Hari Pengayoman ke-80, Kanwil Kemenkum Kalteng Tebar Kepedulian ke Panti Asuhan
| Kemenkum Kalteng menggelar kegiatan bakti sosial ke panti asuhan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, Kamis (24/7/2025). (foto Dok.Kemenkum Kalteng) |
Palangka Raya — Dalam rangka memperingati Hari Pengayoman ke-80, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan bakti sosial sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama. Kegiatan ini digelar pada Kamis (24/7/2025), ditandai dengan kunjungan ke dua panti asuhan di Kota Palangka Raya, yakni Panti Asuhan Berkah yang berlokasi di Jalan G. Obos Induk dan Panti Asuhan Imanuel di Jalan Diponegoro.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kalimantan Tengah, Hadjrianor, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian integral dari rangkaian Hari Pengayoman yang tahun ini mengusung semangat mempererat ikatan antara institusi dan masyarakat. Ia menekankan bahwa Hari Pengayoman bukan semata-mata seremoni internal kelembagaan, tetapi juga refleksi tentang bagaimana jajaran Kemenkumham hadir langsung di tengah masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian.
“Peringatan Hari Pengayoman bukan hanya tentang seremonial, tetapi juga tentang bagaimana kami hadir di tengah anak-anak di sini. Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi, mendengar, dan merasakan langsung apa yang menjadi kebutuhan mereka,” ujar Hadjrianor, S.H., M.H., saat menyerahkan bantuan secara simbolis kepada pengurus panti.
Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok harian seperti beras, minyak goreng, telur, susu, serta perlengkapan mandi dan dana santunan. Selain memberikan bantuan materi, para pegawai Kanwil juga berinisiatif untuk meluangkan waktu berinteraksi secara langsung bersama anak-anak panti. Dalam suasana akrab dan kekeluargaan, mereka mengajak anak-anak bermain, berdialog, dan menyampaikan pesan-pesan motivasi agar tetap semangat dalam mengejar cita-cita.
Suasana hangat tercipta sejak awal kegiatan. Anak-anak terlihat antusias menyambut kunjungan tersebut. Mereka menyampaikan rasa senang karena merasa diperhatikan dan diajak berdiskusi secara langsung oleh para tamu dari instansi pemerintah. Tidak sedikit pula dari mereka yang mengajukan pertanyaan atau sekadar bercerita tentang keseharian mereka di panti.
Pengurus kedua panti asuhan menyambut baik kunjungan tersebut dan mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian serta dukungan moril yang diberikan oleh jajaran Kanwil Kemenkumham Kalimantan Tengah. Salah satu pengurus Panti Asuhan Berkah menyatakan bahwa kehadiran para pegawai bukan hanya membawa bantuan secara fisik, namun juga menghadirkan energi positif dan motivasi baru bagi anak-anak asuhnya.
“Bagi kami, kehadiran mereka bukan sekadar membawa bantuan, tapi juga menghadirkan harapan dan semangat baru bagi anak-anak di sini,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur dan pengharapan akan masa depan yang lebih baik bagi seluruh anak-anak panti. Para peserta juga menyempatkan sesi dokumentasi sebagai bentuk kenangan sekaligus bukti komitmen pelayanan publik yang humanis.
Dalam keterangannya usai kegiatan, Hadjrianor, S.H., M.H. menyampaikan bahwa semangat Hari Pengayoman harus dimaknai lebih luas sebagai dorongan untuk mempererat hubungan antara lembaga hukum dan masyarakat. Menurutnya, bentuk pelayanan yang paling esensial adalah kehadiran nyata di tengah masyarakat, menyentuh langsung kebutuhan riil, serta membangun solidaritas kemanusiaan.
Ia juga berharap agar kegiatan sosial semacam ini tidak berhenti pada momen peringatan, melainkan menjadi budaya kerja yang melekat dalam setiap langkah pengabdian ASN Kemenkumham, khususnya di Kalimantan Tengah.
“Kami ingin membangun kedekatan yang berkelanjutan. Hari ini mungkin hanya dua panti, tapi kami berharap kedepannya akan lebih banyak pihak yang bisa kami sentuh. Karena pelayanan publik sejatinya juga tentang kepedulian dan empati,” pungkas Hadjrianor, S.H., M.H.
Melalui kegiatan bakti sosial ini, Kanwil Kemenkumham Kalimantan Tengah ingin memastikan bahwa nilai-nilai pengayoman benar-benar dirasakan oleh masyarakat secara langsung. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada bangsa tidak hanya melalui pelayanan administratif, tetapi juga dalam bentuk nyata yang menyentuh sisi kemanusiaan.
(26/7/2025/adminwkp)


Komentar
Posting Komentar