Pemkot Palangka Raya Upayakan Kestabilan Pangan dan Cegah Inflasi Hingga Akhir 2024
![]() |
| Kabid Perdagangan DPKUKMP Kota Palangka Raya Fajar Bhakti |
Pemerintah Kota Palangka Raya, melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (DPKUKMP), terus berupaya untuk menangani kestabilan pangan dan mencegah inflasi menjelang akhir tahun 2024. Berbagai inisiatif telah dilaksanakan, termasuk menjaga ketersediaan pangan, meningkatkan daya beli masyarakat kurang mampu melalui pasar murah, serta memastikan ketersediaan LPG dengan bekerja sama dengan PT Pertamina melalui operasi pasar LPG. Selain itu, Pemkot juga memantau fluktuasi harga kebutuhan pangan, terutama komoditas yang sering memicu inflasi, seperti cabai dan daging ayam broiler. Kabid Perdagangan DPKUKMP Kota Palangka Raya, Fajar Bhakti, Pemerintah Kota mampu menjaga kestabilan pangan di wilayah tersebut. “Kami akan terus memantau perkembangan inflasi daerah, khususnya di Kota Palangka Raya. Kita tetap optimis kestabilan pangan di Kota Palangka Raya tetap terjaga hingga akhir tahun ini,” ungkap Fajar pada Kamis, 31 Oktober 2024.
Dalam kesempatan yang berbeda, Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, memberikan pandangan terkait kondisi inflasi di empat kota acuan BPS, yaitu Kotim, Sukamara, Kapuas, dan Kota Palangka Raya. Ia mencatat bahwa setiap bulan, harga rata-rata di empat kota tersebut mengalami kenaikan sebesar 0,04%. Inflasi dari tahun ke tahun (year-on-year) tercatat sebesar 1,45%, sementara inflasi tahun kalender saat ini berada di posisi 0,05%. BPS menetapkan target inflasi hingga akhir tahun dalam kisaran 2,5% ± 1%. “Untuk itu, BPS Kalteng selalu mencatat kejadian yang terjadi di empat lokasi tersebut,” ujarnya. Penanganan kestabilan harga dan pencegahan inflasi di Kalimantan Tengah bervariasi antar daerah. Untuk Kota Palangka Raya, pemantauan fluktuasi harga dilakukan di dua pasar utama, yaitu Pasar Kahayan dan Pasar Besar Palangka Raya. Dengan langkah-langkah ini, Pemkot Palangka Raya berharap kondisi pangan di kota tetap aman dan stabil hingga akhir tahun.
Upaya pemerintah ini diharapkan tidak hanya mampu menstabilkan harga dan ketersediaan pangan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang mampu. Keterlibatan berbagai pihak, termasuk masyarakat, dalam memantau dan melaporkan harga serta kondisi pasar juga diharapkan dapat memberikan dukungan bagi program-program yang telah dicanangkan oleh pemerintah.



Komentar
Posting Komentar