Upaya Bersama Cegah Stunting di Kelurahan Panarung Melalui Pelatihan Dapur Sehat Atasi Stunting
![]() |
| Lurah Panarung, Evi Kahayanti, S.E., NLP. (Sumber : Kalteng.co) |
Stunting adalah salah satu masalah kesehatan yang kerap dihadapi di berbagai daerah, termasuk di Kelurahan Panarung. Untuk mengatasi masalah ini, kerjasama dari semua pihak sangatlah diperlukan. Dalam upaya nyata tersebut, Kelurahan Panarung melalui Tim Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) melaksanakan pelatihan pembuatan makanan tambahan khusus bagi anak-anak yang terindikasi mengalami stunting. Pelatihan ini diadakan pada Sabtu, 2 November 2024, dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk orang tua dan kader PKK.
Lurah Panarung, Evi Kahayanti, S.E., NLP., dalam sambutannya menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai langkah konkret dalam penanggulangan stunting. Ia menjelaskan bahwa permasalahan stunting bukanlah isu yang sepele, melainkan tantangan serius yang membutuhkan perhatian dan tindakan kolektif. “Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, terutama orang tua dan kader PKK, kita dapat memastikan bahwa anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup melalui makanan tambahan yang diolah dengan baik,” ujar Evi.
Evi menambahkan bahwa melalui pelatihan ini, diharapkan para orang tua dapat memahami cara membuat makanan yang sehat dan bergizi untuk anak-anak mereka, khususnya bagi mereka yang terindikasi mengalami kekurangan gizi. “Kegiatan pelatihan ini sangat penting, karena kita tahu bahwa stunting adalah masalah yang tidak bisa dianggap sepele. Penanganannya harus melibatkan semua pihak, mulai dari pemerintah hingga masyarakat itu sendiri,” tuturnya.
Dalam pelatihan yang berlangsung, peserta diajarkan cara membuat makanan tambahan bergizi dengan menggunakan bahan-bahan lokal yang mudah diakses di pasar. Tim Dashat, yang terdiri dari ahli gizi dan kader kesehatan, memperkenalkan sejumlah resep makanan tambahan yang kaya nutrisi, seperti bubur kacang hijau, puding jagung, dan olahan daging serta sayuran yang kaya akan protein dan vitamin. Resep-resep ini dirancang dengan tujuan untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak, terutama mereka yang mengalami kekurangan nutrisi.
Selain pembelajaran tentang resep makanan, kegiatan ini juga dilengkapi dengan penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kebersihan makanan dan manajemen keuangan rumah tangga. Para orang tua diajarkan bagaimana cara mengelola pendapatan mereka untuk tetap memenuhi kebutuhan gizi keluarga secara optimal, meskipun dalam anggaran yang terbatas. Dengan demikian, diharapkan para peserta dapat mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui program Dashat ini, Evi Kahayanti berharap angka stunting di Kelurahan Panarung dapat terus ditekan. Ia menegaskan komitmen pemerintah kelurahan untuk melanjutkan berbagai program kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam pencegahan stunting. “Kami tidak akan berhenti di sini. Program Dashat ini akan terus kami laksanakan secara rutin, dan kami berharap kolaborasi antara pemerintah, PKK, penyuluh kesehatan, serta masyarakat dapat berjalan lebih erat ke depannya. Semoga angka stunting di Kelurahan Panarung bisa terus menurun dan anak-anak kita bisa tumbuh sehat serta cerdas,” pungkas Evi.
Dengan pelatihan ini, Kelurahan Panarung menunjukkan langkah proaktif dalam mengatasi stunting, yang merupakan salah satu isu kesehatan masyarakat yang mendesak. Kerjasama antara pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat pencapaian target penurunan angka stunting, sehingga anak-anak di wilayah ini dapat menikmati masa depan yang lebih cerah dan sehat.



Komentar
Posting Komentar