Kebakaran Hebat Landa Gereja Maranatha Palangka Raya, Bangunan Bersejarah Terbakar
Kebakaran hebat melanda Gereja Maranatha, gereja tertua kedua di Palangka Raya setelah Gereja Imanuel, dimana berdasarkan sejarah Gereja ini dibangun pada tahun 1960. Insiden ini terjadi sekitar pukul 13:45 WIB, di mana api dengan cepat melalap bangunan bersejarah tersebut. Angin kencang yang berhembus di sekitar lokasi kebakaran mempercepat penyebaran api.mMenurut keterangan Pdt. Dr. Yuprinadie, S.Th., M.Th., Ketua Majelis GKE Langkai dan juga Ketua Majelis Resort GKE Palangka Raya, api diduga berasal dari bagian belakang gereja, tepatnya di bagian atas bangunan.
"Saat kejadian, saya berada di kantor GKE yang terletak di sebelah gereja. Dari sana, saya melihat asap mulai mengepul dari arah belakang bangunan gereja," ungkap Pendeta Yuprinadie, yang turut menyaksikan awal mula kebakaran tersebut. Petugas gabungan dari beberapa satuan pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Namun, upaya pemadaman tidak berjalan mulus, karena api sudah menyebar ke bagian atas gereja, yang menyulitkan tim untuk mencapai titik api dengan cepat. Selain itu, api juga sempat menjalar ke bagian bangunan SMP Kristen yang terletak di belakang gereja, sehingga memaksa petugas untuk melakukan pemadaman secara hati-hati guna mencegah kebakaran meluas.
Sucipto, petugas rescue dari Damkar Kota Palangka Raya, menyampaikan bahwa penyebab kebakaran sementara ini diduga akibat korsleting listrik. "Kemungkinan kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik, karena api pertama kali terlihat di bagian atas bangunan gereja," jelasnya saat memberikan keterangan kepada awak media. Setelah berjuang selama lebih dari satu jam, tim pemadam kebakaran akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api. Meskipun demikian, kerusakan yang ditimbulkan cukup parah, terutama pada struktur atas gereja yang mengalami kehancuran signifikan. Upaya penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.
Peristiwa kebakaran ini tentunya menjadi pukulan berat bagi warga jemaat dan masyarakat setempat, mengingat Gereja Maranatha merupakan salah satu situs bersejarah yang memiliki nilai religius dan budaya tinggi bagi warga Palangka Raya. Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, gereja ini juga menjadi simbol sejarah perkembangan komunitas Kristen di kota tersebut. Saat ini, pihak gereja bersama dengan masyarakat sekitar sedang berkoordinasi untuk memberikan bantuan serta mendukung proses pemulihan pasca kebakaran (wmp/23924).



Komentar
Posting Komentar