Mahasiswa IAHN-TP Palangka Raya Terpilih Jadi Peserta KKN Kebangsaan XIII Tahun 2025

 STAHN-TP Jadi IAHN-TP | BALIPOST.com

Palangka Raya – Mahasiswa Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya, Anta Ariady, terpilih mewakili Kalimantan Tengah sebagai peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan XIII Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Hasanuddin (Unhas), Sulawesi Selatan. Kegiatan nasional ini menjadi ajang pengabdian dan pembelajaran lintas budaya bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

KKN Kebangsaan XIII resmi dibuka di Makassar pada Senin (14/7/2025) dan akan berlangsung selama 45 hari di dua lokasi strategis, yakni Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Program ini merupakan bagian dari inisiatif unggulan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, yang bertujuan memperkuat wawasan kebangsaan serta meningkatkan kepedulian sosial mahasiswa terhadap permasalahan di masyarakat akar rumput.

Anta Ariady merasa bersyukur sekaligus bangga atas amanah yang diterimanya. Ia menyatakan bahwa keikutsertaannya sebagai wakil IAHN-TP sekaligus perwakilan Kalimantan Tengah merupakan bentuk tanggung jawab moral dalam membangun jembatan keberagaman dan solidaritas antar daerah. “Sebagai putra daerah, saya merasa bangga bisa mewakili IAHN-TP dan Kalimantan Tengah. KKN ini bukan hanya kegiatan akademik, tapi juga ruang pembentukan karakter dan jiwa sosial,” ungkap Anta saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Kamis (17/7/2025).

Selama kegiatan berlangsung, seluruh mahasiswa peserta KKN dibagi ke dalam kelompok-kelompok kerja lintas universitas, latar belakang agama, dan budaya. Setiap kelompok diberi mandat untuk menyusun dan melaksanakan program berbasis potensi lokal, seperti penguatan literasi masyarakat, kampanye lingkungan hidup, penguatan kesadaran hukum, layanan kesehatan preventif, hingga edukasi kebencanaan dan mitigasi krisis. Pelibatan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu ini diharapkan dapat menghadirkan pendekatan multidimensi dalam memecahkan persoalan sosial yang kompleks.

Rektor IAHN-TP Palangka Raya, Dr. Mujiyono, S.Ag., M.Ag., turut hadir secara langsung dalam pembukaan resmi KKN Kebangsaan di Unhas, sebagai bentuk dukungan penuh terhadap mahasiswa binaannya. Kehadiran Dr. Mujiyono dalam forum nasional tersebut mempertegas komitmen IAHN-TP dalam mendukung pengembangan karakter unggul dan pengabdian lintas sektoral dari mahasiswa Hindu di tengah masyarakat pluralistik. “Kami percaya mahasiswa IAHN-TP memiliki kapasitas untuk hadir sebagai agen perubahan yang tidak hanya religius, tetapi juga nasionalis dan inklusif,” tegasnya usai mengikuti sesi seremoni pembukaan.

Kegiatan KKN ini juga menjadi momentum penting bagi kampus Hindu satu-satunya di Kalimantan Tengah tersebut untuk menunjukkan peran aktif dalam pembangunan bangsa melalui pendekatan kebudayaan dan spiritualitas lokal. Rektor menambahkan, keikutsertaan Anta dalam program KKN Kebangsaan membuktikan bahwa IAHN-TP Palangka Raya memiliki kualitas sumber daya manusia yang mampu bersaing dan berkontribusi dalam skala nasional. Ia berharap pengalaman ini dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi diri secara maksimal.

Di sisi lain, Anta Ariady menilai bahwa keberagaman latar belakang peserta justru menjadi kekuatan tersendiri dalam proses interaksi dan pembelajaran di lapangan. Ia mengatakan bahwa setiap individu membawa pengalaman dan perspektif unik yang memperkaya proses diskusi dan pengambilan keputusan tim. “Dalam kelompok kami, ada teman dari Aceh, NTT, Papua, dan Sumatera Barat. Ini memperluas pandangan saya bahwa Indonesia bukan sekadar wilayah geografis, tapi jejaring nilai yang hidup,” jelasnya.

Kegiatan pengabdian ini dijadwalkan berlangsung hingga akhir Agustus 2025. Selama periode tersebut, seluruh peserta akan tinggal di tengah masyarakat desa dan menjalankan program penguatan kapasitas lokal berdasarkan pendekatan partisipatoris. Sebagai duta kampus dan daerah, Anta Ariady berharap keterlibatannya tidak hanya membawa nama baik IAHN-TP dan Kalimantan Tengah, tetapi juga menjadi representasi pemuda Dayak yang cinta tanah air dan siap membangun bangsa. “Indonesia adalah rumah kita bersama, dan pengabdian adalah kunci untuk merawatnya,” pungkasnya.

KKN Kebangsaan XIII menjadi salah satu momentum penting dalam sejarah pengabdian mahasiswa Indonesia, sekaligus ruang pembuktian bahwa kolaborasi lintas daerah, agama, dan budaya dapat melahirkan solusi konkret bagi masyarakat akar rumput. Peran aktif mahasiswa seperti Anta Ariady menjadi inspirasi bahwa keberagaman adalah kekuatan jika dikelola dalam semangat persatuan.

(20 Juli 2025/adminwkp)

Komentar