Nilai Ekspor Kalimantan Tengah Didominasi oleh Hasil Industri pada September 2024; Begini pendapat BPS Kalimantan Tengah
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, S.Si., M.Ec. mengungkapkan bahwa ekspor melalui pelabuhan di Kalimantan Tengah pada bulan September 2024 didominasi oleh hasil industri. Jumlah ekspor hasil industri mencapai US$20,82 juta, yang setara dengan 70,86 persen dari total ekspor melalui pelabuhan di provinsi ini. Hasil industri yang menjadi unggulan dalam ekspor Kalimantan Tengah selama periode tersebut terutama berasal dari beberapa kelompok komoditas. Di antaranya adalah lemak dan minyak hewani/nabati, yang didominasi oleh minyak kelapa sawit, serta kayu dan barang dari kayu, yang mencakup produk kayu olahan dan veneer. Selain itu, ampas atau sisa dari industri makanan, seperti bungkil dan residu, juga berkontribusi pada nilai ekspor ini.
Agnes menyatakan, “Selama September 2024, layanan ekspor komoditas tambang melalui pelabuhan di Kalimantan Tengah mencakup 23,45 persen dari total ekspor.” Ia juga menjelaskan bahwa meskipun ada kontribusi dari sektor tambang, sebagian besar komoditas tambang diekspor melalui pelabuhan di luar Kalimantan Tengah. Nilai ekspor hasil tambang melalui pelabuhan Kalimantan Tengah pada bulan September 2024 tercatat mencapai US$6,89 juta. Komoditas hasil tambang yang diekspor dari Kalteng sebagian besar berasal dari kelompok bahan bakar mineral, seperti batu bara dan lignit. Selain itu, kelompok bijih, kerak, dan abu logam yang meliputi bijih timbal dan bijih seng, serta kelompok garam, belerang, dan kapur, yang mencakup bahan mineral lainnya, juga berkontribusi terhadap ekspor tersebut.
“Berbeda dengan ekspor hasil tambang, ekspor produk-produk pertanian dari Kalimantan Tengah sebagian besar dilakukan melalui pelabuhan yang ada di provinsi ini,” kata Agnes. Selama bulan September 2024, ekspor produk pertanian, yang dilakukan melalui Pelabuhan Kumai dan Bandara Tjilik Riwut, mencatat nilai sebesar US$1,67 juta. Keberhasilan dalam ekspor produk-produk pertanian ini menunjukkan potensi besar yang dimiliki oleh sektor pertanian Kalimantan Tengah. Produk pertanian yang diekspor meliputi berbagai hasil pertanian yang berkualitas dan permintaan yang tinggi di pasar domestik maupun internasional.
Dengan data ini, Agnes Widiastuti menekankan pentingnya peningkatan infrastruktur pelabuhan dan sarana transportasi yang mendukung agar Kalimantan Tengah dapat memaksimalkan potensi ekspornya, baik di sektor industri maupun pertanian. Peningkatan kapasitas dan efisiensi dalam pengiriman komoditas akan berkontribusi positif bagi perekonomian daerah dan meningkatkan daya saing di pasar global.



Komentar
Posting Komentar