BPJS Kesehatan Palangka Raya Tingkatkan Layanan, Kunjungan ke RSUD Doris Sylvanus Meningkat


BPJS Kesehatan terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai fasilitas kesehatan, baik milik pemerintah maupun swasta. Upaya tersebut membuahkan hasil dengan meningkatnya jumlah kunjungan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Sylvanus Palangka Raya dalam sebulan terakhir. Peningkatan ini didorong oleh kemudahan akses dan perbaikan layanan yang dirasakan oleh masyarakat Kalimantan Tengah. Kepala Instalasi Rawat Jalan RSUD Doris Sylvanus, Brension Relly, S.Kep., Ns., M.Kep., mengungkapkan bahwa RSUD Doris Sylvanus terus melakukan peningkatan dalam berbagai aspek layanan kesehatan. Salah satu fokus utamanya adalah kelengkapan fasilitas ruang pemeriksaan, termasuk poli jantung yang kini menjadi salah satu unit dengan jumlah kunjungan pasien terbanyak. "Kami terus meningkatkan fasilitas dan pelayanan, dan hasilnya sangat positif. Setiap hari, kunjungan pasien terus bertambah," kata Brension.

Selain peningkatan fasilitas kesehatan, sistem layanan online yang disediakan oleh BPJS Kesehatan juga memberikan dampak yang signifikan terhadap kemudahan pendaftaran di berbagai poli spesialis di RSUD Doris Sylvanus. Meski demikian, Brension juga mengakui bahwa masih terdapat antrian setiap harinya. "RSUD Doris Sylvanus merupakan rumah sakit rujukan utama di Kalimantan Tengah, sehingga masih ada antrian pasien, tetapi kami berusaha untuk meminimalisasi waktu tunggu dengan optimalisasi sistem pelayanan," tambahnya. Salah satu terobosan yang diapresiasi oleh masyarakat adalah layanan sistem online BPJS Kesehatan, yang memungkinkan proses pendaftaran ke poli-poli kesehatan dilakukan lebih cepat dan mudah. Sistem ini sangat membantu mengurangi kepadatan di rumah sakit serta mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan. Meski begitu, Brension berharap BPJS dapat lebih mempercepat respons terhadap berbagai keluhan masyarakat, terutama terkait rujukan antarprovinsi. "Kami berharap BPJS bisa meningkatkan kerja sama dengan fasilitas kesehatan swasta serta mempercepat tanggapan terhadap keluhan masyarakat, terutama dalam hal rujukan antarprovinsi agar pasien tidak perlu kembali ke daerah asal fasilitas kesehatannya untuk mengurus rujukan," ungkap Brension

Menanggapi meningkatnya jumlah kunjungan pasien dan perbaikan layanan, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya, Hindro Kusumo, mengkonfirmasi bahwa BPJS Kesehatan telah menyederhanakan berbagai prosedur pelayanan. Kini, masyarakat hanya perlu menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) saat mengakses layanan kesehatan, tanpa harus membawa Kartu Indonesia Sehat (KIS) seperti sebelumnya. "Proses pelayanan semakin sederhana. Masyarakat cukup menunjukkan NIK mereka saat berobat, tanpa perlu membawa kartu fisik," jelas Hindro. Tak hanya itu, BPJS Kesehatan juga terus meningkatkan layanan berbasis online melalui aplikasi Mobile JKN, yang kini semakin lengkap. Aplikasi ini menyediakan berbagai fitur, termasuk pendaftaran pemeriksaan dengan dokter keluarga, hingga ruang khusus untuk pengaduan atau keluhan terkait pelayanan kesehatan. "Mobile JKN telah dilengkapi dengan berbagai fitur yang memudahkan masyarakat, mulai dari pendaftaran pemeriksaan hingga keluhan pasien, semua tersedia dalam satu aplikasi," tambah Hindro.

Selain layanan online, BPJS Kesehatan juga secara aktif melakukan jemput bola kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS. Hindro mengimbau masyarakat untuk segera mendaftar, baik secara mandiri maupun melalui perusahaan secara kolektif. "BPJS terus berusaha menjangkau masyarakat yang belum terdaftar dengan berbagai kegiatan jemput bola. Kami mengajak masyarakat untuk segera mendaftar, baik secara mandiri maupun kolektif melalui perusahaan," tutupnya. Dengan peningkatan layanan dan inovasi dari BPJS Kesehatan, diharapkan masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya di Palangka Raya, semakin mudah dalam mengakses layanan kesehatan yang berkualitas. Peningkatan kunjungan ke RSUD Doris Sylvanus adalah bukti bahwa masyarakat semakin mempercayai pelayanan kesehatan yang disediakan, baik oleh rumah sakit maupun BPJS Kesehatan (wmp/21924).

Komentar