Dinas PUPR Kota Palangka Raya Intensifkan Perbaikan Jalan dan Pembukaan Akses Baru, Pemko; Komitmen tahun 2025

Dinas PUPR Palangka Raya Lakukan Penambalan Jalan Rusak
Salah satu bagian jalan yang di perbaiki oleh Dinas PUPR sinergi dengan Disperkim. (Foto: Dok.Mc)

Palangka Raya — Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas infrastruktur, khususnya pada sektor perbaikan dan pengembangan jaringan jalan. Terbaru, langkah konkret yang dilakukan adalah pengaspalan sejumlah ruas jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan, sekaligus sebagai bagian dari program prioritas pada periode kedua kepemimpinan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, S.E.

Kepala Dinas PUPR Kota Palangka Raya, Fachrial Anchar, S.T., M.T., saat dikonfirmasi pada Rabu (10/7/2025), menuturkan bahwa saat ini pihaknya tengah melanjutkan program penambalan dan pengaspalan jalan di beberapa titik strategis. Ruas Jalan Tingang dan Jalan Jatayu Raya menjadi dua titik yang saat ini memasuki tahap pengaspalan agregat. Upaya ini dilakukan sebagai jawaban atas berbagai keluhan masyarakat terhadap kondisi jalan yang berlubang serta demi kelancaran arus transportasi di kawasan tersebut.

"Terbaru yang masih berlangsung adalah pengaspalan Jalan Tingang dan Jalan Jatayu Raya, keduanya telah memasuki tahap agregat dan segera akan dilapisi aspal hotmix," ujar Fachrial. Menurutnya, perbaikan infrastruktur jalan tidak hanya memperhatikan kondisi permukaan aspal, namun juga memperhatikan sistem drainase agar air hujan tidak menggenangi badan jalan yang dapat menyebabkan kerusakan berulang. "Kebijakan kami tidak hanya pada pelapisan jalan, tetapi sepaket dengan pembenahan drainase untuk memastikan kualitas jalan lebih tahan lama," tambahnya.

Fachrial juga menyampaikan bahwa selain fokus pada perbaikan jalan yang sudah ada, pihaknya kini sedang menggarap proyek strategis lainnya, yakni pembukaan akses jalan baru dari kawasan Perintis area Adonis Samad Bandara Tjilik Riwut menuju jalur tembus ke arah Banjarmasin. Jalan baru ini diharapkan menjadi solusi penghubung yang lebih cepat dan efisien dari poros selatan ke pusat Kota Palangka Raya.

“Jalan tembus ke arah Banjarmasin ini bertujuan untuk memperpendek jarak tempuh masyarakat yang berasal dari wilayah selatan, sekaligus akan mempercepat distribusi logistik, barang dan jasa,” kata Fachrial. Ia menambahkan bahwa dengan adanya akses baru tersebut, diharapkan pergerakan ekonomi di wilayah Palangka Raya dan sekitarnya dapat semakin meningkat. Pelaku usaha, sektor logistik, maupun masyarakat umum akan merasakan manfaat langsung berupa efisiensi waktu dan biaya transportasi.

Selain mendongkrak sektor ekonomi, pembukaan akses jalan baru juga menjadi bagian dari perencanaan tata ruang kota yang lebih adaptif terhadap perkembangan kawasan permukiman dan pertumbuhan penduduk. Dinas PUPR telah melakukan pemetaan terhadap beberapa titik yang berpotensi menjadi pusat pertumbuhan baru, sehingga dibutuhkan konektivitas antarwilayah yang lebih optimal.

Fachrial menegaskan bahwa Dinas PUPR tetap mengedepankan prinsip pelayanan prima dalam setiap program yang dijalankan. Hal tersebut tercermin dalam sinergi lintas sektor antara pemerintah kota, masyarakat, serta pelaku usaha. “Komitmen kami adalah memastikan seluruh kegiatan pembangunan dilakukan sesuai aturan dan memenuhi aspek ketepatan waktu, mutu, serta manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Fachrial juga menyinggung reformasi pelayanan administrasi kependudukan di lingkup Pemko Palangka Raya, yang kini dikembangkan agar lebih efisien tanpa birokrasi berbelit. Pelayanan administrasi kependudukan seperti pembuatan KTP, KK, dan akta kelahiran dijalankan berbasis sistem satu hari selesai, selama seluruh persyaratan lengkap diserahkan masyarakat.

"Komitmennya terhadap pelayanan prima, sehingga proses pembuatan adminduk dipastikan tidak melalui alur birokrasi lama, tetapi sesuai dengan aturan satu hari selesai dicetak, selama persyaratan lengkap," imbuhnya. Inovasi ini diyakini dapat mendorong peningkatan kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah daerah, sekaligus menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan dan efisien.

Sejumlah warga menyambut baik langkah-langkah konkret Dinas PUPR dan Pemerintah Kota Palangka Raya tersebut. Mereka menilai bahwa perbaikan jalan dan pembangunan akses baru menjadi kebutuhan yang mendesak, terutama untuk mendukung kelancaran aktivitas harian serta distribusi hasil pertanian dan perdagangan lokal. Keberadaan infrastruktur yang memadai akan turut memicu pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan daya saing Kota Palangka Raya sebagai ibu kota provinsi.

Dalam beberapa tahun terakhir, peningkatan jumlah kendaraan bermotor dan arus barang di Kota Palangka Raya memang menuntut adanya perbaikan infrastruktur jalan yang berkelanjutan. Oleh sebab itu, Dinas PUPR mengambil langkah proaktif agar setiap kegiatan pembangunan tidak hanya berbasis jangka pendek, melainkan memperhatikan aspek keberlanjutan jangka panjang.

Dinas PUPR Kota Palangka Raya juga berencana untuk melakukan penataan kembali beberapa titik simpang jalan serta memperluas jalur-jalur penghubung kawasan pinggiran kota yang masih belum maksimal dari sisi infrastruktur. Selain itu, perbaikan terhadap drainase yang rusak dan pembangunan sistem saluran air di sejumlah permukiman padat penduduk juga menjadi agenda penting dalam semester kedua tahun anggaran berjalan.

Sebagai bagian dari pengawasan, Dinas PUPR juga menjalin koordinasi intensif dengan DPRD Kota Palangka Raya dan stakeholder terkait lainnya guna memastikan bahwa seluruh proyek pembangunan dijalankan sesuai spesifikasi teknis, anggaran, serta target waktu penyelesaian. Hal ini dilakukan demi menjamin akuntabilitas pelaksanaan anggaran daerah dan kualitas hasil pekerjaan yang optimal.

Dengan upaya konsisten ini, Pemerintah Kota Palangka Raya menegaskan visinya sebagai kota yang maju secara infrastruktur dan ramah terhadap investasi. Pembangunan jalan, drainase, dan sistem pelayanan publik yang efisien menjadi fondasi utama dalam mewujudkan kota yang nyaman, produktif, dan kompetitif di masa depan.

(12 Juli 2025/adminwkp)

 

Komentar