Pertumbuhan Ekonomi Palangka Raya Tertinggi di Kalteng, DPRD Berikan Apresiasi

 Noorkhalis Ridha: Perkuat Peran MPA untuk Cegah Karhutla Sejak Dini

PALANGKA RAYA – Pertumbuhan ekonomi Kota Palangka Raya menunjukkan tren positif pada pertengahan tahun 2025. Berdasarkan data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis per 6 Juli 2025, pertumbuhan ekonomi daerah ini tercatat mencapai 6,62 persen, jauh di atas rata-rata nasional yang hanya berada pada angka 4,87 persen.

Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Noorkhalis Ridha, S.Sos. menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut. Menurutnya, pencapaian ini membuktikan bahwa arah kebijakan pembangunan dan pengelolaan ekonomi daerah telah berada di jalur yang benar. “Capaian ini sangat membanggakan karena menempatkan Palangka Raya pada posisi ke-5 secara nasional dalam daftar 20 kota dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia, sekaligus menjadi yang tertinggi di Kalimantan Tengah,” ujar Noorkhalis Ridha, Jumat (18/7/2025).

Ia menilai bahwa keberhasilan ini tidak semata ditentukan oleh peran pemerintah daerah, namun juga merupakan hasil dari sinergi berbagai sektor dan partisipasi aktif masyarakat. Perdagangan, jasa, usaha mikro kecil menengah (UMKM), serta penguatan infrastruktur menjadi elemen-elemen utama yang menopang pertumbuhan tersebut. “Ini menunjukkan strategi pembangunan dan pengelolaan ekonomi di Kota Palangka Raya telah berjalan efektif dan terarah,” lanjutnya.

Kontribusi sektor perdagangan dan jasa yang tetap stabil bahkan mengalami peningkatan, disertai dengan peningkatan aktivitas UMKM lokal, dinilai sebagai pendorong utama pertumbuhan. Tidak hanya itu, infrastruktur dasar yang terus dibangun serta optimalisasi kebijakan daerah dalam mendorong iklim investasi turut memberikan dampak langsung pada perputaran ekonomi masyarakat.

Noorkhalis Ridha juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas lokal, terutama dalam menjaga daya beli masyarakat agar pertumbuhan tersebut bersifat inklusif. Menurutnya, peran masyarakat dalam mempertahankan konsumsi domestik menjadi fondasi penting bagi ketahanan ekonomi daerah. “Dukungan masyarakat dalam menjaga daya beli dan stabilitas lokal juga sangat penting dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah,” tambahnya.

Sebagai wakil rakyat, dirinya mendukung penuh komitmen Pemerintah Kota Palangka Raya untuk terus menjaga momentum positif ini melalui kebijakan yang bersifat progresif dan kolaboratif. Ia mendorong peningkatan kerja sama lintas sektor guna menciptakan ekosistem ekonomi yang tangguh dan adaptif terhadap tantangan zaman. “Dengan semangat kolaborasi dan pengelolaan yang baik, kita bisa menjadikan pertumbuhan ekonomi ini sebagai fondasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia berharap Pemerintah Kota Palangka Raya mampu mengoptimalkan potensi ekonomi lokal, termasuk sektor-sektor potensial lainnya seperti ekonomi kreatif, pariwisata, serta ekonomi berbasis digital. Kualitas pembangunan yang merata, adil, dan berkelanjutan menjadi harapan utama agar pertumbuhan tidak hanya bersifat angka, namun memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi yang positif ini harus menjadi dasar untuk menciptakan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Kota Palangka Raya. Kita harus menjadikan momentum ini sebagai awal untuk pembangunan yang lebih inklusif dan kompetitif,” pungkas Noorkhalis Ridha, S.Sos.

(20 Juli 2025/adminwkp)

 

Komentar