Penjualan Pertamax di Palangka Raya Mengalami Peningkatan, Konsumen Beralih ke BBM Berkualitas
![]() |
| Ilustrasi |
Penjualan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax menunjukkan peningkatan signifikan di beberapa SPBU di Kota Palangka Raya. Tren ini terlihat di beberapa titik, termasuk di SPBU di Jalan Bukit Keminting, di mana konsumen mulai beralih dari penggunaan Pertalite ke Pertamax. Faktor yang mendorong perubahan ini adalah kepuasan pelanggan terhadap kualitas Pertamax, serta meningkatnya kesadaran konsumen akan manfaat penggunaan BBM berkualitas yang lebih ramah lingkungan dan efisien.
Salah satu petugas di SPBU Jalan Bukit Keminting menyatakan bahwa dalam beberapa bulan terakhir, semakin banyak pelanggan yang datang untuk mengisi Pertamax dibandingkan sebelumnya. "Kami melihat tren kenaikan yang cukup signifikan. Beberapa konsumen yang sebelumnya memakai Pertalite mulai mempertimbangkan Pertamax karena manfaatnya untuk mesin kendaraan lebih baik dan lebih efisien," ujar petugas tersebut.
Pertamax, dengan nilai oktan lebih tinggi dibandingkan Pertalite, memang dikenal memiliki keunggulan dalam hal performa mesin, efisiensi bahan bakar, dan ramah lingkungan. Konsumen di Palangka Raya mulai menyadari bahwa menggunakan BBM berkualitas dapat meningkatkan kinerja mesin serta menurunkan risiko kerusakan jangka panjang. Hal ini mendorong mereka beralih dari Pertalite ke Pertamax, terutama bagi mereka yang memiliki kendaraan dengan spesifikasi mesin modern yang membutuhkan BBM beroktan tinggi.
Selain itu, seiring meningkatnya literasi masyarakat terkait BBM, banyak konsumen merasa bahwa meskipun harga Pertamax lebih tinggi, namun pemakaian BBM jenis ini menawarkan ketahanan lebih lama, sehingga dalam jangka panjang dapat menghemat biaya perawatan mesin. “Beberapa pelanggan juga mengatakan bahwa kendaraan mereka terasa lebih bertenaga dan jarak tempuh yang dihasilkan lebih jauh. Ini menjadi faktor yang cukup menarik bagi mereka,” tambah petugas SPBU.
Kepuasan pelanggan terhadap kualitas Pertamax turut berperan dalam peningkatan angka penjualannya. Para konsumen yang merasa puas dengan performa kendaraan setelah beralih ke Pertamax, secara konsisten memilih BBM ini setiap kali mengisi di SPBU. Pihak SPBU pun mencatat bahwa sebagian besar pelanggan yang telah mencoba Pertamax cenderung tetap menggunakan jenis BBM ini, meskipun harga yang harus mereka bayar lebih tinggi dibandingkan Pertalite.
Seorang pelanggan setia SPBU di Jalan Bukit Keminting, yang biasanya mengisi bahan bakar mobilnya dengan Pertamax, mengungkapkan alasan beralihnya ia dari Pertalite. “Awalnya saya ragu karena harganya memang lebih tinggi, tetapi setelah mencoba, saya merasa lebih puas. Mesin jadi lebih halus, dan konsumsi bahan bakar terasa lebih irit. Akhirnya saya terus memakai Pertamax,” ujarnya.
Selain tren yang terlihat, SPBU di Palangka Raya juga berperan dalam memberikan edukasi kepada konsumen mengenai perbedaan BBM yang ada. Menurut petugas di SPBU Jalan Bukit Keminting, pihaknya secara aktif menjelaskan manfaat Pertamax kepada konsumen yang bertanya. “Kebanyakan masyarakat belum tahu secara detail apa perbedaan antara Pertalite dan Pertamax. Kami berusaha memberikan penjelasan tentang kualitas BBM ini sehingga konsumen bisa mengambil keputusan yang tepat untuk kendaraannya,” jelasnya.
Kegiatan edukasi semacam ini diyakini dapat memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan BBM berkualitas. Sehingga, di masa mendatang, diharapkan angka penjualan Pertamax akan terus mengalami kenaikan, seiring dengan meningkatnya pemahaman masyarakat tentang dampak positif penggunaan BBM beroktan tinggi.
Meningkatnya minat terhadap Pertamax di SPBU Palangka Raya juga menunjukkan pergeseran pola pikir masyarakat yang kini semakin peduli terhadap performa kendaraan dan aspek keberlanjutan lingkungan. Dengan pertumbuhan pengguna BBM berkualitas seperti Pertamax, diharapkan kota Palangka Raya dapat menjadi salah satu wilayah yang lebih sadar lingkungan, serta turut berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon.
Dalam jangka panjang, petugas SPBU di Jalan Bukit Keminting berharap agar konsumen semakin memahami manfaat penggunaan BBM berkualitas. "Kami berharap semakin banyak konsumen yang menyadari bahwa investasi pada BBM seperti Pertamax dapat memberikan dampak positif pada kendaraan mereka dan lingkungan sekitar. Dengan cara ini, penggunaan Pertamax di Palangka Raya bisa terus meningkat," tambah petugas tersebut.
Fenomena ini menunjukkan adanya perubahan positif di kalangan masyarakat Palangka Raya dalam pemilihan BBM, yang kini tak hanya berorientasi pada harga, tetapi juga kualitas dan dampak terhadap mesin kendaraan mereka.



Komentar
Posting Komentar