Ketua Komisi II DPRD Kalteng Harapkan Pembenahan Menyeluruh di HUT ke-68 Kota Palangka Raya

 Ketua Komisi II DPRD Kalteng Ajak Masyarakat Manfaatkan Pekarangan untuk  Ketahanan Pangan - Ini Kalteng

PALANGKA RAYA — Memasuki usia ke-68 tahun, Kota Palangka Raya diharapkan semakin maju dan responsif terhadap kebutuhan warganya. Harapan tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Dra. Hj. Siti Nafsiah, M.Si., yang menilai momentum Hari Jadi Kota Palangka Raya pada 17 Juli 2025 merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat komitmen pembangunan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat. Sebagai legislator daerah pemilihan (Dapil) I yang meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, dan Kabupaten Gunung Mas, ia menaruh perhatian besar terhadap arah kebijakan pembangunan kota, terutama dalam masa kepemimpinan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, S.E. yang memasuki periode keduanya.

Menurut Dra. Hj. Siti Nafsiah, M.Si., pembangunan Kota Palangka Raya harus dilakukan secara berkelanjutan dan inklusif, dengan mengutamakan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat seperti akses air bersih, pendidikan, layanan kesehatan, transportasi, dan pengelolaan lingkungan. Ia menekankan agar Pemerintah Kota tidak hanya fokus pada pertumbuhan fisik perkotaan, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah pinggiran serta daerah yang selama ini relatif tertinggal dalam pembangunan. “Harapan kita, Kota Palangka Raya di bawah kepemimpinan periode kedua Pak Fairid bisa lebih berbenah lagi. Khususnya dalam pemenuhan berbagai kebutuhan dasar masyarakat serta peningkatan kesejahteraan,” ucapnya, Jumat (18/7).

Sebagai Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Kalteng, Siti Nafsiah juga mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat agar capaian pembangunan dapat lebih optimal. Ia menilai, sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah, Palangka Raya memiliki posisi strategis dalam mendukung berbagai program pembangunan skala provinsi maupun nasional. Posisi ini menuntut konsistensi perencanaan dan eksekusi kebijakan yang tidak hanya memperkuat daya saing kota, tetapi juga mampu menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi kawasan tengah Indonesia.

Ia juga menyampaikan apresiasinya atas berbagai kemajuan infrastruktur dasar dan pelayanan publik yang telah dicapai sejauh ini, termasuk pembenahan jalan lingkungan, optimalisasi layanan kesehatan di tingkat kelurahan, serta peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Namun, ia menilai langkah-langkah tersebut harus diperluas dan dipercepat, mengingat tantangan kota ke depan akan semakin kompleks, terutama dalam hal pengendalian urbanisasi, penyediaan lapangan kerja, dan mitigasi terhadap risiko bencana alam dan krisis iklim.

“Dengan usia ke-68 tahun ini, semoga semangat pembangunan terus tumbuh dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Tidak hanya di pusat kota tapi juga hingga ke wilayah pinggiran,” tegasnya.

Sebagai penutup, Dra. Hj. Siti Nafsiah, M.Si. mengajak seluruh warga Palangka Raya untuk terus menjaga persatuan, memperkuat partisipasi dalam pembangunan, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap kotanya sendiri. Menurutnya, masa depan Palangka Raya sebagai kota modern, ramah lingkungan, dan berdaya saing tinggi hanya dapat dicapai jika seluruh komponen bersinergi dan bekerja kolektif demi kesejahteraan bersama.

(26/7/2025/adminwkp)

Komentar