Bulog Kalteng dan TNI Sinergi Salurkan Bantuan Beras di Desa Bukit Liti

 Perum BULOG Kanwil Kalimantan Tengah

PULANG PISAU — Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kalimantan Tengah memperkuat sinergi bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat. Penyaluran bantuan yang berlangsung di Desa Bukit Liti, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, pada Kamis (24/7/2025), dihadiri langsung Brigjen TNI Wimoko, S.E., M.Si., selaku Komandan Korem (Danrem) 102 Panju Panjung, dan disambut antusias oleh masyarakat setempat.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, TNI tidak hanya hadir sebagai pengaman dan pengawal, namun berperan aktif sebagai mitra strategis Bulog dalam memastikan bantuan beras tersalurkan secara tepat sasaran dan efisien. Budi Sultika, selaku Kepala Kantor Wilayah Perum Bulog Kalimantan Tengah, menjelaskan bahwa sinergitas bersama TNI telah memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran distribusi bantuan. Menurutnya, kehadiran aparat TNI menjadi faktor kunci dalam memastikan logistik tiba di tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan, tanpa adanya pengondisian lokasi maupun manipulasi data penerima manfaat.

“Pemilihan Desa Bukit Liti hari ini murni berdasarkan jadwal yang sudah ditetapkan sebelumnya, tidak ada pengondisian lokasi ataupun agenda khusus. Ini menjadi bagian dari program penyaluran bantuan beras yang sedang berjalan serentak di beberapa wilayah,” ungkap Budi Sultika usai kegiatan berlangsung.

Lebih lanjut, peran aktif TNI dalam proses pendampingan logistik juga dijelaskan oleh Letkol Inf Pamungkas Army Saputro, S.Sos., S.Li., M.Sc., yang menjabat sebagai Komandan Kodim 1011/Kuala Kapuas. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan pendampingan penyaluran sudah dimulai sejak 10 hari sebelumnya. Setiap harinya, ratusan paket beras disalurkan kepada masyarakat, bahkan akumulasi total penerima manfaat telah mencapai ribuan orang di berbagai titik distribusi. Menurutnya, kehadiran TNI di lapangan tidak bersifat seremonial, melainkan menunjukkan bukti nyata dari komitmen menjaga ketahanan pangan dan mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat akar rumput.

“Kami pastikan bahwa pendampingan ini bukan hanya berlangsung satu hari. Bahkan sejak sepuluh hari lalu, TNI sudah bergerak langsung ke lapangan. Total penerima bantuan mencapai ribuan orang, dan kami pastikan bantuan tersalurkan kepada target yang memang berhak,” tegas Letkol Inf Pamungkas Army Saputro, S.Sos., S.Li., M.Sc.

Berdasarkan data terkini dari Bulog Kalteng, distribusi bantuan pangan beras yang telah tersalurkan mencapai 30 persen dari total alokasi untuk wilayah Kalimantan Tengah. Program bantuan ini menjadi bagian dari strategi nasional pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu ketahanan konsumsi masyarakat berpendapatan rendah.

Selain kegiatan penyaluran beras, Bulog Kalteng juga menyelenggarakan pasar murah di halaman depan Balai Pertemuan Desa Bukit Liti. Produk-produk yang dijual meliputi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), gula pasir, dan minyak goreng yang ditawarkan kepada masyarakat dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Program pasar murah ini mendapat respons positif dari warga karena membantu menekan beban pengeluaran rumah tangga di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Kegiatan sinergis ini memperlihatkan bahwa kolaborasi lintas institusi seperti Bulog dan TNI dapat menjadi solusi konkret dalam mengatasi tantangan ketahanan pangan dan distribusi logistik di wilayah pedalaman. Komitmen untuk terus menjaga kelangsungan distribusi serta memperluas cakupan bantuan menjadi titik fokus keberlanjutan program ini hingga seluruh masyarakat sasaran menerima manfaat secara adil dan merata.

(26/7/2025/adminwkp)

Komentar