Porseni Remaja Pemuda GKE XV Palangka Raya Resmi Digelar, Ir. Yuren S. Bahat: Ajang Pemupuk Persaudaraan dan Spiritualitas

 YMC: Riwayat Jabatan Ir. Yuren S. Bahat, MM,MT

PALANGKA RAYA — Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Remaja Pemuda Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) XV se-Kota Palangka Raya resmi dimulai pada Sabtu, 19 Juli 2025, dan akan berlangsung hingga Sabtu, 2 Agustus 2025. Ajang dua tahunan ini disambut antusias ribuan peserta dari berbagai gereja lintas denominasi, mencerminkan semangat ekumenis serta keragaman umat Kristiani di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah.

Tercatat, kegiatan ini diikuti hampir 1.000 peserta dari lebih 40 gereja, termasuk dari lingkungan GKE, Gereja Katolik Santa Maria, Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), serta Gereja Yakin Hidup Sukses (YHS) Palangka Raya. Berbagai cabang olahraga dan lomba kesenian siap mewarnai agenda kegiatan yang diselenggarakan secara meriah, tertib, dan penuh semangat persaudaraan.

Ketua Perwakilan Majelis Sinode GKE Kota Palangka Raya, Ir. Yuren S. Bahat, M.M., M.T., menyampaikan apresiasi mendalam terhadap semangat dan partisipasi para pemuda remaja dalam perhelatan ini. Menurutnya, kegiatan Porseni bukan hanya wadah kompetisi semata, tetapi merupakan ruang strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, bermoral, dan memiliki kepekaan sosial tinggi.

“Kegiatan seperti ini menjadi momentum penting dalam mengembangkan bakat, menanamkan nilai kebersamaan, serta mempererat ikatan persaudaraan lintas gereja,” ucap Ir. Yuren S. Bahat, M.M., M.T., yang juga dikenal sebagai mantan Wakil Bupati Barito Timur periode 2008–2013, eks Kepala Bappedalitbang Kalteng, eks Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2016, serta kini menjabat sebagai Ketua III LPPD Provinsi Kalteng

Ia menilai, keikutsertaan berbagai denominasi gereja dalam kegiatan ini menunjukkan kekuatan harmoni umat Kristiani yang mampu menjunjung tinggi toleransi dan kerjasama dalam keberagaman. Semangat kebersamaan inilah yang menurutnya sangat dibutuhkan dalam membina generasi muda, agar mereka tidak hanya unggul secara individu, namun juga mampu berkontribusi positif dalam kehidupan bermasyarakat.

Porseni Remaja Pemuda GKE XV ini memuat berbagai cabang perlombaan yang mencakup olahraga tradisional, seni vokal, musik rohani, hingga permainan modern yang mengedepankan sportivitas dan kreativitas. Kehadiran kontingen dari luar lingkungan GKE pun memperkuat makna kegiatan sebagai ruang silaturahmi dan dialog antarjemaat secara inklusif.

Lebih jauh, Ir. Yuren S. Bahat, M.M., M.T. menyampaikan bahwa kegiatan ini juga relevan dalam menjawab tantangan generasi muda yang kini hidup di tengah dinamika sosial yang kompleks. Ia menggarisbawahi pentingnya media pembinaan non-formal seperti Porseni untuk mengalihkan perhatian generasi muda dari pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, serta penyebaran konten-konten destruktif di media sosial.

“Ini adalah bagian dari pembinaan karakter yang sejati. Bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi bagaimana para peserta belajar mengasah talenta sekaligus belajar hidup dalam kebersamaan yang saling menghargai,” tegasnya. Ia berharap kegiatan ini dapat terus dipertahankan dan dikembangkan, bahkan menjadi contoh bagi komunitas keagamaan lainnya dalam melibatkan remaja dalam kegiatan produktif.

Selain itu, sebagai Ketua III LPPD Provinsi Kalimantan Tengah masa bakti 2021–2026, Ir. Yuren S. Bahat, M.M., M.T. menilai bahwa kegiatan seni dan budaya yang diangkat dalam Porseni juga menjadi cerminan kekayaan warisan rohani umat Kristen di Kalimantan Tengah. Ia berharap karya-karya seni yang ditampilkan tidak hanya menghibur, tetapi juga mampu menjadi sarana pewartaan dan penguatan nilai-nilai Injili di tengah masyarakat luas.

Pihak panitia menyebutkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan di berbagai lokasi, termasuk aula gereja, lapangan olahraga, dan panggung terbuka. Pembukaan Porseni XV telah berlangsung meriah dan khidmat, disertai parade kontingen serta penampilan seni kolaboratif yang melibatkan peserta lintas usia dan denominasi.

Di akhir keterangannya, Ir. Yuren S. Bahat, M.M., M.T. menyampaikan doa dan dukungannya bagi seluruh peserta, panitia, dan pihak pendukung agar kegiatan ini berjalan lancar hingga penutupan nanti. Ia meyakini bahwa kebersamaan dan semangat pelayanan yang tumbuh melalui kegiatan ini akan membawa pengaruh positif tidak hanya dalam konteks gereja, tetapi juga dalam kehidupan sosial warga Kota Palangka Raya secara lebih luas.

(20 Juli 2025/adminwkp)

Komentar