Gereja GKE Maranatha Palangka Raya Terbakar, Mendapatkan Dukungan Moril dan Materil dari MPH Majelis Sinode GKE
![]() |
| Kantor MPH Majelis Sinode GKE |
Gereja GKE Maranatha, salah satu gereja paling penting dan berpengaruh di Kota Palangka Raya, mengalami kebakaran hebat pada 24 September 2024. Insiden yang menghanguskan sebagian besar bangunan gereja ini mengejutkan banyak kalangan, terutama jemaat dan masyarakat setempat yang menjadikan gereja ini sebagai pusat kegiatan spiritual dan sosial. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 13:45 WIB tersebut menyisakan kerusakan parah, dengan sekitar 80 persen dari struktur bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu, terbakar habis. Tim pemadam kebakaran bekerja keras untuk mengendalikan api, namun upaya mereka terkendala oleh material bangunan yang mudah terbakar serta angin kencang yang mempercepat penyebaran api.
Menanggapi kejadian tragis ini, MPH Majelis Sinode GKE memberikan dukungan moril dan materiil kepada jemaat Gereja GKE Maranatha. Ketua Umum Majelis Sinode GKE, Pdt. Dr. Simpon F. Lion, M.Th. menyatakan keprihatinannya atas peristiwa yang menimpa gereja tersebut. “Gereja GKE Maranatha adalah bagian integral dari komunitas kami di Palangka Raya. Kehilangannya sangat terasa, bukan hanya bagi jemaat, tetapi juga bagi seluruh masyarakat yang merasakan dampak dari kehadiran gereja ini. Kami akan memberikan dukungan penuh, baik secara moril maupun materiil, untuk membantu pemulihan dan rekonstruksi gereja,” ujar Pdt. Dr. Simpon Lion dalam keterangannya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pihaknya akan segera mengoordinasikan langkah-langkah untuk menggalang dukungan dari gereja-gereja lainnya di wilayah Kalimantan Tengah. “Kami juga mengajak seluruh jemaat GKE di mana pun berada untuk berpartisipasi dalam mendukung pemulihan Gereja GKE Maranatha. Kami percaya bahwa dengan kerjasama dan dukungan dari komunitas, kita dapat bangkit kembali,” tambahnya. Jemaat dan masyarakat setempat mengungkapkan rasa syukur karena tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian material yang ditimbulkan cukup signifikan, dan proses inventarisasi masih berlangsung.
Gereja GKE Maranatha dikenal sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang penting, dan kebakarannya meninggalkan duka mendalam di hati jemaat serta masyarakat Palangka Raya. Dengan dukungan yang diberikan oleh MPH Majelis Sinode GKE dan semangat gotong royong dari masyarakat, diharapkan gereja ini dapat segera dipulihkan dan kembali berfungsi sebagai tempat ibadah dan kegiatan sosial bagi komunitas setempat.



Komentar
Posting Komentar