Majelis Besar Agama Hindu Kaharingan dan IAHN Tampung Penyang Palangka Raya Jalin Kerjasama Besar untuk Pengembangan Pendidikan dan Kebudayaan Hindu

Majelis Besar Agama Hindu Kaharingan (MBAHK) dan Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Tampung Penyang Palangka Raya resmi menjalin kerjasama besar-besaran dalam pengembangan pendidikan agama Hindu, peningkatan sumber daya manusia (SDM) beragama Hindu, dan penelitian terkait kebudayaan Hindu di Kalimantan Tengah. Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Ketua MBAHK, Drs. Walter S. Penyang, dan Rektor IAHN Tampung Penyang, Dr. Mujiyono, S.Ag., M.Ag.

Dalam acara penandatanganan yang dihadiri oleh para tokoh adat, akademisi, dan pejabat lokal, Ketua MBAHK menyampaikan bahwa kerjasama ini akan mendorong perkembangan pendidikan agama Hindu yang relevan dan berdampak pada pelestarian budaya Hindu Kaharingan. “Kami berharap kerjasama ini dapat memperkuat pendidikan dan pemahaman agama Hindu di kalangan generasi muda sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya yang kita miliki. Kolaborasi ini akan menjadi langkah besar dalam memastikan keberlanjutan adat dan kepercayaan Kaharingan di tengah masyarakat,” ujar Drs. Walter S. Penyang.

Sementara itu, Rektor IAHN Tampung Penyang, Dr. Mujiyono, menekankan pentingnya kerjasama ini dalam meningkatkan mutu pendidikan dan penelitian di institusi tersebut. Ia menyatakan bahwa MoU ini akan menjadi dasar bagi program-program inovatif di bidang pendidikan dan riset budaya Hindu yang akan melibatkan mahasiswa dan dosen IAHN Tampung Penyang. “Kerjasama ini akan menjadi landasan penting bagi pengembangan akademik dan riset mendalam terkait agama dan budaya Hindu, terutama Kaharingan, yang unik di Kalimantan Tengah. Kami akan menggalakkan penelitian kebudayaan yang dapat memperkaya pengetahuan dan meningkatkan kesadaran akan identitas budaya lokal,” jelas Dr. Mujiyono.

Drs. Walter S. Penyang (Ketua Majelis Besar Agama Hindu Kaharingan (MBAHK) )

Ruang lingkup MoU ini mencakup beberapa program utama, seperti pengembangan kurikulum pendidikan Hindu yang berbasis kearifan lokal, pelaksanaan program beasiswa untuk calon pendidik agama Hindu, serta peningkatan kualitas SDM beragama Hindu melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi. Selain itu, kerjasama ini juga akan mendukung penelitian dan dokumentasi tradisi Kaharingan, termasuk ritual-ritual adat, seni, dan filosofi yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Hindu Kaharingan.

Di bidang penelitian, kerjasama ini membuka peluang bagi mahasiswa dan dosen untuk melakukan riset lapangan tentang praktik kebudayaan Hindu Kaharingan, yang diharapkan dapat dipublikasikan secara nasional dan internasional. Penelitian ini akan memperkaya literatur akademik dan mempromosikan kekayaan budaya Kalimantan Tengah. Lebih lanjut, hasil penelitian tersebut diharapkan dapat menjadi referensi dalam penyusunan materi pendidikan dan kebijakan kebudayaan.

Melalui kerjasama ini, MBAHK dan IAHN Tampung Penyang juga berencana mengadakan seminar, lokakarya, dan diskusi budaya untuk menyebarkan pengetahuan tentang agama dan budaya Hindu Kaharingan. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya melibatkan kalangan akademisi dan masyarakat Hindu, tetapi juga masyarakat umum untuk lebih memahami dan menghargai kekayaan budaya lokal.

Kerjasama strategis ini menunjukkan komitmen kuat kedua lembaga dalam memajukan pendidikan, pelestarian budaya, dan pengembangan SDM beragama Hindu di Kalimantan Tengah. Dengan sinergi yang terbentuk antara MBAHK dan IAHN Tampung Penyang, diharapkan dapat tercipta generasi muda yang memiliki pengetahuan agama dan kebudayaan yang kuat, serta berperan aktif dalam pelestarian nilai-nilai Kaharingan di masa depan.

Komentar