PT. Tetra Tech International gandeng PPDI (Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia) di Kota Palangka Raya

Ketua Umum PPDI H. Norman Yulian Bersama Junia Rendi, S.E. Ketua DPD PPDI Kalteng dan Ketua DPC PPDI Kota Palangkaraya, Kristi Eka Soni Saputra, A.Md.

Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah – PT. Tetra Tech International, melalui Program Kesetaraan Gender dan Inklusi Sosial untuk Infrastruktur (GESIT), mengumumkan kerjasama strategis dengan DPD dan DPC PPDI (Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia) Kota Palangkaraya. Kerjasama ini bertujuan untuk mempromosikan kesetaraan gender serta inklusi sosial dalam pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

Program GESIT, yang diperkenalkan oleh PT. Tetra Tech International, merupakan inisiatif global yang berfokus pada integrasi prinsip-prinsip kesetaraan gender dan inklusi sosial dalam proyek-proyek infrastruktur. Dengan menggandeng PPDI Kota Palangkaraya, PT. Tetra Tech International berkomitmen untuk memastikan bahwa suara dan kebutuhan penyandang disabilitas diperhitungkan dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek infrastruktur di daerah tersebut. Dalam kerjasama ini, PPDI Kalimantan Selatan tidak hanya terlibat secara aktif, tetapi juga didukung oleh kehadiran Ketua Umum PPDI, H. Norman Yulian, yang akan bertindak sebagai Advisor dan Konsultan untuk Program GESIT. H. Norman Yulian akan memberikan bimbingan dan nasihat strategis untuk memastikan bahwa program ini berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip inklusi sosial yang optimal dan berdampak positif bagi komunitas penyandang disabilitas. Hadir pula Ketua DPC PPDI Kota Palangka Raya, Kristi Eka Soni Saputra, A.Md. mewakili Institusi PPDI Kota Palangkaraya

H. Norman Yulian mengungkapkan, “Kami sangat menyambut baik kerjasama ini dengan PT. Tetra Tech International. Program GESIT memberikan kesempatan bagi kami untuk berkontribusi secara langsung dalam mewujudkan infrastruktur yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan. Kami berharap kerjasama ini dapat menjadi contoh bagi inisiatif serupa di daerah lain.” Program GESIT diharapkan dapat membawa perubahan signifikan dalam cara perencanaan dan pelaksanaan proyek infrastruktur, dengan memperhatikan kebutuhan dan hak-hak penyandang disabilitas serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih adil dan inklusif. Kerjasama ini juga mencerminkan komitmen PT. Tetra Tech International dalam mendukung upaya-upaya lokal untuk mencapai pembangunan berkelanjutan dan inklusif, sesuai dengan standar internasional dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek infrastruktur.

Ketua DPD PPDI Kalimantan Tengah, Junia Rendi, S.E. bersama dengan Ketua DPC PPDI Kota Palangka Raya, Kristi Eka Soni Saputra, A.Md.
Tampak sedang mengikuti Pemaparan dengan serius

Dalam pemaparan monitoring yang dilakukan oleh H. Norman Yulian terhadap Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kalimantan Tengah, khususnya di Kota Palangka Raya, H. Norman Yulian menegaskan pentingnya pemahaman mendalam mengenai situasi dan kondisi dalam organisasi. “Hari ini, kita mengingatkan bahwa ketua organisasi harus memahami dengan baik situasi dan kondisi dalam organisasi kita. Ini meliputi pemahaman yang mendalam terhadap anggota, pengurus, serta mitra-mitra yang turut mendukung kita. Hal ini menjadi sesuatu yang harus kita jadikan hal pokok dalam upaya mengembangkan organisasi,” ujar H. Norman Yulian dalam pemaparan tersebut.

Pemaparan ini merupakan bagian dari kerjasama program GESIT, sebuah inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pelayanan bagi penyandang disabilitas. Program GESIT diharapkan dapat memberikan manfaat signifikan dalam hal infrastruktur dan regulasi, sehingga penyandang disabilitas dapat menikmati fasilitas dan layanan yang lebih baik serta lebih mudah diakses. H. Norman Yulian berharap bahwa dengan adanya program GESIT, penyandang disabilitas di Kalimantan Tengah, khususnya di Kota Palangka Raya, akan merasakan dampak positif dari upaya-upaya yang dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan memfasilitasi partisipasi mereka dalam berbagai aspek kehidupan sosial dan publik. “Kami optimis bahwa kerjasama ini akan membawa perubahan positif dan memberikan manfaat nyata bagi semua pihak yang terlibat,” tambah H. Norman Yulian. (wmp/19624)

 


 

Komentar