Lebih dari 2.300 Mahasiswa UPR Ikuti KKN, Gubernur Kalteng Lepas Secara Resmi
PALANGKA RAYA — Sebanyak lebih dari 2.300 mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR) secara resmi dilepas untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2025, yang tersebar di berbagai wilayah Provinsi Kalimantan Tengah. Acara pelepasan berlangsung khidmat dan penuh semangat di halaman Rektorat UPR pada Selasa pagi, disaksikan oleh jajaran pimpinan universitas, dosen pembimbing lapangan, serta unsur pemerintah daerah. Momen pelepasan ini menjadi lebih istimewa karena dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, S.I.Kom., yang secara simbolis menyematkan atribut KKN kepada perwakilan mahasiswa peserta.
Dalam sambutannya, Gubernur H. Agustiar Sabran, S.I.Kom., menyatakan bahwa program KKN merupakan bagian penting dari proses pendidikan tinggi yang tidak hanya mendewasakan mahasiswa dalam pengalaman sosial, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi pembangunan di desa-desa. Ia menekankan bahwa Kalimantan Tengah saat ini membutuhkan inovasi dari kalangan intelektual muda, khususnya mahasiswa, dalam memperkuat ketahanan pangan, pendidikan dasar, kesehatan masyarakat, dan pelestarian lingkungan berbasis kearifan lokal. Pemerintah provinsi mendukung penuh pelaksanaan KKN UPR sebagai bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menciptakan solusi bagi permasalahan sosial secara langsung di lapangan.
Rektor Universitas Palangka Raya, Prof. Dr. Salampak, M.S., dalam pernyataannya menyampaikan bahwa Universitas Palangka Raya terus mendorong integrasi tridarma perguruan tinggi dalam program pengabdian masyarakat. Menurutnya, melalui KKN mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan teori yang dipelajari di kampus, tetapi juga belajar memahami dinamika masyarakat secara langsung. Ia menggarisbawahi pentingnya sikap empati, integritas, dan profesionalitas selama menjalankan tugas lapangan, karena mahasiswa UPR adalah representasi langsung dari institusi akademik dan moral kampus.
KKN tahun ini melibatkan seluruh fakultas di lingkungan UPR, termasuk Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Fakultas Kedokteran serta Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Berbagai program kerja telah dirancang untuk menyesuaikan kondisi dan kebutuhan lokal, mulai dari penyuluhan kesehatan, pelatihan kewirausahaan, digitalisasi layanan desa, penguatan literasi anak, hingga konservasi lingkungan hidup. Setiap kelompok mahasiswa akan didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang bertugas memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai rencana serta menjembatani komunikasi antara mahasiswa dan perangkat desa.
Acara pelepasan ditutup secara simbolis dilakukan di Bundaran Besar Palangka Raya, sebagai tanda kesiapan mahasiswa UPR untuk mengabdi dan berkontribusi bagi masyarakat Kalimantan Tengah. Mahasiswa tampak antusias dan bersemangat menjalankan amanah ini sebagai bagian dari perjalanan akademik dan tanggung jawab sosial mereka sebagai generasi penerus pembangunan daerah.
(Rabu, 10 Juli 2025/adminwkp)
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya



Komentar
Posting Komentar