Raker Camat se-Kalteng dan Pengukuhan FORCASI Jadi Tonggak Sinergi Pembangunan Daerah

Ahmad Jayadikarta Siap Dampingi Ahmad Rifa'i di Pilkada Pulpis, Edisi 8  Agustus 2024 - Kalteng Pos
H. Ahmad Jayadikarta, S.IP., M.A.P., Wakil Bupati Pulang Pisau

PALANGKA RAYA – Suasana penuh semangat dan antusiasme mewarnai pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) Camat se-Kalimantan Tengah yang dirangkaikan dengan prosesi Pengukuhan Pengurus Perkumpulan Forum Camat Seluruh Indonesia (FORCASI) Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (29/07/2025), bertempat di Ballroom Hotel Best Western Batang Garing, Kota Palangka Raya. Acara ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat koordinasi lintas wilayah serta memperkokoh peran camat sebagai aktor utama di garis terdepan pelayanan publik.

Ratusan peserta yang terdiri dari para camat, pejabat struktural, serta tamu undangan dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah, turut menghadiri kegiatan yang dinilai sebagai langkah maju dalam penguatan tata kelola pemerintahan kecamatan. Hadir pula sejumlah kepala daerah, termasuk H. Ahmad Jayadikarta, S.IP., M.A.P., Wakil Bupati Pulang Pisau, yang datang sebagai wujud dukungan penuh terhadap penguatan peran camat sebagai ujung tombak pemerintahan daerah.

Dalam sambutannya, Ahmad Jayadikarta menekankan bahwa rapat kerja ini bukan hanya sekadar pertemuan rutin birokrasi, melainkan menjadi forum yang substansial untuk menyamakan persepsi, menyusun strategi kebijakan lintas kecamatan, dan mendorong praktik pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien. Ia menyebutkan bahwa agenda utama dalam Raker kali ini mencakup empat fokus pokok, yaitu peningkatan mutu pelayanan publik, penguatan pemahaman terhadap Program Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana), sinergi dalam implementasi Program Huma Betang, serta dukungan terhadap Koperasi Merah Putih sebagai pilar ketahanan ekonomi dan pangan masyarakat.

Sesuai arahan Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, S.I.Kom bersama Wakil Gubernur Kalteng, H. Edy Pratowo, S.Sos., M.M., tadi mengenai efektivitas dan efisiensi pelayanan publik, pengoptimalan program Kencana, serta kolaborasi antara program pemerintah provinsi dan pusat, kita sebagai pemerintah daerah siap untuk melaksanakannya di Kabupaten Pulang Pisau,” ucap Ahmad Jayadikarta di hadapan para peserta Raker.

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas camat dalam menghadapi dinamika kebencanaan di wilayah masing-masing. Program Kencana dinilai menjadi kerangka kerja preventif dan responsif, yang bertumpu pada kesiapan personel, koordinasi cepat, serta pemetaan risiko yang akurat. Menurutnya, melalui forum seperti ini, pemerintah kecamatan dapat menyelaraskan program lokal dengan kebijakan nasional dalam kerangka satu komando pembangunan.

Sementara itu, momen pengukuhan pengurus FORCASI Provinsi Kalimantan Tengah menjadi simbol penguatan struktur organisasi camat dalam skala regional. FORCASI hadir sebagai wadah resmi yang mewadahi aspirasi, merumuskan langkah kerja kolektif, dan memperluas jejaring kemitraan antar-camat untuk mempercepat penyelesaian berbagai isu lapangan. Pengurus yang dikukuhkan diharapkan mampu menjadi motor penggerak transformasi birokrasi di tingkat kecamatan.

Rangkaian kegiatan berlangsung secara dinamis dan dialogis, dilengkapi sesi diskusi panel yang membahas isu-isu aktual, seperti digitalisasi administrasi kecamatan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta perlunya evaluasi berkala terhadap program-program strategis berbasis kecamatan. Peserta aktif memberikan masukan, studi kasus, hingga pengalaman lapangan yang menjadi pembelajaran lintas wilayah.

Di sela acara, sejumlah camat menyatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat diperlukan secara periodik agar tidak terjadi disparitas pemahaman maupun praktik administrasi antar-kecamatan. Koordinasi yang berkelanjutan diharapkan mampu memperkecil kesenjangan pelayanan publik antarwilayah sekaligus menjawab tantangan otonomi daerah yang menuntut adaptasi cepat dari para pemangku jabatan di tingkat kecamatan.

Kegiatan Raker dan pengukuhan FORCASI Provinsi Kalimantan Tengah ini ditutup dengan pernyataan komitmen bersama untuk mendukung percepatan pembangunan daerah yang inklusif dan responsif. Forum ini diharapkan mampu menjadi model kolaborasi antar-camat di Indonesia dalam memperkuat pilar pemerintahan desa dan kelurahan secara berjenjang.

(Senin, 29 Juli 2025/adminwkp)

Komentar