DPP FORDAYAK Kalteng Berduka, Ketua Harian DPD Fordayak Kab. Kapuas, Wahyu R. Narang, Berpulang.
| Wahyu R. Narang, A.Md. Com (Ketua Harian DPD Forum Pemuda Dayak, Kabupaten Kapuas) | | |
| Tampak Istri Almarhum, Ibu. Debora Andriyani Silam, S.E. sedang melepas kapas pada Hidung Almarhum |
Wahyu R. Narang dikenal sebagai sosok pemimpin yang berdedikasi tinggi dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat Dayak dan berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial di Kabupaten Kapuas. Selama masa kepemimpinannya, FORDAYAK Kapuas tumbuh menjadi organisasi yang solid dan berpengaruh, terutama dalam menjaga dan melestarikan budaya serta adat istiadat Dayak. Berita meninggalnya Wahyu R. Narang menjadi kabar yang mengejutkan bagi banyak pihak di Kota Kuala Kapuas. Sejumlah tokoh masyarakat turut hadir, rekan-rekan sesama pengurus FORDAYAK, Pengurus MPH MJ GKE Efrata, Kuala Kapuas, Majelis Resort GKE Kuala Kapuas serta anggota DPRD Kabupaten Kapuas menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kepergian almarhum. Mereka mengenang Wahyu sebagai seorang pemimpin yang rendah hati, bersahaja, dan selalu berjuang demi kepentingan masyarakat.
| Hadir Ketua Umum DPP Forum Pemuda Dayak, Bambang Irawan, S.ST. Pi. dan Sekretaris Jenderal DPP Forum Pemuda Dayak, Dr. Diharyo, S.T., M.T. dalam Ibadah Perkabungan |
| Dr. Yarico R. M. Narang selaku Kakak kedua Almarhum dalam menyampaikan Kesaksian selama Almarhum hidup serta Riwayat Hidup dan sebagai Kata Sambutan dari Keluarga |
| Bambang Irawan, Menyampaikan Kata sambutan terakhir sebagai Sahabat dan Ketua Umum DPP Forum Pemuda Dayak Kalimantan Tengah |
Berita kepergian Wahyu R. Narang mendapat perhatian luas, tidak hanya dari kalangan anggota FORDAYAK, tetapi juga dari tokoh masyarakat, pemerintah daerah, dan organisasi lain. Sejumlah ucapan belasungkawa mengalir dari berbagai pihak, termasuk dari DPP Forum Pemuda Dayak Kalimantan Tengah, yang menyampaikan duka cita mendalam dan penghargaan atas segala kontribusi Wahyu selama ini. "Wahyu R. Narang adalah seorang pejuang sejati bagi masyarakat Dayak. Kehilangan beliau merupakan kehilangan besar bagi kita semua. Semoga amal dan baktinya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa," ujar Bambang dalam pernyataan resminya. Rekan-rekan sesama pengurus FORDAYAK juga turut mengungkapkan kesedihan mereka. "Kami semua kehilangan sosok pemimpin yang penuh semangat dan dedikasi. Beliau selalu menginspirasi kami untuk terus berjuang demi kepentingan bersama. Semangatnya akan terus hidup di hati kami," ungkap salah satu pengurus FORDAYAK dengan suara bergetar. Bambang Irawan yang juga adalah Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah terpilih ini juga menyampaikan rasa kehilangan mereka, salah satu wakil rakyat menekankan pentingnya melanjutkan perjuangan yang telah dirintis oleh almarhum terutama pada Organisasi Forum Pemuda Dayak (FORDAYAK).
| Prosesi Karangan Bunga oleh Ketua Umum DPP FORDAYAK Kalimantan Tengah |
Wahyu R. Narang, A.Md. Com., S.T. meninggalkan warisan yang tak ternilai, baik bagi FORDAYAK maupun bagi masyarakat Dayak secara keseluruhan. Kepergiannya merupakan kehilangan besar, tetapi semangat dan visi yang telah ia tanamkan akan terus menjadi pemandu bagi FORDAYAK dalam melanjutkan perjuangan. Generasi muda Dayak di Kabupaten Kapuas diharapkan dapat mengambil inspirasi dari hidup dan perjuangan Wahyu R. Narang. "Selamat jalan, pemimpin kami. Kami akan terus melanjutkan perjuanganmu," adalah kata-kata yang sering terdengar dari mereka yang ditinggalkan. Fordayak dan seluruh masyarakat Dayak kini berdoa agar almarhum diberikan tempat terbaik di sisi-Nya, dan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi cobaan ini. "Hidup mati adalah takdir Tuhan, tetapi kenangan dan jasa Wahyu akan selalu abadi dalam hati kami," ucap seorang jemaat yang tidak ingin namanya diketahui.
Rangkaian karangan bunga dan ucapan belasungkawa terus mengalir sebagai tanda penghormatan terakhir kepada almarhum. Sejumlah pihak dari berbagai kalangan menyampaikan rasa dukacita yang mendalam. Di antara mereka yang turut memberikan penghormatan adalah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Pemuda Dayak Kalimantan Tengah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kapuas, serta Perwakilan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas. Selain itu, keluarga besar Manus Narang Hapakat di Kalimantan Tengah, Majelis Pekerja Harian (MPH) Majelis Jemaat Gereja Kalimantan Evangelis (MJ GKE) Efrata Kuala Kapuas, dan MPH Resort GKE Kuala Kapuas juga tak ketinggalan menyampaikan ungkapan belasungkawa mereka. Bahkan salah satu tempat kerja Almarhum di PLTD Kabupaten Kapuas turut memberikan sumbangsih berupa kendaraan Ambulance dan Karangan Bunga
Tak hanya itu, Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Kapuas, alumni SMA dan STMIK Kota Banjarmasin, rekan-rekan almarhum, serta masyarakat sekitar turut merasakan kehilangan yang mendalam. Keluarga besar almarhum juga menerima banyak dukungan dari berbagai kalangan yang datang untuk memberikan doa dan semangat di tengah suasana duka ini. Karangan bunga yang menghiasi lokasi pemakaman menjadi simbol nyata dari kasih sayang dan penghargaan yang diberikan oleh banyak pihak kepada almarhum, menandakan betapa besarnya pengaruh dan peran yang almarhum miliki semasa hidupnya (wmp/30124).


Komentar
Posting Komentar