GBI Glow FC Palangka Raya Gelar KKR "Mujizat-Nya Memerdekakan", Hadirkan Sdr. Dave Gerard Que, S.Th. dan Ev. Hardyanto Dede

Palangka Raya – GBI Glow FC Palangka Raya yang berlokasi di Jalan Jenderal Yos Sudarso Km. 5.5 akan menggelar Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) pada Sabtu, 12 Juli 2025, mulai pukul 18.00 WIB. Mengangkat tema sentral “Mujizat-Nya Memerdekakan”, kegiatan ini dirancang sebagai momentum spiritual bagi masyarakat lintas generasi untuk mengalami pembaharuan iman, penguatan pengharapan, serta pembebasan dari berbagai belenggu kehidupan melalui kuasa mujizat ilahi.

Agenda ini menjadi salah satu KKR skala besar yang dilaksanakan GBI Glow FC tahun ini dan telah dirancang sejak beberapa bulan terakhir, melibatkan sinergi antar berbagai pelayan dan panitia lokal. Selain menghadirkan suasana ibadah penuh penghayatan, KKR ini juga menghadirkan figur-figur rohani yang memiliki pengaruh signifikan dalam pelayanan Kristiani nasional, yaitu Saudara Dave Gerard Que, S.Th. dari DKI Jakarta serta Ev. Hardyanto Dede, yang telah dikenal luas sebagai pengkhotbah energik dan inspiratif di berbagai kota besar.

Saudara Dave Gerard Que, S.Th., dikenal bukan hanya sebagai hamba Tuhan yang konsisten menyuarakan nilai-nilai Injil, tetapi juga sebagai musisi rohani yang memiliki rekam jejak produktif di ranah musik pelayanan. Karya-karya lagu rohani yang diciptakannya telah banyak digunakan dalam peribadatan jemaat urban maupun komunitas pemuda Kristen di Indonesia. Beberapa lagunya bahkan menduduki peringkat teratas tangga lagu rohani digital nasional, menjadikannya salah satu musisi pelayanan paling berpengaruh saat ini. Kehadirannya dalam KKR ini menjadi daya tarik tersendiri bagi jemaat dan masyarakat yang mendambakan pengalaman spiritual melalui perpaduan penyembahan dan firman yang kuat.

Sementara itu, Ev. Hardyanto Dede juga akan mengambil bagian penting dalam pelayanan Firman dalam KKR ini. Ia telah aktif menjangkau berbagai pelosok Indonesia dalam pelayanan penginjilan dan kebangunan rohani selama lebih dari satu dekade. Gaya berkhotbahnya yang dinamis dan menyentuh aspek emosional serta spiritual menjadikan setiap momentum pelayanan menjadi sarana transformasi bagi ribuan orang yang pernah hadir dalam pelayanannya. Kombinasi kehadiran kedua tokoh ini memperlihatkan bahwa GBI Glow FC berkomitmen menghadirkan pelayanan yang berkualitas, relevan, serta berdampak bagi masyarakat luas.

Dalam pelaksanaannya, panitia juga mempersiapkan sistem pengamanan dan protokol penyambutan jemaat yang maksimal, mengingat antusiasme jemaat yang diperkirakan cukup tinggi. Sejumlah relawan pelayanan dari berbagai divisi telah dijadwalkan untuk mendukung kelancaran acara, mulai dari multimedia, musik, liturgi, hingga tim penyambut. Selain itu, fasilitas parkir, ruang ibadah, dan ruang tunggu tambahan pun telah disiapkan guna menampung lonjakan jumlah peserta dari berbagai wilayah, termasuk jemaat dari luar Kota Palangka Raya.

Momentum pelaksanaan KKR ini juga dinilai strategis karena bertepatan dengan masa-masa menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, sehingga tema “Mujizat-Nya Memerdekakan” menjadi sangat relevan dalam konteks spiritual dan nasionalisme. Dalam banyak pengalaman rohani umat Kristen, pengalaman kemerdekaan batin, pemulihan relasi, serta terobosan dalam kehidupan sering kali terjadi melalui perjumpaan pribadi dalam ibadah yang penuh pengurapan seperti ini. KKR ini diharapkan menjadi ruang spiritual terbuka bagi jemaat yang rindu mengalami mujizat Tuhan secara langsung dalam hidup mereka.

Pihak penyelenggara mengundang masyarakat Kristen di Palangka Raya dan sekitarnya untuk hadir dalam kegiatan ini tanpa dipungut biaya. Panitia mengimbau peserta datang lebih awal untuk menghindari antrean dan memastikan kenyamanan selama acara berlangsung. Informasi tambahan dan petunjuk arah ke lokasi juga telah dibagikan melalui kanal digital resmi milik GBI Glow FC dan berbagai platform media sosial pelayanan.

KKR ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan sebuah panggilan kolektif bagi jemaat untuk mengalami kembali kasih karunia Allah yang memerdekakan, menyembuhkan, dan mengubahkan. Keterlibatan aktif seluruh elemen pelayanan lokal memperkuat pesan bahwa Gereja hadir bukan hanya sebagai tempat ibadah, melainkan sebagai pusat pemulihan dan harapan bagi masyarakat. Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, kegiatan seperti ini memperlihatkan bahwa kekuatan iman dan kebersamaan rohani masih menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan yang sehat, bermakna, dan bebas dari ikatan-ikatan yang membelenggu.

(11 Juli 2025/adminwkp)

 

Komentar