Kebakaran Hutan dan Lahan di Desa Wisata Sei Gohong Terbakar, BPBD dan TNI Polri Tanggap Cepat

Ilustrasi Kebakaran Lahan

Kebakaran hutan dan lahan terjadi di Desa Wisata Sei Gohong, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, pada Minggu, 15 September 2024, sekitar pukul 13.30 WIB. Insiden tersebut melibatkan lahan yang terbakar seluas sekitar 0,25 hektare, yang terdiri dari pakis-pakisan, semak belukar, ilalang, batang pohon, serta tanah bergambut. Hendrikus Satria Budi, A.P., M.A.P. selaku Plt. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palangka Raya, menjelaskan bahwa kebakaran ini terjadi di area Jalan Gampung, Desa Wisata Sei Gohong. Api dengan cepat menjalar karena kondisi lahan yang sangat kering serta angin yang berhembus cukup kencang. Namun, keberuntungan berpihak pada petugas karena jarak sumber air, yaitu sungai, hanya sekitar 50 meter dari lokasi kebakaran.

“Kami melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi kebakaran dengan fokus pada tipe permukaan atas dan bawah. Api menyebar dengan cepat, tetapi tim gabungan dari BPBD Palangka Raya, TNI, dan Polri berhasil mengendalikan dan memadamkannya,” ungkap Hendrikus. Menurut laporan, tim penanggulangan bencana harus bekerja keras untuk mengatasi kebakaran tersebut, mengingat kondisi cuaca dan lahan yang sangat mendukung penyebaran api. Tim melakukan pemadaman dengan mengerahkan berbagai peralatan dan teknik untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.

Kebakaran ini juga terjadi di tengah situasi yang dipantau oleh BMKG Stasiun Tjilik Riwut, yang telah mengeluarkan peringatan terkait menurunnya curah hujan di wilayah Palangka Raya hingga tanggal 16 September. Palangka Raya saat ini berada dalam kategori merah atau sangat kering, membuat wilayah ini lebih rentan terhadap kebakaran hutan dan lahan. Pihak berwenang mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membakar sampah di area terbuka. Pencegahan kebakaran hutan dan lahan sangat penting untuk menjaga keselamatan lingkungan dan mencegah kerugian lebih lanjut.

Dengan adanya respons cepat dari tim BPBD, TNI, dan Polri, serta kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan kebakaran, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalisir di masa depan. Pemerintah kota dan lembaga terkait akan terus memantau situasi dan mengambil langkah-langkah proaktif untuk menghadapi potensi kebakaran yang mungkin terjadi akibat kondisi cuaca yang ekstrem (wmp/19924).

Komentar