BKKBN Kukuhkan Gerakan Ayah Teladan di Palangka Raya, Dorong Pembangunan Keluarga Berkualitas

PALANGKA RAYA — Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 tingkat Provinsi Kalimantan Tengah berlangsung penuh makna melalui rangkaian kegiatan strategis di Kota Palangka Raya, pekan lalu. Acara ini dihadiri langsung Staf Ahli Menteri Bidang Hukum, Kelembagaan dan Reformasi Birokrasi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, BKKBN, Viktor Hasiholan, S.E., M.Si., yang juga mengunjungi Posyandu Marina Permai serta mengukuhkan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Dalam sambutannya, Viktor Hasiholan menekankan bahwa peringatan ini menjadi momentum memperkuat pembangunan keluarga sebagai fondasi strategis peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kalimantan Tengah.
Menurutnya, Kota Palangka Raya patut diapresiasi atas capaian signifikan dalam menurunkan angka stunting sepanjang 2024. Berdasarkan laporan yang disampaikan kepala dinas, penurunan angka tersebut menjadi indikator kuat keberhasilan program keluarga berkualitas yang terus diimplementasikan secara terpadu. “Nah, rangkaian kegiatan di sini juga dalam rangka membangun SDM agar ke depan, generasi Kalimantan Tengah, khususnya di Palangka Raya, menjadi SDM yang unggul dan siap berdaya saing,” ujar Viktor Hasiholan, S.E., M.Si. di sela kegiatan.
Dalam agenda tersebut, turut dilakukan pengukuhan Gerakan Ayah Teladan Indonesia yang difokuskan pada upaya membangun peran strategis seorang ayah dalam lingkup keluarga. Gerakan ini dinilai relevan di tengah maraknya fenomena fatherless atau kehilangan figur ayah secara fungsional dalam perkembangan anak. Selain itu, kegiatan sosial turut digelar melalui penyaluran bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap keluarga-keluarga yang membutuhkan, berdasarkan data valid dari lapangan.
“Intinya adalah bagaimana seluruh elemen bisa saling mendukung untuk menghadirkan keluarga yang berkualitas melalui intervensi di kampung KB,” tegas Viktor Hasiholan, S.E., M.Si..
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disdalduk KBP3A) Kota Palangka Raya, dr M Fitriyanto Leksono, S.Ked., M.Si. menyatakan bahwa peringatan ini menjadi pengingat penting terhadap pentingnya kehadiran figur ayah dalam sistem keluarga. Menurutnya, Gerakan Ayah Teladan Indonesia bukan hanya simbolik, melainkan dorongan moral dan sosial bagi seluruh kepala keluarga laki-laki agar lebih terlibat dalam pengasuhan anak. Ia menekankan pentingnya membangun komunikasi antara ayah dan anak sebagai fondasi pembentukan karakter, ketahanan emosi, serta kesehatan mental dalam keluarga inti.
“Gerakan ini mengajak seluruh ayah untuk meluangkan waktu bersama anak, bukan hanya sebagai pencari nafkah, tapi juga sebagai pendidik dan sahabat dalam keluarga,” ujar dr M Fitriyanto Leksono, S.Ked., M.Si. Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa keberadaan Posyandu harus terus dimanfaatkan secara optimal. Partisipasi aktif keluarga yang memiliki balita dalam mendatangi Posyandu setiap bulan menjadi elemen krusial dalam upaya pencegahan stunting, pemantauan tumbuh kembang anak, dan edukasi gizi keluarga.
Peringatan Harganas kali ini tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi juga menjadi refleksi penting akan urgensi pembangunan keluarga berdaya dan berbasis nilai-nilai pengasuhan yang inklusif. GATI diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan yang tidak berhenti pada pengukuhan, melainkan tumbuh menjadi gerakan sosial akar rumput yang mengubah pola pikir, perilaku, serta kebijakan yang berpihak pada pembentukan keluarga berkualitas dan bebas stunting.
(26/7/2025/adminwkp)


Komentar
Posting Komentar