Mengenal Dr. (H.C.)., Dr. Agustin Teras Narang, S.H., M.H. - Salah Satu Tokoh Politik Paling Berpengaruh dari Kalimantan Tengah hingga saat ini
![]() |
| Dr. (H,C.). Dr. Agustin Teras Narang, S.H., M.H. - Senator DPD RI untuk Kalimantan Tengah. (Sumber Foto : Wikipedia) |
Dr. (H.C.)., Dr. Agustin Teras Narang, S.H., M.H. (lahir 12 Oktober 1955) adalah sosok yang tak hanya dikenal di Kalimantan Tengah, tetapi juga di seluruh Indonesia. Sebagai seorang politisi senior, beliau telah memberikan kontribusi luar biasa dalam dunia politik dan pemerintahan di Indonesia. Saat ini, Teras Narang menjabat sebagai Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) untuk Kalimantan Tengah sejak 2019, setelah meraih perolehan suara yang luar biasa sebanyak 349.351 suara dalam pemilihan tersebut. Keberhasilannya ini mencerminkan dukungan kuat dari masyarakat terhadap kepemimpinan dan visi politiknya.
Teras Narang bukanlah sosok yang asing di dunia politik, terutama di Kalimantan Tengah. Sebelumnya, beliau pernah menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Tengah selama dua periode berturut-turut, yaitu pada periode 2005-2010 dan 2010-2015. Dalam kedua periode tersebut, Teras Narang berhasil memimpin provinsi ini menuju berbagai kemajuan, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk masyarakat adat Dayak yang merupakan komunitas asli di Kalimantan Tengah.
Sebelum menduduki jabatan Gubernur, Teras Narang mengawali karier politiknya dengan menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari 1999 hingga 2005. Ia dikenal aktif dalam Komisi II dan Komisi III DPR RI, yang membidangi masalah pemerintahan dalam negeri, hukum, hak asasi manusia, dan keamanan. Kepemimpinan dan kontribusinya di DPR-RI membawanya kepada kepercayaan untuk menjadi salah satu pemimpin daerah terbaik di Kalimantan Tengah.
Teras Narang lahir sebagai anak bungsu dari tujuh bersaudara dalam keluarga yang kaya akan nilai-nilai politik. Ayahnya, Waldewar August Narang, adalah seorang anggota DPRD Kalimantan Selatan yang berasal dari suku Dayak Ngaju, yang mendorong Teras Narang untuk terjun ke dunia politik. Dengan dorongan dari sang ayah, Teras Narang menempuh pendidikan di berbagai jenjang pendidikan. Ia menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di Banjarmasin, sebelum akhirnya meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Kristen Indonesia (UKI) pada tahun 1978. Bahkan Teras Narang S-3 Ilmu Hukum, Fakultas Hukum di Universitas Pelita Harapan 2016 - Program Doktor Ilmu Hukum, dengan disertasinya yang berjudul “Titik Berat Otonomi Daerah Pada Tingkat Provinsi Dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia”. Wisudawan Terbaik dan Berprestasi dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,99/4.00 atau Summa Cum Laude pada Wisuda Universitas Pelita Harapan (UPH), 11 Juni 2016 serta Meraih Doktor Honoris Causa (Dr. H.C.) dari Institut Injil Indonesia Malang sebagai pengakuan atas kontribusinya di bidang kepemimpinan sosial-politik. Penghargaan ini menegaskan peran pentingnya dalam memajukan pembangunan sosial dan politik di Kalimantan Tengah serta kiprahnya yang luas dalam kancah politik nasional.
Setelah lulus, Teras Narang bekerja sebagai pengacara di beberapa kantor hukum terkemuka. Ia bahkan melanjutkan studinya di London, Inggris, selama sembilan bulan untuk memperdalam ilmu hukum sebelum kembali ke Jakarta dan memulai karier profesionalnya dengan mendirikan firma konsultan hukum sendiri, A. Teras Narang, S.H. & Associates, pada tahun 1989. Keahlian dan pengalamannya dalam bidang hukum membawanya ke dunia politik, di mana ia pertama kali terpilih menjadi anggota DPR-RI pada tahun 1999.
Teras Narang memulai karier politiknya sebagai Anggota DPR-RI dari Fraksi PDI-P dan kemudian dipercaya untuk menjadi Ketua Komisi II pada periode 1999-2004 dan Ketua Komisi III pada periode 2004-2005. Pengalamannya di DPR membawa Teras Narang untuk lebih mendalami isu-isu nasional dan regional, serta memperjuangkan pembangunan Kalimantan Tengah di tingkat nasional.
Pada tahun 2005, Teras Narang mencalonkan diri sebagai Gubernur Kalimantan Tengah. Kemenangan tersebut menandai puncak karier politiknya sebagai salah satu pemimpin daerah yang diakui kehebatannya. Sebagai Gubernur, ia dikenal atas kepemimpinan yang berfokus pada pembangunan infrastruktur, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat adat. Ia juga berperan penting dalam merancang kebijakan yang mendukung pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kalimantan Tengah.
Selain di bidang pemerintahan, Teras Narang aktif dalam organisasi sosial dan keagamaan. Ia menjabat sebagai Ketua Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) pada periode 2006-2015, di mana ia memperjuangkan hak-hak masyarakat Dayak dan mempromosikan kebudayaan mereka di tingkat nasional. Teras Narang juga aktif dalam Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), dan menjadi Ketua III Majelis Pekerja Harian PGI sejak 2017.
Kepemimpinan Teras Narang telah diakui dengan berbagai penghargaan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Beberapa penghargaan penting yang diterimanya antara lain Penghargaan Prakasa Pembangunan Manusia Indonesia (2006), Lencana Melati Award dari Gerakan Pramuka (2006), dan Penghargaan Anti-Korupsi (2007). Selain itu, Teras Narang juga menerima penghargaan sebagai Gubernur Pembina Terbaik Nasional pada tahun 2010, serta Anugerah Tanda Penghargaan KSATRIA BAKTI HUSADA dari Menteri Kesehatan (2012).
Penghargaan-penghargaan tersebut mencerminkan dedikasi beliau dalam memajukan pembangunan daerah, peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta upayanya dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan efisien.
Sejak 2019, Teras Narang kembali dipercaya oleh masyarakat Kalimantan Tengah untuk mengemban tugas sebagai anggota DPD RI. Dalam kapasitas ini, ia berfokus pada perjuangan untuk memperjuangkan kepentingan daerah, pelestarian lingkungan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan perolehan suara yang signifikan pada Pemilu 2019, yaitu 349.351 suara, Teras Narang terus bekerja keras untuk memastikan bahwa suara rakyat Kalimantan Tengah didengar di tingkat nasional.
Sebagai anggota DPD RI, Teras Narang berperan sebagai jembatan antara masyarakat Kalimantan Tengah dan pemerintah pusat. Ia berkomitmen untuk memperjuangkan pembangunan daerah yang lebih merata, serta memajukan kebudayaan dan tradisi masyarakat adat Dayak, yang menjadi bagian integral dari identitas Kalimantan Tengah.
Dr. (H.C.) Agustin Teras Narang, S.H., M.H. adalah sosok yang tak hanya dikenal sebagai politisi, tetapi juga sebagai pemimpin yang berdedikasi dan penuh integritas. Dedikasinya dalam memperjuangkan kemajuan Kalimantan Tengah, baik di bidang politik, sosial, budaya, maupun agama, menjadikannya sebagai salah satu tokoh terbaik di daerah tersebut.
Keberhasilannya dalam meraih berbagai prestasi di bidang politik dan pemerintahan, serta kontribusinya dalam pengembangan budaya dan adat Dayak, membuat Teras Narang tetap dikenang dan dihormati sebagai salah satu pemimpin besar Kalimantan Tengah. Seiring berjalannya waktu, Teras Narang tetap berkomitmen untuk memberikan pengabdian terbaiknya kepada masyarakat Kalimantan Tengah dan Indonesia secara keseluruhan.



Komentar
Posting Komentar