Pernikahan Enricko Gustin Abel, S.E., M.M. & Vik. Ayu Pitaloka, S.Th Dihadiri Bupati Gunung Mas

 

Acara Resepsi Pernikahan, Enricko dan Ayu di Palangka Raya

Momen bahagia meliputi pasangan Enricko Gustin Abel, S.E., M.M., seorang profesional di bidang manajemen, dan Vik. Ayu Pitaloka, S.Th., seorang pendeta dari Gereja Kalimantan Evangelis (GKE), yang mengikat janji suci pernikahan dalam sebuah upacara sakral di Kota Palangka Raya. Acara yang khidmat dan penuh makna ini tidak hanya menjadi lambang dari penyatuan cinta dua insan, tetapi juga mendapatkan perhatian luas dari masyarakat karena kehadiran tamu-tamu terhormat dan tokoh penting dari berbagai bidang. Pernikahan ini dihadiri oleh Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, S.E., M.Si., yang turut memberikan restu dan doa kepada pasangan tersebut. Kehadiran Jaya Samaya Monong tidak hanya sebagai pejabat publik, tetapi juga sebagai figur yang dikenal dekat dengan keluarga dan masyarakat di Kalimantan Tengah, memperkuat makna acara yang digelar. Selain itu, Hendra Abel, S.STP., M.A.P., yang menjabat sebagai PPUPD Madya di Inspektorat Provinsi Kalimantan Tengah, turut hadir, menunjukkan dukungan dari pihak keluarga dan kolega profesional. Kehadiran para pejabat tersebut menambah dimensi kehormatan pada acara ini, menegaskan pentingnya ikatan kekeluargaan dan sosial dalam kehidupan kedua mempelai.

Acara ini juga dihadiri oleh Walman Tristianto, S.P., Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gunung Mas, yang ikut serta dalam perayaan kebahagiaan ini. Partisipasi para pejabat daerah, baik di bidang pemerintahan maupun kelembagaan, tidak hanya menyoroti pentingnya acara dari sudut pandang sosial, tetapi juga menunjukkan dukungan terhadap pasangan yang memiliki peran penting di komunitas mereka masing-masing. Pernikahan Enricko dan Ayu menjadi simbol dari pertemuan dua dunia, yakni dunia profesional di bidang ekonomi dan manajemen, serta dunia spiritual yang diwakili oleh pelayanan Ayu di gereja. Kehadiran para tamu kehormatan, yang mencerminkan berbagai lapisan masyarakat, memperlihatkan betapa luasnya jangkauan pengaruh dan hubungan yang dimiliki oleh pasangan ini, baik di kalangan profesional maupun keagamaan. Upacara yang penuh dengan suasana haru dan bahagia ini menjadi momentum bersejarah, tidak hanya bagi kedua mempelai, tetapi juga bagi komunitas yang ikut serta dalam perayaan cinta dan komitmen mereka.

Proses Pemberkatan Nikah Enricko dan Ayu di GKE Maranatha

Acara pemberkatan pernikahan Enricko Gustin Abel dan Vik. Ayu Pitaloka berlangsung dengan khidmat dan penuh keagungan, dipimpin oleh Ketua Majelis Resort (MR) Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Palangka Raya, Pdt. Dr. Yuprinadie, S.Th., M.Th. Dalam momen sakral ini, Pdt. Dr. Yuprinadie menahbiskan pernikahan kedua mempelai di hadapan jemaat serta keluarga besar yang hadir, memberikan makna mendalam pada setiap bagian dari upacara tersebut. Selain Pdt. Dr. Yuprinadie, acara pemberkatan juga dihadiri oleh Bapak Rogas Usup, S.T., Ketua Komisi Pelayanan Bapak (KPB) Majelis Sinode GKE, yang bertugas sebagai Penatua dalam upacara tersebut. Kehadirannya menegaskan dukungan dan pengawasan dari pihak Majelis Sinode terhadap perayaan ini. Dalam kapasitasnya sebagai Penatua, Bapak Rogas Usup menyampaikan doa dan berkat untuk mempelai, serta mengingatkan mereka tentang tanggung jawab dan harapan yang diemban dalam perjalanan hidup baru mereka.

Perwakilan Majelis Resort GKE Palangka Raya dari kaum perempuan, Nopelita R. Usup, A.Md., yang menjabat sebagai Ketua Komisi Pelayanan Perempuan MR GKE Palangka Raya, juga turut berperan dalam acara tersebut. Nopelita R. Usup memberikan kontribusi yang signifikan dalam pemberkatan nikah dengan menegaskan peran penting perempuan dalam komunitas gereja dan keluarga. Kehadirannya memperlihatkan dukungan dan keterlibatan aktif dari perempuan dalam kegiatan gereja. Dalam khotbahnya, Pdt. Dr. Yuprinadie menyampaikan pesan yang mendalam tentang arti penting ikatan pernikahan yang dibangun atas dasar cinta kasih dan komitmen yang kuat. Ia mengingatkan kedua mempelai bahwa pernikahan bukan hanya sekadar penyatuan dua individu, tetapi juga merupakan komitmen untuk membangun rumah tangga yang berpusat pada iman, kebersamaan, dan saling mendukung satu sama lain dalam menghadapi tantangan hidup.

Di tengah suasana penuh syukur dan haru, Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, turut memberikan ucapan selamat dan doa bagi kedua mempelai. Dalam sambutannya, Jaya Samaya Monong menyatakan, "Pernikahan ini adalah awal dari perjalanan baru yang penuh dengan berkat. Semoga Enricko dan Ayu dapat membangun keluarga yang harmonis dan bahagia, serta menjadi panutan bagi orang lain." Ucapan Bupati ini menambahkan nuansa kebahagiaan dan harapan positif bagi masa depan pasangan pengantin, serta menegaskan dukungan dari pemerintah dan masyarakat setempat. Secara keseluruhan, acara pemberkatan pernikahan ini mencerminkan perpaduan yang harmonis antara tradisi keagamaan dan dukungan sosial, menandai awal dari perjalanan baru bagi Enricko dan Ayu dengan penuh doa, harapan, dan berkat dari seluruh undangan yang hadir.

Enricko Gustin Abel, yang dikenal sebagai seorang profesional di bidang ekonomi dan manajemen, memiliki latar belakang pendidikan yang gemilang. Ia meraih gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Palangka Raya dengan prestasi luar biasa, diakui sebagai Lulusan Terbaik di program studinya. Setelah menamatkan pendidikan sarjananya, Enricko melanjutkan studi ke jenjang Magister di Universitas Atma Jaya Yogyakarta, di mana ia berhasil menyelesaikan program Magister Ilmu Manajemen dengan predikat Cum Laude, mencerminkan dedikasinya yang tinggi terhadap bidang akademik dan profesional. Di sisi lain, Vik. Ayu Pitaloka, pasangan hidup Enricko, mendedikasikan dirinya sebagai pelayan Tuhan di lingkungan Gereja Kalimantan Evangelis (GKE). Ayu saat ini tengah menempuh pendidikan Prapendeta, sebuah langkah penting dalam proses menjadi pendeta penuh, setelah sebelumnya berhasil lulus dari Sekolah Tinggi Teologi Gereja Kalimantan Evangelis (STT GKE). Peran Ayu sebagai seorang Vikaris tak hanya memperlihatkan komitmennya terhadap dunia spiritual, tetapi juga menggambarkan dedikasi dan pengabdiannya dalam membimbing umat. Pernikahan Enricko dan Ayu menjadi simbol penyatuan dua profesi yang sangat berpengaruh dalam masyarakat, yakni dunia bisnis dan dunia rohani. Enricko, dengan kiprahnya di sektor ekonomi, dan Ayu, dengan perannya sebagai pemimpin rohani, membentuk sebuah pasangan yang harmonis dan saling melengkapi. Kehadiran mereka dalam kehidupan sosial dan spiritual telah menarik perhatian banyak orang, mengingat kontribusi signifikan yang mereka berikan dalam dua ranah yang berbeda namun saling mendukung. Pernikahan ini tidak hanya menjadi momen kebahagiaan bagi mereka berdua, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi dan keselarasan antara dua dunia yang berpotensi memberikan dampak besar bagi komunitas di sekitar mereka.

Upacara pernikahan ini dihadiri oleh keluarga besar kedua mempelai, sahabat, serta sejumlah tamu dari kalangan pemerintahan, gereja, dan komunitas masyarakat. Prosesi berlangsung dengan penuh kebahagiaan dan diiringi dengan doa serta harapan agar pernikahan ini menjadi berkat tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi jemaat dan lingkungan di mana mereka berkiprah. Acara ini diakhiri dengan sesi ramah tamah dan resepsi yang meriah, di mana seluruh tamu undangan dapat menyampaikan ucapan selamat secara langsung kepada kedua mempelai. Dalam suasana yang penuh kegembiraan, pernikahan Enricko Gustin Abel dan Vik. Ayu Pitaloka menjadi momen yang tak terlupakan dan penuh berkat bagi semua yang hadir.

Komentar