Kembali terjadi: Pencurian Uang Tunai dan Tabung Elpiji Terekam CCTV di Palangka Raya
![]() |
| Pantauan dari Kamera CCTV, Tampak pelaku menggasak barang Hasil Curian di Box Kontainer yang terletak di Jalan. G.Obos Induk, Kota Palangka Raya |
Kota Palangka Raya, Kamis (7/8/2024) - Sebuah insiden pencurian mengejutkan terjadi di sebuah lapak yang terletak di Jalan G Obos Induk. Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 01:18 WIB dan berhasil terekam oleh kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di lokasi. Pelaku Beraksi kurang dari 20 Menit dan berhasil menggasak barang curian berupa 2 Tabung Gas LPG 3kg dan sejumlah uang tunai yang ada di kedai tersebut
Menurut rekaman CCTV di salah satu Toko Pakaian, seorang pelaku yang mengenakan pakaian serba hitam, termasuk baju dan celana pendek, terlihat mengamati situasi di sekitar lokasi sebelum melancarkan aksinya. Setelah memastikan bahwa situasi aman, pelaku mulai membuka lapak dengan menggunakan kunci. Identitas pelaku hingga saat ini belum diketahui. Setelah berhasil memasuki lapak, pelaku langsung mengambil uang tunai dan dua tabung gas elpiji berukuran 3Kg. Aksi tersebut berlangsung dengan cepat dan terencana. Pemilik lapak, Tia panggilan akrab pemilik, baru menyadari kejadian tersebut pada pagi hari saat hendak membuka lapaknya.
"Ketika saya tiba di pagi hari, saya sangat terkejut saat melihat kontainer sudah terbuka lebar dan uang serta dua tabung gas elpiji 3kg yang tersimpan didalam booth kontainer itu hilang dan raib, tapi disitu ada tertinggal kunci yang dipakai pencuri untuk membuka dinding kedainya," ujar Tia dengan nada prihatin. Ia menambahkan bahwa saat melakukan pemeriksaan di sekitar kedai, ia menemukan barang bukti berupa kunci yang diduga digunakan pelaku untuk membuka lapaknya.
"Setelah saya cek, ternyata saya menemukan kunci berbentuk huruf Y yang biasa dipergunakan sebagai perkakas kendaraan bermotor yang digunakan pelaku untuk membuka baut kedai dan ternyata tertinggal disana," tambahnya.
Kerugian yang dialami oleh pemilik kedai booth itu diperkirakan mencapai ratusan ribu rupiah. "Kerugian saya sekitar 600-800 ribu rupiah, dikarenakan tabung gas itu masih baru dan belum dibuka atau belum dipergunakan, ditambah dengan uang tunai sebagai media perbelanjaan warung bahkan termasuk koin receh sekalipun raib dan hilang," ujar Tia menutup penjelasannya.
Pihak kepolisian setempat telah menerima laporan mengenai insiden ini dan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi pelaku serta menemukan barang-barang yang hilang. Masyarakat diimbau untuk memberikan informasi jika memiliki petunjuk terkait kejadian ini guna mempercepat proses penanganan kasus.
.mp4%20-%20Potplayer%2007_08_2024%2014_35_03.png)


Komentar
Posting Komentar