UPR Jalin Kerjasama Strategis dengan GAPKI Kalteng untuk Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Universitas Palangka Raya (UPR) resmi menjalin kerjasama strategis dengan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Kalimantan Tengah. Kerjasama ini ditandai dengan pembahasan Memorandum of Understanding (MoU) antara Rektor UPR, Prof. Dr. Ir. Salampak, M.S., dengan Sekretaris Eksekutif GAPKI Kalteng, Dr. Ir. Rawing Rambang. Kesepakatan tersebut mencakup tiga bidang utama: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi antara sektor akademik dan industri kelapa sawit, yang memiliki peran penting dalam perekonomian dan pengembangan sumber daya di Kalimantan Tengah. Dalam sambutannya, Rektor UPR menyatakan bahwa kolaborasi ini akan memberikan dampak positif bagi mahasiswa dan akademisi UPR, khususnya di bidang pertanian, kehutanan, dan lingkungan. “Kerjasama ini membuka peluang bagi mahasiswa dan dosen untuk terlibat langsung dalam riset terapan dan kegiatan yang relevan dengan kebutuhan industri kelapa sawit. Kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui riset dan inovasi,” ujar Prof. Salampak.

Dr. Rawing Rambang juga mengungkapkan harapan besar atas kerjasama ini, terutama untuk pengembangan praktik berkelanjutan di industri kelapa sawit. “GAPKI Kalteng sangat mendukung adanya kolaborasi dengan UPR dalam rangka menciptakan penelitian dan solusi yang mampu meningkatkan efektivitas industri tanpa mengesampingkan aspek keberlanjutan lingkungan. Kami berharap kerjasama ini akan melahirkan inovasi yang tidak hanya bermanfaat bagi industri, tetapi juga bagi kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan,” katanya.

Isi MoU ini mencakup beberapa program konkret, antara lain pengembangan kurikulum berbasis industri untuk meningkatkan daya saing lulusan UPR, penyelenggaraan program magang di perusahaan kelapa sawit bagi mahasiswa, serta program pelatihan dan sertifikasi. Selain itu, kerjasama ini juga membuka peluang riset bersama dalam bidang pemanfaatan lahan, pengelolaan limbah, serta teknologi produksi yang lebih ramah lingkungan.

Di bidang pengabdian masyarakat, UPR dan GAPKI berencana untuk melaksanakan program pembinaan kepada masyarakat sekitar perkebunan kelapa sawit. Program ini meliputi edukasi dan pelatihan keterampilan terkait agribisnis dan usaha produktif yang diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat lokal.

MoU ini diharapkan menjadi langkah awal bagi kolaborasi yang lebih mendalam antara dunia akademik dan sektor industri. Keterlibatan mahasiswa dalam program ini diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman praktis, tetapi juga meningkatkan pemahaman mereka terhadap tantangan dan peluang di lapangan.

Dengan adanya kerjasama strategis ini, UPR menunjukkan komitmennya dalam mendorong sinergi yang membawa manfaat luas bagi dunia pendidikan, pengembangan penelitian, dan pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi institusi lainnya untuk memperkuat hubungan dengan sektor industri, sehingga manfaat ilmu pengetahuan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat luas dan memajukan perekonomian daerah Kalimantan Tengah.

Komentar