Seminar Nasional "Transformasi Pendidikan di Era Society 5.0" Diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Profesi Guru UPR
![]() |
| Program Studi Pendidikan Profesi
Guru Universitas Palangka Raya (UPR) dengan penuh bangga
menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk "Transformasi Pendidikan di
Era Society 5.0". (sumber : RRI.co.id) |
Program Studi Pendidikan Profesi Guru Universitas Palangka Raya (UPR) dengan penuh bangga menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk "Transformasi Pendidikan di Era Society 5.0". Acara yang digelar pada hari Sabtu, 7 September 2024, mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai, ini berlangsung di Gedung PPIG UPR dan juga dapat diakses secara daring melalui platform Zoom. Seminar ini menghadirkan Keynote Speaker Ferry Maulana Putra, S.Pd., M.Ed., Plt Direktur Pendidikan Profesi Guru, yang membahas topik utama seputar transformasi pendidikan di tengah tantangan dan peluang yang ditawarkan oleh era Society 5.0. Dalam pemaparannya, Ferry Maulana Putra menjelaskan bagaimana pendidikan harus beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan perubahan sosial untuk menghasilkan lulusan yang siap menghadapi masa depan.
Acara ini juga menampilkan sejumlah narasumber berkompeten di bidang pendidikan, yaitu:
- Prof. Dr. Hj. Aan Khomariah, M.Pd. dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), yang membahas strategi pedagogis inovatif untuk memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran.
- Prof. Dr. Dra. Flora Nainggolan, M.Pd. dari Universitas Lampung (UNILA), yang membahas pentingnya integrasi nilai budaya dalam kurikulum pendidikan.
- Muhammad Reza Prabowo, S.IP, M.P.A., Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, yang berbicara tentang kebijakan pendidikan dan tantangan implementasinya di tingkat daerah.
Tujuan dari seminar ini adalah untuk menggali berbagai inovasi dan strategi dalam menghadapi perubahan zaman serta meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi dan pendekatan pedagogis terkini. Peserta seminar diharapkan dapat memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai cara-cara baru dalam mengelola dan mengembangkan pendidikan di era digital.
Raafi Atha Astrella, seorang mahasiswa yang aktif berpartisipasi dalam seminar ini, mengungkapkan antusiasmenya terhadap acara tersebut. Ia merasa sangat terinspirasi oleh para narasumber yang berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi saya sebagai mahasiswa untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Seminar ini benar-benar membuka wawasan saya tentang pentingnya transformasi pendidikan di era digital. Saya berharap ilmu yang saya dapatkan dari seminar ini dapat saya aplikasikan dalam pekerjaan sehari-hari,” ungkap Raafi. Raafi juga menyoroti sesi diskusi tentang integrasi teknologi dalam pembelajaran sebagai salah satu yang paling menarik. Ia semakin yakin bahwa teknologi dapat menjadi alat yang sangat efektif untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Presentasi tentang etnopedagogi, yang membahas pentingnya pelestarian kekayaan budaya bangsa melalui pendidikan, juga sangat menyentuhnya.
“Seminar ini memotivasi saya untuk terus belajar dan mengembangkan diri agar dapat menjadi pendidik yang lebih baik. Saya berencana menerapkan model pembelajaran berbasis proyek yang saya pelajari dalam seminar ini di sekolah tempat saya mengajar dan mengajak rekan-rekan sejawat untuk mengikuti kegiatan serupa,” kata Raafi. Dengan harapan bahwa Seminar Nasional ini akan memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan pendidikan di Indonesia, pihak penyelenggara berharap acara ini dapat memotivasi para pendidik untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan global yang pesat.



Komentar
Posting Komentar