Penutupan Porseni XV GKE Se-Kota Palangka Raya Akan Digelar Di Taman Budaya Kalteng, Ini Alasannya

PDAM Bakal Terapkan M-Banking untuk Pembayaran Tagihan

PALANGKA RAYA – Rangkaian kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) XV Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) se-Kota Palangka Raya akan resmi ditutup dalam sebuah seremoni yang akan dilaksanakan di Taman Budaya Kalimantan Tengah, Jln. Temanggung Tilung XIII, menyusul kesuksesan pembukaan kegiatan tersebut yang dipadati lebih dari 1.000 peserta dan jemaat dari berbagai sektor pelayanan. Pemindahan lokasi penutupan ini menjadi langkah strategis panitia untuk mengantisipasi tingginya antusiasme jemaat dan peserta yang akan menghadiri momentum penutupan sekaligus penyerahan penghargaan.

Ketua Panitia Pelaksana Dkn. Hendra Toendan, S.T. menjelaskan bahwa keputusan memilih Taman Budaya Kalimantan Tengah sebagai lokasi penutupan bukan hanya berdasarkan kapasitas dan daya tampung lokasi, tetapi juga mempertimbangkan aspek teknis dan kebutuhan ruang yang lebih luas. “Pada saat pembukaan, jumlah yang hadir melampaui ekspektasi. Kami mencatat lebih dari seribu orang memadati lokasi acara, termasuk para pejabat publik dan tokoh-tokoh penting dari lingkungan GKE dan pemerintah. Karena itu, penutupan perlu dilakukan di lokasi yang lebih representatif, baik dari segi parkir, logistik, maupun pengaturan panggung dan peserta,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (25/7/2025).

Acara penutupan PORSENI XV ini rencananya akan dikemas secara meriah, namun tetap mengedepankan nilai spiritualitas dan kebersamaan sebagai inti dari perhelatan tahunan gerejawi ini. PORSENI bukan sekadar ajang unjuk bakat olahraga dan seni, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali persaudaraan antarjemaat lintas sektor pelayanan di Kota Palangka Raya. Rangkaian kegiatan penutupan nantinya akan mencakup penampilan seni dari peserta terbaik, prosesi penghargaan kepada para pemenang lomba, serta refleksi bersama atas nilai-nilai kebersamaan yang telah terjalin selama pelaksanaan.

Kegiatan PORSENI XV GKE tahun ini mendapat perhatian besar dari berbagai pihak. Pada acara pembukaan yang digelar sebelumnya, turut hadir sejumlah tokoh penting dari unsur gerejawi dan pemerintahan. Di antaranya, Ketua Umum Majelis Sinode GKE, Pdt. Dr. Simpon F. Lion, S.Th., M.Th. didampingi Ketua Komisi Pelayanan Anak SInode GKE, Dra. Swani Wangsa, yang memberikan statement serta menekankan pentingnya penguatan iman melalui ekspresi seni dan sportivitas. Jajaran pejabat pemerintahan pun tampak mendukung penuh kegiatan ini, termasuk Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah, Yulindra Dedy, S.STP., M.Si., yang juga merupakan perwakilan dari unsur Pemuda Sinode GKE.

Hadir pula Ir. Yuren S. Bahat, M.M., M.T., Ketua Perwakilan Majelis Sinode GKE Kota Palangka Raya sekaligus mantan Wakil Bupati Barito Timur periode 2008–2013, yang selama ini dikenal aktif mendorong penguatan kapasitas pelayanan di tingkat daerah. Tidak kalah penting, Ketua Komisi Pelayanan Remaja Pemuda Sinode GKE, Milo S. Umar, S.Pd., M.Pd., serta Ketua Majelis Resort GKE Palangka Raya, Pdt. Dr. Yuprinadie, S.Th., M.Th., turut memberikan semangat dan arahan kepada seluruh peserta agar menjadikan PORSENI sebagai medium pembentukan karakter dan persekutuan yang inklusif.

PORSENI XV ini juga mendapat dukungan penuh dari tokoh nasional asal Kalimantan Tengah, yakni Dr. Agustin Teras Narang, S.H., M.H., politikus senior yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPD-RI sejak tahun 2019. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Tengah dua periode (2005–2015) serta Anggota DPR-RI dari 1999 hingga 2005. Dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Sinode GKE sekaligus Pembina Komisi Remaja Pemuda Sinode GKE, Dr. Teras Narang disebut aktif mendorong kolaborasi lintas generasi dalam memperkuat kehidupan bergereja yang adaptif terhadap tantangan zaman. Dukungan moril dan material yang ia berikan pada kegiatan ini menjadi simbol komitmen bahwa pelayanan gereja harus terus berinovasi dan hadir menyapa generasi muda secara kontekstual.

Kegiatan PORSENI XV tahun ini memperlombakan berbagai cabang olahraga dan seni, seperti futsal, bola voli, tenis meja, paduan suara, vocal group, baca surat barasih rohani, hingga cerdas cermat Alkitab. Setiap jemaat dari sektor pelayanan GKE se-Kota Palangka Raya mengirimkan perwakilannya dalam ajang yang berlangsung selama lebih dari seminggu ini. Tak hanya peserta remaja dan pemuda, kaum ibu dan bapak juga ikut memeriahkan sejumlah cabang lomba, menciptakan atmosfer kompetisi yang sehat dan penuh semangat kebersamaan.

Menurut Dkn. Hendra Toendan, S.T., semangat dari kegiatan ini tidak semata dalam konteks lomba, melainkan sebagai bentuk penghayatan iman melalui ekspresi yang membangun. “PORSENI adalah ruang di mana gereja menyatu dalam semangat persaudaraan yang aktif, progresif, dan kreatif. Harapannya ke depan kegiatan ini terus dikembangkan agar mampu menjangkau lebih banyak jiwa, khususnya generasi muda GKE,” terangnya.

Penutupan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat di Taman Budaya Kalimantan Tengah tepatnya 2 Agustus 2025 dipastikan serta diprediksi akan dihadiri kembali oleh para tokoh yang sebelumnya turut membuka kegiatan, serta melibatkan seluruh panitia, peserta, dan perwakilan jemaat. Taman Budaya dipilih selain karena fasilitas yang memadai, juga sebagai simbol kolaborasi antara budaya lokal dan kehidupan bergereja yang berakar di tanah Dayak. Rangkaian penutupan akan ditutup dengan doa bersama dan pembacaan pesan akhir dari pimpinan Sinode sebagai bekal pelayanan ke depan.

Melalui kegiatan PORSENI ini, GKE Kota Palangka Raya kembali membuktikan bahwa pelayanan gereja tidak hanya berkutat pada liturgi dan pengajaran, tetapi juga harus merangkul dimensi sosial dan kultural secara menyeluruh. Kegiatan ini menjadi model sinergi antara iman dan karya yang inspiratif, tidak hanya bagi lingkungan internal gereja tetapi juga bagi masyarakat umum yang menyaksikan kiprah pelayanan yang semakin terbuka dan inklusif.

(26 Juli 2025/adminwkp)

Komentar