Dispursip Palangka Raya Gelar Lomba Resensi Buku 2025, Dorong Budaya Literasi di Kalangan Pelajar

Palangka Raya — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Kota Palangka Raya kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan minat baca dan budaya literasi di kalangan pelajar melalui penyelenggaraan Lomba Resensi Buku tingkat SMP/SMA sederajat se-Kota Palangka Raya tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Dispursip Kota Palangka Raya pada Kamis (10/7/2025), dengan melibatkan sebanyak 50 peserta yang terdiri dari 25 siswa tingkat SMP dan 25 siswa tingkat SMA.

Lomba secara resmi dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Palangka Raya, Drg. Andjar Hari Purnomo, M.MKes. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan sambutan tertulis dari Wali Kota Palangka Raya, yang menekankan pentingnya menanamkan budaya membaca sejak dini, terutama di tengah gempuran globalisasi dan derasnya arus informasi digital dewasa ini.

Dalam sambutan tersebut, Andjar menyampaikan bahwa literasi di era digital saat ini tidak sekadar berkutat pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga menuntut kecakapan dalam memahami, menginterpretasi, menganalisis, serta mengevaluasi informasi dari berbagai sumber secara mendalam. Literasi menjadi fondasi penting untuk mencetak generasi yang unggul dan mampu beradaptasi di tengah dinamika zaman yang terus berkembang.

“Budaya membaca adalah salah satu pilar utama untuk membangun generasi muda yang cerdas, kritis, dan berdaya saing. Membaca memberikan dampak luar biasa dalam mengasah nalar, memperluas wawasan, serta membentuk karakter dan nilai moral yang kokoh,” ungkap Drg. Andjar Hari Purnomo, M.MKes saat membacakan sambutan.

Ia juga menekankan bahwa melalui buku, generasi muda dapat belajar dari sejarah, pengalaman tokoh, nilai-nilai kemanusiaan, hingga inovasi dan perkembangan ilmu pengetahuan. Hal ini penting untuk membekali peserta didik agar tidak hanya mampu berprestasi di lingkungan sekolah, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah.

Lomba resensi buku yang digelar Dispursip ini menjadi salah satu upaya konkret dalam mengimplementasikan semangat literasi tersebut. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek kemampuan meresensi, tetapi juga menjadi ajang pembentukan karakter dan penguatan kemampuan berpikir kritis serta sistematis. Dalam kompetisi ini, peserta diberi tantangan untuk menelaah dan menuliskan tanggapan terhadap isi buku secara reflektif dan argumentatif.

Selain sebagai ajang lomba, kegiatan ini juga dijadikan ruang pembelajaran aktif untuk peserta. Menurut Andjar, setiap kompetisi literasi seyogianya dimaknai bukan sekadar untuk mengejar juara, tetapi sebagai sarana pembentukan jati diri dan pengembangan potensi diri. Ia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti lomba tersebut dengan semangat tinggi, menjunjung integritas, serta mengedepankan nilai-nilai pembelajaran yang diperoleh.

“Lomba seperti ini bukan hanya tentang siapa yang menang, tetapi tentang bagaimana kita belajar menjadi individu yang lebih baik melalui proses membaca dan menulis. Budaya literasi tidak bisa tumbuh seketika, namun harus terus dipupuk melalui kebiasaan yang konsisten dan lingkungan yang mendukung,” tambahnya.

Kegiatan ini turut diwarnai dengan antusiasme para peserta yang datang dari berbagai sekolah di Kota Palangka Raya. Mereka membawa berbagai karya resensi dari beragam jenis buku, mulai dari novel, buku motivasi, hingga literatur ilmiah populer. Penilaian dilakukan berdasarkan beberapa kriteria seperti pemahaman terhadap isi buku, ketajaman analisis, orisinalitas gagasan, serta kualitas penyampaian dalam bentuk tulisan.

Dispursip Kota Palangka Raya juga menyampaikan bahwa lomba ini akan menjadi kegiatan tahunan yang bertujuan untuk terus menumbuhkan minat baca dan memperkuat budaya literasi di kalangan generasi muda. Selain itu, lomba ini diharapkan mampu menjaring bibit unggul di bidang literasi, yang nantinya dapat dibina lebih lanjut dan dilibatkan dalam kegiatan literasi tingkat kota maupun provinsi.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Palangka Raya berharap akan lahir lebih banyak generasi yang memiliki kecintaan terhadap buku dan kemampuan menalar secara mendalam. Di tengah era yang serba instan dan didominasi oleh informasi visual, membangun budaya membaca menjadi tantangan yang nyata dan perlu strategi jitu. Lomba resensi buku menjadi bagian dari solusi tersebut.

Sebagai penutup sambutannya, Andjar mengajak seluruh pihak, baik sekolah, orang tua, maupun instansi pemerintah untuk bersama-sama mendukung gerakan literasi, membangun ekosistem yang kondusif untuk membaca, dan memperluas akses terhadap bahan bacaan berkualitas.

“Kita semua memiliki peran dalam memajukan literasi. Semoga kegiatan seperti ini terus berjalan dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi generasi penerus bangsa,” tutupnya.

(12 Juli 2025/adminwkp)

 

Komentar