Semarak Kebaktian Padang Warnai Peringatan Hari Anak Gereja GKE 2025 di Palangka Raya

PALANGKA RAYA - Puluhan anak Sekolah Minggu beserta guru dan orang tua jemaat Sekolah Minggu Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Sakatik Palangka Raya larut dalam sukacita saat mengikuti Kebaktian Padang pada Minggu (27/7/2025) pagi. Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Anak Gereja GKE tahun 2025 ini berlangsung meriah di halaman gereja setempat dan menghadirkan suasana penuh kekeluargaan serta semangat kebersamaan yang mendalam. Momen tersebut diawali ibadah bersama yang dipimpin secara sederhana namun khidmat di bawah langit cerah Palangka Raya, menambah kesan hangat dan spiritual pada acara yang dihadiri antusias oleh jemaat berbagai usia. Ibadah yang diwarnai puji-pujian anak-anak dan refleksi Firman menekankan pentingnya membangun iman sejak dini dalam konteks kehidupan yang riang dan penuh kasih.
Ketua Seksi Pelayanan Anak GKE Sakatik, dr. Winda Marelyn, S.Ked., Sp. Rad., menuturkan bahwa Kebaktian Padang bukan hanya sekadar peringatan seremonial, melainkan bagian dari metode pembinaan karakter rohani anak-anak. Ia menegaskan bahwa pendekatan kegiatan di luar ruang seperti ini memperluas pemahaman anak-anak tentang kasih Tuhan yang dapat dialami melalui interaksi sosial yang positif. “Kami ingin anak-anak belajar tentang kasih Tuhan bukan hanya di dalam gedung gereja, tapi juga melalui kebersamaan yang menyenangkan di luar ruangan,” ungkapnya. Menurutnya, suasana terbuka memberikan ruang eksploratif bagi anak-anak dalam membangun relasi sosial, kepedulian sesama, dan rasa syukur atas ciptaan Tuhan.
Sejumlah lomba digelar untuk memeriahkan kegiatan, mulai dari lomba lari estafet, mewarnai, cerdas cermat Alkitab, hingga lomba bernyanyi rohani. Kegiatan ini terbagi dalam kategori usia yakni kelas kecil, menengah, hingga kelompok teens, dan disambut penuh semangat oleh seluruh peserta. Tidak hanya anak-anak, para orang tua juga terlihat aktif mendampingi dan memberikan semangat pada anak-anak mereka, menciptakan harmoni antar generasi dalam lingkungan gereja. Setelah sesi perlombaan, kegiatan dilanjutkan makan bersama yang menampilkan aneka hidangan hasil kontribusi para orang tua dan guru. Makan bersama ini menjadi simbol kehangatan keluarga besar jemaat dan mempertegas nilai solidaritas di kalangan komunitas gereja.
Kebaktian Padang ini juga menjadi refleksi bahwa pembinaan iman Kristen tidak sebatas ruang gereja formal, namun dapat diwujudkan melalui pendekatan kontekstual berbasis komunitas dan alam. Panitia berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi agenda tahunan yang memperkaya pengalaman iman anak-anak dan menjalin kelekatan antar anggota jemaat sejak usia dini. Selain menyemai sukacita, Kebaktian Padang juga menjadi ruang untuk menanamkan nilai tanggung jawab, sportivitas, dan pengenalan karakter Kristus dalam kegiatan sehari-hari.
Kegiatan ini turut memperkuat pesan utama Hari Anak Gereja GKE 2025, yakni “Menjadi Terang Kristus Sejak Dini”, yang menekankan pentingnya pertumbuhan spiritual anak-anak sebagai fondasi masa depan gereja dan bangsa. Dalam konteks ini, peran guru Sekolah Minggu dan keluarga menjadi kunci utama dalam pembentukan karakter anak melalui keteladanan dan pengajaran berkelanjutan. Para orang tua mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk konkret pelayanan gereja yang relevan terhadap kebutuhan anak di era modern, sekaligus mempererat hubungan antara jemaat dan lingkungan sosialnya.
Secara keseluruhan, pelaksanaan Kebaktian Padang di GKE Sakatik Palangka Raya tahun ini tidak hanya menjadi ajang ekspresi iman, tetapi juga menghidupkan kembali semangat pelayanan gereja yang inklusif, membumi, dan kontekstual. Momentum ini diharapkan menjadi titik awal tumbuhnya generasi muda gereja yang memiliki dasar iman kuat, peka terhadap sesama, serta berkomitmen menjadi garam dan terang di tengah masyarakat.
(Selasa, 30 Juli 2025/adminwkp)


Komentar
Posting Komentar