Rumah Kosong di Jalan Kecubung Terbakar, Dugaan Api Berasal dari Kandang Ayam
![]() |
| Ilustrasi |
PALANGKA RAYA – Satu unit rumah kosong yang berlokasi di Jalan Kecubung atau Parupuk IV, Kota Palangka Raya, dilaporkan terbakar pada Selasa (29/7/2025) siang. Peristiwa tersebut mengejutkan warga sekitar, mengingat rumah tersebut sudah lama tidak dihuni sejak ditinggal pemiliknya, Usup, yang telah kembali ke kampung halaman di Kandangan, Kalimantan Selatan, sekitar lima tahun lalu.
Menurut keterangan saksi mata, Sujatmiko, warga yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian, ia pertama kali mencurigai adanya kepulan asap saat sedang menjemur pakaian di lantai dua rumahnya. Awalnya ia mengira asap tersebut berasal dari aktivitas pembakaran biasa, namun tak lama kemudian asap semakin tebal dan menghitam.
“Namun bertambah tebal. Saya turun dan keluar ke bawah untuk melihat lagi ternyata asap hitam tebal. Saya panggil tetangga dan berusaha memadamkan tapi kami sudah kelelahan,” ujar Sujatmiko saat ditemui di lokasi kejadian.
Menurutnya, titik awal api diduga berasal dari bekas kandang ayam di bagian belakang rumah. Di sekitar kandang tersebut terdapat tumpukan kayu kering dan bahan mudah terbakar lainnya. Karena rumah dalam kondisi kosong dan tidak terawat, api dengan cepat merembet ke bagian utama bangunan.
“Rumah itu sudah lama kosong, tidak ada listrik dan tidak ada orang yang tinggal. Kami juga heran bagaimana bisa tiba-tiba terbakar. Tapi memang di dekat kandang ayam itu banyak kayu kering,” imbuhnya.
Api mulai terlihat sekitar pukul 11.45 WIB dan membesar hanya dalam hitungan menit. Warga sekitar yang panik sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya seperti ember dan air dari sumur, namun api terlalu cepat menjalar sehingga menyulitkan proses pemadaman mandiri.
Komandan Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya, Sucipto, S.Sos., membenarkan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran dan segera mengerahkan beberapa unit armada pemadam ke lokasi. Menurutnya, dugaan sementara kebakaran tidak terkait aktivitas pembakaran lahan, melainkan berasal dari dalam lingkungan rumah.
“Karena berdasarkan keterangan warga yang tinggal di dekat rumah ini bahwa awal yang terbakar adalah kandang ayam di sekitar rumah yang sudah tidak dihuni lagi. Setelah kandang ayam lalu merembet ke rumah itu,” jelas Sucipto.
Pihak pemadam kebakaran membutuhkan waktu kurang lebih 45 menit untuk mengendalikan dan memadamkan api secara total. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena rumah dalam keadaan kosong. Namun seluruh bangunan mengalami kerusakan parah dan nyaris rata dengan tanah, terutama di bagian belakang yang menjadi titik awal kobaran api.
Kebakaran ini juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga, khususnya karena kondisi cuaca Palangka Raya yang sedang memasuki musim kemarau. Dalam beberapa hari terakhir, suhu udara meningkat disertai kelembaban rendah, yang memperbesar potensi terjadinya kebakaran, baik di pemukiman maupun lahan.
Sucipto, S.Sos. menegaskan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. “Kami masih menunggu hasil investigasi dari pihak berwenang terkait asal api sebenarnya. Sementara kami hanya bisa menyampaikan informasi sesuai observasi di lapangan dan keterangan awal dari warga,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama pada bangunan kosong yang tidak terpantau secara rutin. Keberadaan material mudah terbakar seperti kayu kering, sisa bangunan, maupun kandang kosong harus segera ditangani guna mencegah kejadian serupa terulang.
Pascakejadian, lokasi rumah terbakar telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. Warga setempat juga secara bergotong-royong membersihkan sisa kebakaran yang masih tersisa di sekitar area rumah tersebut. Aparat kelurahan dan BPBD juga telah meninjau lokasi untuk memastikan tidak ada dampak lanjutan dan menyiapkan langkah antisipatif di lingkungan sekitar.
(Selasa, 29 Juli 2025/adminwkp)



Komentar
Posting Komentar