Sesepuh Gereja GBIS Palangka Raya, Pdt. Leonhard Djapar, Berpulang

Gembala Emeritus GBIS Sangkakala, Kota Palangka Raya
 Pdt. Em. Dr. (H.C.). Abraham Leonhard Djapar, D.Min.
(Gembala Emeritus, GBIS Sangkakala, Kota Palangka Raya)

Kota Palangka Raya khususnya Majelis Daerah GBIS Kaltengselbar tengah berduka mendalam atas kepergian salah satu tokoh terkemuka dalam komunitas gereja, Pdt. Em. Dr. (H.C). Abraham Leonhard Djapar, D.Min, yang meninggal dunia pada 27 Agustus 2024. Pdt. Abraham Leonhard Djapar merupakan sosok yang sangat dihormati sebagai sesepuh dan Gembala Emeritus Senior di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Sangkakala, Palangka Raya.

Sebagai seorang pemimpin rohani yang berpengaruh, Pdt. Abraham telah memberikan kontribusi yang signifikan bagi komunitas gereja di wilayah Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat. Kepemimpinan dan pengabdiannya di Sinode Gereja Bethel Injil Sepenuh menjadikannya salah satu tokoh sentral dalam pelaksanaan pelayanan gereja di daerah tersebut. Pdt. Abraham dikenal luas atas dedikasinya dalam membimbing dan memotivasi jemaatnya. Melalui kepemimpinan yang bijaksana dan wawasan rohani yang mendalam, ia telah meninggalkan jejak yang mendalam di hati banyak orang. Selama bertahun-tahun, ia telah berperan penting dalam pengembangan spiritual dan pelayanan gereja, serta memperkuat ikatan komunitas melalui berbagai kegiatan rohani dan sosial.

Kepergian Pdt. Abraham tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan jemaatnya, tetapi juga bagi seluruh komunitas gereja di wilayah pelayanan Majelis Daerah Kalimantan. Banyak yang mengenang beliau sebagai seorang pemimpin yang penuh kasih, dedikasi, dan komitmen terhadap pelayanan gereja serta kesejahteraan jemaatnya. Dalam pernyataan resminya, pihak Gereja Bethel Injil Sepenuh dan komunitas gereja menyampaikan belasungkawa yang mendalam dan penghormatan atas jasa-jasanya. “Kami sangat kehilangan sosok Pdt. Abraham Leonhard Djapar, yang telah banyak berkontribusi dalam pelayanan dan pengembangan gereja kami. Karya dan dedikasinya akan selalu dikenang dan menjadi inspirasi bagi kami semua,” ungkap salah satu perwakilan gereja.

Beliau telah mengabdikan hidupnya untuk pelayanan gereja dan komunitas dengan dedikasi dan ketulusan. Pdt. Abraham dikenal tidak hanya sebagai seorang pemimpin spiritual di Gereja Bethel Injil Sepenuh tetapi juga sebagai seorang cendekiawan dengan pendidikan tinggi dalam ilmu Doktor Ministry dalam bidang teologi. Kehadirannya sangat berpengaruh dalam perkembangan gereja GBIS di Palangka Raya yang juga sebagai Anggota PGI (Persekutuan Gereja Gereja di Indonesia), dan banyak anggota jemaat serta masyarakat setempat yang merasa kehilangan yang mendalam atas kepergiannya.

Pdt. Abraham ketika menyampaikan Khotbah

Selama masa hidupnya, Pdt. Abraham Leonhard Djapar, D.Min bersama dengan Istri, Pdm. Sarah Rokiyah, S.Th. dikenal atas kontribusinya dalam pengembangan pendidikan teologi dan pelayanan gereja, serta upayanya untuk memajukan komunitas gereja terkhusus dalam membangun Gereja Bethel Injil Sepenuh di Kota Palangka Raya dengan berbagai inisiatif sosial dan spiritual. Kepemimpinannya yang penuh kasih dan kebijaksanaan akan selalu dikenang dan dirindukan oleh semua yang mengenalnya. 
 

Kini Pdt. Abraham juga memiliki Putra Putri penerus Seorang Pendeta salah satunya Pdt. Samuel T. Gunawan, S.Th., S.E., M.Th. yang juga Gembala Sidang di GBIS Sangkakala, Palangka Raya dan Pdt. Debora Lorena Diana, S.Th. yang juga dalam hal ini adalah Gembala Sidang GBIS Kristus Pembela, Kota Palangka Raya. & Bendahara I Badan Penghubung Gereja Bethel Injil Sepenuh Indonesia Kehilangan Pdt. Dr. (H.C). Abraham Leonhard Djapar, D.Min, meninggalkan duka mendalam di hati para jemaat dan masyarakat Palangka Raya. Dalam mengenang jasa dan kontribusi almarhum, gereja GBIS dan komunitas setempat telah mengadakan berbagai acara penghormatan dan perayaan hidup sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi serta pelayanan beliau.
Kata Sambutan dan Ucapan Belasungkawa
Ketua Majelis Daerah GBIS Kaltengselbar oleh Pdt. Jonly Semuel Mangare, S.Th.
Acara penghormatan terakhir yang diselenggarakan di gereja GBIS Palangka Raya dihadiri oleh banyak tokoh gereja, keluarga, sahabat, dan para jemaat. Mereka menyampaikan penghormatan terakhir dan berbagi kenangan indah tentang sosok Pdt. Abraham. Selama upacara tersebut, diadakan khotbah agung perpisahan yang menceritakan berbagai aspek kehidupan dan pelayanan beliau, serta memberikan dorongan kepada jemaat untuk meneruskan warisan kebaikan yang telah beliau tinggalkan. Salah satunya Ucapan dari Ketua Majelis Daerah GBIS Kaltengselbar oleh Pdt. Jonly Semuel Mangare, S.Th. menyampaikan ucapan belasungkawa atas meninggalnya Pdt. Abraham selaku salah satu gembala senior emeritus di GBIS Sangkakala yang telah lama mengabdi bagi Gereja dan Jemaat di GBIS Sangkakala maupun Wilayah Pelayanan GBIS Kaltengselbar

Pdt. Abraham dikenal sebagai sosok yang penuh kasih dan kebijaksanaan, yang selalu mengedepankan kepentingan umat dan memajukan gereja dengan penuh semangat. Dedikasinya dalam bidang teologi dan manajemen gereja menjadikannya sebagai teladan bagi banyak orang. Penghormatan ini merupakan ungkapan terima kasih atas segala kontribusi dan dedikasi yang telah diberikan sepanjang hidupnya. Komunitas gereja GBIS Palangka Raya dan masyarakat setempat merasa sangat kehilangan, namun mereka juga bertekad untuk terus melanjutkan visi dan misi yang telah diwariskan oleh Pdt. Abraham. Semoga kenangan tentang beliau akan selalu menginspirasi dan memberikan semangat bagi generasi mendatang dalam menjalankan pelayanan dan tugas mereka dengan penuh pengabdian. dan Kini Estafet pelayanan diteruskan oleh anak anak Pdt. Abraham yaitu Pdt. Samuel T. Gunawan, S.Th., S.E., M.Th. yang juga Gembala Sidang di GBIS Sangkakala, Palangka Raya dan Pdt. Debora Lorena Diana, S.Th. yang juga dalam hal ini adalah Gembala Sidang GBIS Kristus Pembela, Kota Palangka Raya. (wmp/28824)


Komentar