 2025
![]() |
| Dra. Gloriana Aden, M.M., Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palangka Raya - Sumber Foto (KaltengPos) |
Palangka Raya – Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan serta membantu masyarakat yang terdampak secara ekonomi, kegiatan Launching Penyaluran Bantuan Pangan Beras Tahun 2025 dan Gerakan Pangan Murah (GPM) digelar di Kantor Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, pada Senin (14/07/2025). Acara ini dihadiri langsung oleh Sertu Yason, Babinsa Koramil 1016-01/Pahandut Kodim 1016/Palangka Raya, sebagai bagian dari komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Dra. Gloriana Aden, M.M., Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palangka Raya, yang hadir mewakili Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, S.E.. Dalam sambutannya, Gloriana menekankan bahwa pelaksanaan program ini merupakan bentuk konkret kehadiran negara dalam menjamin ketersediaan bahan pokok serta mengendalikan dampak ekonomi terhadap masyarakat.
“Program bantuan pangan beras tahun 2025 ini diharapkan mampu menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan di Kota Palangka Raya. Sementara Gerakan Pangan Murah menjadi langkah strategis menjaga stabilitas harga dan memastikan bahan pokok tetap tersedia di pasaran,” tegas Gloriana dalam sambutannya.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat setempat mulai menerima bantuan berupa beras yang disalurkan secara langsung, sekaligus dapat membeli sejumlah kebutuhan pokok melalui skema harga subsidi dalam Gerakan Pangan Murah. Antusiasme warga tampak tinggi, terutama dari kalangan keluarga penerima manfaat yang merasakan langsung beban ekonomi akibat naiknya harga komoditas dalam beberapa bulan terakhir.
Sertu Yason, yang turut hadir mewakili jajaran Koramil 1016-01/Pahandut, menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan seperti ini merupakan bagian dari peran aktif TNI di tengah masyarakat. “Kami berharap bantuan berupa beras ini dapat benar-benar meringankan beban masyarakat, khususnya warga binaan kami di wilayah Panarung dan sekitarnya,” ujar Sertu Yason.
Ia menambahkan bahwa peran Babinsa bukan sekadar menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga memastikan terjalinnya komunikasi sosial yang konstruktif antara pemerintah dan masyarakat. Program pangan tersebut dinilai selaras dengan visi kemanusiaan dan kebangsaan yang selama ini dijunjung tinggi oleh TNI.
Selain pemerintah daerah dan TNI, kegiatan ini juga melibatkan perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen organisasi yang terlibat langsung dalam pendataan dan distribusi bantuan. Kolaborasi ini memperkuat efektivitas penyaluran dan menjamin bahwa bantuan sampai pada sasaran secara adil dan tepat waktu.
Dalam pelaksanaannya, program bantuan pangan dan Gerakan Pangan Murah ini bukan hanya bertujuan meringankan beban masyarakat dalam jangka pendek, tetapi juga menjadi bagian dari strategi penguatan ketahanan pangan jangka panjang di tingkat lokal. Langkah ini dinilai krusial mengingat volatilitas harga kebutuhan pokok yang masih berpotensi menimbulkan gejolak sosial dan ekonomi di kalangan masyarakat berpenghasilan rendah.
Melalui keterlibatan aktif seluruh unsur, mulai dari pemerintah kota, TNI, hingga masyarakat sipil, program ini diharapkan menjadi momentum mempererat solidaritas sosial serta membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan secara berkelanjutan. Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan komitmen untuk terus mengawal kebijakan yang berpihak kepada masyarakat rentan dan memperluas cakupan bantuan pangan di masa mendatang.
Minggu, 3 Agustus 2025/adminwkp



Komentar
Posting Komentar