Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah Terima Penghargaan Sertifikat ISO 2001:2015, Menjadi Lembaga Pelatihan Terakreditasi Pertama di Kalteng
![]() |
| Penerima Penghargaan Sertifikat ISO 2001:2015 (Foto: MMC Kalteng) |
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Tengah, Dr. Rahmawati, S.T., M.Si. menerima penghargaan Sertifikat ISO 2001:2015 yang mengukuhkan posisi BPSDM Kalteng sebagai satu-satunya Lembaga Pelatihan Terakreditasi di Kalimantan Tengah. Penghargaan prestisius ini diberikan oleh PT Sucofindo, lembaga sertifikasi terkemuka di Indonesia, bertempat di Kantor Pusat Sucofindo lantai 6, Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Dalam seremoni penyerahan penghargaan, sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Marketing Manager Sucofindo, Sagita Dwigentinelia.
Dalam sambutannya, Rahmawati menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pencapaian penting ini. Beliau menekankan bahwa sertifikasi ini merupakan bukti nyata dari komitmen BPSDM untuk mewujudkan pelayanan pelatihan yang profesional dan berstandar tinggi di wilayah Kalimantan Tengah, serta merupakan langkah awal untuk menjadikan BPSDM Kalteng sebagai pusat unggulan pengembangan sumber daya manusia di daerah tersebut.
Rahmawati juga menyoroti peran besar Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran, dalam mendukung visi BPSDM. Gubernur Sugianto, melalui berbagai kebijakan dan arahan, terus mendorong peningkatan kualitas SDM di Kalimantan Tengah, khususnya dalam hal profesionalisme pelatihan dan pengembangan kapasitas aparatur pemerintah. “Penghargaan ini tidak terlepas dari dukungan dan visi Gubernur Kalimantan Tengah yang sangat peduli terhadap pengembangan mutu SDM di daerah ini,” ujar Rahmawati.
Dalam wawancara terpisah, Rahmawati menambahkan bahwa sertifikasi ISO 2001:2015 ini tidak hanya menjadi pengakuan atas kualitas yang telah dicapai BPSDM, tetapi juga menjadi pemacu semangat bagi seluruh tim untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu pelayanan. “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada PT Sucofindo atas penghargaan serta pemberian sertifikat yang menjadi jaminan mutu kelembagaan kami,” ungkapnya.
Rahmawati menjelaskan bahwa proses untuk mendapatkan sertifikasi ini tidaklah mudah. BPSDM Kalteng harus melalui berbagai tahapan audit dan evaluasi yang ketat dari PT Sucofindo, mencakup semua aspek manajemen mutu, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi hasil pelatihan. Sertifikat ISO 2001:2015 ini tidak hanya menjamin kualitas sistem manajemen pelatihan di BPSDM, tetapi juga menandakan bahwa lembaga tersebut telah memenuhi standar internasional dalam hal pengelolaan dan peningkatan mutu pelatihan.
“Pengakuan dari Sucofindo ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan inovasi dan meningkatkan kualitas layanan. Kami percaya bahwa dengan adanya sertifikasi ini, BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah akan semakin mantap dalam mencapai visi sebagai pusat pengembangan SDM yang unggul dan terpercaya,” kata Rahmawati.
Menurut Rahmawati, sertifikasi ini menjadi langkah penting bagi BPSDM dalam meningkatkan kualitas aparatur di Kalimantan Tengah, sehingga mereka mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional. Sertifikat ISO ini membuka peluang untuk memperkuat kompetensi para aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di berbagai sektor pemerintahan daerah.
Lebih jauh, Rahmawati menjelaskan bahwa peningkatan mutu pelatihan tidak hanya ditujukan kepada aparatur sipil, tetapi juga kepada masyarakat luas di Kalimantan Tengah. Melalui program-program pelatihan yang diselenggarakan oleh BPSDM, diharapkan masyarakat lokal akan memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja serta mampu menghadapi tantangan di era globalisasi.
Gubernur Sugianto Sabran telah menekankan pentingnya pengembangan SDM sebagai salah satu prioritas utama dalam pembangunan daerah. Dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah meningkatkan anggaran untuk program pengembangan SDM dan mendorong berbagai lembaga pendidikan dan pelatihan di daerah untuk meningkatkan standar layanan mereka.
Dengan adanya sertifikat ISO 2001:2015 ini, BPSDM Kalteng semakin termotivasi untuk menjalankan visi mereka dalam menyediakan pelatihan berkualitas tinggi bagi aparatur dan masyarakat di Kalimantan Tengah. "Kami akan terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik, sejalan dengan amanat Gubernur untuk mewujudkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing," jelas Rahmawati.
BPSDM Kalteng berencana untuk memperluas cakupan program pelatihan yang tersedia, termasuk melalui kerja sama dengan berbagai instansi dan perusahaan nasional maupun internasional. Dengan dukungan dari berbagai pihak, BPSDM berharap dapat menjadi contoh bagi lembaga-lembaga pelatihan lainnya di Kalimantan Tengah dan menjadi pusat unggulan dalam pengembangan SDM.
Penghargaan Sertifikat ISO 2001:2015 ini menjadi tonggak sejarah bagi BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah. Sertifikasi ini tidak hanya membawa nama baik lembaga tersebut, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kalimantan Tengah yang menginginkan perubahan menuju pengembangan SDM yang lebih baik.
Dengan penerimaan sertifikasi ini, Rahmawati berharap BPSDM Kalteng akan mampu menciptakan perubahan positif dalam sektor pengembangan SDM di Kalimantan Tengah. Hal ini akan membuka peluang lebih besar bagi SDM lokal untuk berkembang sesuai standar internasional, memudahkan akses terhadap pelatihan berstandar tinggi, serta meningkatkan efisiensi pelayanan publik di wilayah tersebut.
“BPSDM Kalteng akan terus melangkah maju demi memberikan kontribusi yang nyata bagi pengembangan SDM di Kalimantan Tengah, menciptakan kader-kader unggul yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tutup Rahmawati dengan penuh antusiasme.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa Kalimantan Tengah memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu provinsi dengan SDM yang kompeten dan unggul di Indonesia.



Komentar
Posting Komentar