Pemko Palangka Raya Siapkan Sekolah Rakyat, Prioritaskan Pemerataan Pendidikan bagi Warga Kurang Mampu

PALANGKA RAYA — Pemerintah Kota Palangka Raya menyambut positif kebijakan Pemerintah Pusat terkait penguatan akses pendidikan bagi masyarakat tidak mampu melalui program Sekolah Rakyat. Menindaklanjuti kebijakan tersebut, Dinas Sosial Kota Palangka Raya berkolaborasi aktif bersama Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya dalam menetapkan lokasi serta merumuskan tahapan implementasi pembelajaran bagi peserta didik yang akan tergabung dalam program tersebut.
Eriwan, S.E., Penyuluh Sosial Ahli Madya Dinas Sosial Kota Palangka Raya, menyampaikan bahwa berbagai langkah teknis sudah ditempuh guna memastikan pelaksanaan program Sekolah Rakyat dapat berjalan optimal. Salah satu langkah tersebut adalah pelaksanaan verifikasi lapangan yang dilakukan terhadap ribuan calon siswa untuk menjaring peserta didik sesuai kriteria program. "Kami telah melaksanakan verifikasi lapangan terhadap data calon peserta didik untuk wilayah Kota Palangka Raya. Dari total 6.111 calon yang tercatat berdasarkan data dari Kementerian Sosial, hanya 75 siswa ditetapkan sebagai peserta untuk tingkat Sekolah Dasar," ungkapnya, Rabu (30/7/2025).
Lokasi pembelajaran Sekolah Rakyat sendiri telah ditetapkan, yaitu di Gedung Eks Sekolah Dasar Negeri-2 Langkai yang beralamat di Jalan Iskandar No. 2, Kota Palangka Raya. Penetapan ini mempertimbangkan ketersediaan infrastruktur yang memadai dan posisi strategis yang dapat dijangkau oleh calon siswa dari berbagai wilayah, termasuk kawasan padat penduduk dan daerah terluar kota.
Menurut Eriwan, S.E., Sekolah Rakyat merupakan bagian dari proyek pembangunan strategis nasional di sektor pendidikan yang bertujuan menjangkau masyarakat di lapisan sosial ekonomi bawah. Program ini menitikberatkan pada pemerataan kesempatan belajar, terutama bagi anak-anak yang tidak dapat mengakses pendidikan formal reguler karena keterbatasan finansial maupun geografis. "Keberadaan Sekolah Rakyat ini diharapkan bisa menjadi solusi konkret bagi persoalan putus sekolah yang kerap dialami keluarga kurang mampu, khususnya yang tinggal di pelosok," ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pola pembelajaran di Sekolah Rakyat akan menggunakan sistem berasrama, agar peserta didik mendapatkan lingkungan belajar yang kondusif dan terfokus. Sarana dan prasarana pendukung pendidikan juga akan segera dilengkapi, termasuk fasilitas ruang belajar, tempat tinggal, serta penyediaan kebutuhan pokok peserta didik selama proses pendidikan berlangsung.
Pihak Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya berkomitmen untuk terus memantau kesiapan infrastruktur maupun kelayakan tenaga pendidik yang akan terlibat dalam program ini. Selain itu, Pemko juga berupaya memperluas program ke jenjang lebih tinggi di masa mendatang apabila program percontohan ini menunjukkan dampak signifikan dalam peningkatan kualitas dan akses pendidikan bagi masyarakat marginal.
Melalui sinergi antarinstansi dan dukungan penuh dari Pemerintah Pusat, Sekolah Rakyat di Kota Palangka Raya diharapkan dapat menjadi model pembelajaran alternatif yang inklusif serta memberikan kontribusi nyata bagi pencapaian target pendidikan nasional.
Rabu, 30 Juli 2025/adminwkp


Komentar
Posting Komentar