Universitas Palangka Raya (UPR) Tingkatkan Pemberdayaan Ekonomi Pedesaan Melalui E-Commerce di Desa Tuwung

Dipimpin oleh Marvin Horale Pasaribu, S.Si., M.Si., tim dosen dari Program Studi Kimia dan Ekonomi Pembangunan Universitas Palangka Raya (UPR) mengadakan sebuah pelatihan praktis yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para peternak serta anggota Kelompok Usaha Perikanan (KUPS) dan Badan Usaha Milik Desa (BumDes) di Desa Tuwung, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau.  (Foto: Marvin Horale Pasaribu, S.Si., M.Si.)

Universitas Palangka Raya (UPR) terus memperkuat dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi pedesaan dengan menggelar sosialisasi pemanfaatan e-commerce untuk pemasaran pakan ikan di Desa Tuwung, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 29 Oktober 2024 ini bertujuan untuk membantu para peternak meningkatkan pendapatan mereka melalui pemasaran produk secara digital.

Acara ini didanai oleh hibah BIMA dari DRTPM KEMDIKBUD RISTEK dengan Nomor Kontrak: 1010/UN.24.13/AL.04/2024. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa UPR, yang mendapatkan kesempatan untuk memperoleh pengalaman langsung dalam proses pemberdayaan masyarakat.

Dipimpin oleh Marvin Horale Pasaribu, S.Si., M.Si., tim dosen dari Program Studi Kimia dan Ekonomi Pembangunan UPR memberikan pelatihan praktis kepada para peternak, Kelompok Usaha Perikanan (KUPS), serta Badan Usaha Milik Desa (BumDes). Para peserta diajari cara membuat akun di platform e-commerce, mempromosikan produk, dan mengelola transaksi online. Dengan demikian, mereka dapat menjangkau pelanggan di luar wilayah desa, yang diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar mereka.

Ketua KUPS, Joko Sosilo, menyatakan rasa syukur atas pelatihan yang diberikan. “Kami sangat terbantu dengan adanya sosialisasi ini. Melalui e-commerce, kami yakin dapat memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan,” ucapnya. Ia juga menambahkan bahwa ilmu yang didapat akan segera diterapkan oleh kelompok peternak, sehingga manfaat dari pelatihan ini dapat segera dirasakan.

Marvin Pasaribu, ketua tim pengabdian, menegaskan pentingnya teknologi dalam mengatasi tantangan ekonomi di desa. “Dengan memanfaatkan e-commerce, kita dapat memberdayakan masyarakat untuk beradaptasi dengan perubahan zaman dan memperkuat daya saing mereka di pasar yang lebih luas,” jelasnya.

Sosialisasi e-commerce untuk pemasaran pakan ikan di Desa Tuwung bukan hanya sebuah pelatihan, tetapi juga langkah awal yang penting untuk masa depan yang lebih baik bagi masyarakat desa. Dengan semangat kolaboratif, diharapkan desa ini dapat menjadi contoh bagi komunitas lain dalam mengoptimalkan potensi mereka melalui teknologi. Inisiatif ini diharapkan akan memberikan dampak positif yang berkelanjutan, membantu meningkatkan kesejahteraan peternak dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih inklusif.

Dengan demikian, UPR menunjukkan komitmennya untuk berperan aktif dalam pengembangan masyarakat melalui edukasi dan teknologi, menciptakan sinergi yang bermanfaat bagi kedua belah pihak


Komentar