Erlan Audri, S.H. Dorong Generasi Muda Palangka Raya Terus Berkarya dan Berkontribusi untuk Daerah

Palangka Raya – Dalam upaya membangun karakter generasi muda yang tangguh dan berorientasi pada masa depan, Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Erlan Audri, S.H. menyampaikan pesan penting kepada kaum muda agar terus menghasilkan karya-karya kreatif dan inovatif sebagai bentuk pengembangan diri serta kontribusi nyata terhadap kemajuan daerah. Pernyataan tersebut disampaikannya pada Jumat (11/7/2025) dalam rangka refleksi terhadap semangat generasi penerus bangsa di tengah dinamika sosial dan perkembangan zaman yang semakin kompleks.
Erlan menegaskan bahwa generasi muda adalah aset berharga daerah yang harus diberi ruang seluas-luasnya untuk tumbuh, berproses, dan berinovasi. Menurutnya, semangat berkarya harus menjadi landasan utama dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan teknologi, isu sosial, hingga pembangunan ekonomi lokal. Karya yang dihasilkan anak-anak muda, baik dalam bentuk seni, teknologi, sosial, maupun kewirausahaan, merupakan bagian dari perjuangan aktual untuk mengisi kemerdekaan dan memperkuat identitas lokal di tengah globalisasi.
“Anak-anak muda memiliki potensi besar dan ide-ide segar yang, jika diarahkan dengan baik, bisa membawa perubahan positif bagi daerah,” ujarnya. Ia menambahkan, kreativitas dan semangat inovasi yang dimiliki pemuda-pemudi Palangka Raya perlu difasilitasi melalui berbagai program pembinaan, pelatihan, dan pendampingan. Pemerintah daerah, dunia pendidikan, komunitas kreatif, dan sektor swasta harus bersinergi menciptakan ekosistem yang mendukung tumbuhnya generasi pencipta, bukan sekadar pengguna.
Erlan juga menggarisbawahi pentingnya meneladani semangat perjuangan para pahlawan nasional yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia. Dalam konteks kekinian, semangat juang tersebut harus dimaknai ulang dalam bentuk kerja keras membangun daerah melalui kontribusi nyata di bidang masing-masing. Ia mengajak generasi muda untuk tidak hanya menjadi penonton dalam arus perubahan, melainkan pelaku utama dalam menciptakan solusi atas permasalahan sosial, ekonomi, lingkungan, dan pendidikan yang dihadapi kota ini.
“Kalau dulu para pejuang mempertaruhkan nyawa untuk kemerdekaan, kini kita sebagai generasi penerus harus berjuang melalui karya dan inovasi demi masa depan yang lebih baik,” tegasnya. Ia mencontohkan bahwa banyak permasalahan lokal, seperti pengangguran, keterbatasan akses pendidikan, penurunan minat baca, hingga isu lingkungan yang dapat dijawab melalui kreativitas dan semangat kolaboratif anak muda. Tidak sedikit pula komunitas di Palangka Raya yang telah menunjukkan dampak positif dari inisiatif pemuda dalam bidang literasi, digitalisasi UMKM, pelestarian budaya lokal, dan lingkungan hidup.
Sebagai politisi dari Partai NasDem, Erlan menilai bahwa keberpihakan terhadap generasi muda harus terus diperkuat dalam bentuk kebijakan afirmatif dan program-program pemberdayaan. Ia menyebutkan bahwa salah satu fokusnya di Komisi II DPRD adalah memastikan bahwa pemerintah kota terus memberikan dukungan nyata terhadap pertumbuhan ekosistem kreatif pemuda. Di antaranya melalui penyediaan fasilitas ruang publik terbuka, galeri karya, pelatihan wirausaha muda, beasiswa pendidikan, serta kolaborasi dengan sektor industri digital.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya peran teknologi informasi sebagai alat utama bagi anak muda dalam menciptakan karya dan menyuarakan ide. Era digital memberikan peluang besar bagi setiap individu untuk mengakses ilmu pengetahuan, membangun jejaring, serta menciptakan solusi berbasis teknologi yang aplikatif untuk kehidupan masyarakat. Namun, di sisi lain, Erlan juga mengingatkan perlunya membangun kesadaran literasi digital agar pemanfaatan teknologi tidak menjebak pemuda pada informasi yang menyesatkan atau perilaku konsumtif.
Menurut Erlan, membangun masa depan Palangka Raya yang maju, inklusif, dan berdaya saing tinggi sangat bergantung pada kualitas pemudanya saat ini. Oleh karena itu, pendidikan karakter yang mengedepankan nilai-nilai integritas, semangat gotong royong, cinta tanah air, dan etos kerja harus ditanamkan sejak dini. Dunia pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi, memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dan sosial terhadap lingkungan sekitarnya.
Ia pun mengapresiasi berbagai komunitas kepemudaan yang telah aktif menggelar kegiatan positif seperti pelatihan keterampilan, pentas seni, kampanye lingkungan, literasi digital, dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Menurutnya, peran komunitas sebagai ruang belajar nonformal telah membantu banyak anak muda menemukan potensi dan arah hidup mereka. Dalam kesempatan itu, Erlan juga mengimbau agar semangat ini terus dijaga dan dikembangkan secara berkelanjutan.
Di tengah tantangan global dan disrupsi teknologi, Erlan meyakini bahwa hanya generasi muda yang kreatif, adaptif, dan tangguh yang mampu menjawab berbagai permasalahan dan membawa kota ini menuju arah kemajuan. Ia berharap semangat untuk terus berkarya tidak hanya menjadi slogan, melainkan menjadi identitas generasi muda Palangka Raya yang siap berkontribusi di berbagai bidang. Dalam keterangan akhirnya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama orang tua dan guru, untuk terus mendampingi dan memberi ruang ekspresi kepada anak-anak muda agar mereka tumbuh sebagai generasi yang percaya diri, inovatif, dan bertanggung jawab.
Melalui semangat kolektif dan kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan generasi muda, Kota Palangka Raya diyakini mampu menjadi salah satu pusat pertumbuhan budaya kreatif dan inovasi di Kalimantan Tengah. Dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya manusia, budaya lokal, dan potensi teknologi yang ada, cita-cita menjadikan kota ini sebagai tempat yang ramah bagi tumbuh kembang kreativitas anak muda bukanlah hal yang mustahil. Generasi muda adalah harapan masa depan, dan tugas semua pihak adalah memastikan mereka tidak kehilangan semangat untuk bermimpi dan berkarya.
(12 Juli 2025/adminwkp)


Komentar
Posting Komentar