Dr. Agustin Teras Narang Minta Presiden Jokowi Dukung Revitalisasi SMK GKE Mandomai di Kapuas
![]() |
| SMK GKE di Mandomai |
Senator dan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Kalimantan Tengah sekaligus mantan Gubernur Kalimantan Tengah (2005-2015) dan juga adalah Wakil Ketua Majelis Pertimbangan (M.P) Majelis Sinode GKE, Dr. (H.C.) Agustin Teras Narang, S.H., M.H., menyampaikan permohonan kepada Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, untuk memberikan perhatian khusus terhadap Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Mandomai di Kabupaten Kapuas. Teras Narang mengusulkan agar Presiden Jokowi mengirimkan tim khusus untuk meninjau kondisi sekolah tersebut dan mendukung pengembangan serta revitalisasinya. Permintaan ini bukan tanpa alasan. SMK GKE Mandomai telah berdiri sejak tahun 1967 dan memiliki kontribusi besar dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Kalimantan Tengah, bahkan pada tingkat nasional. "SMK GKE Mandomai ini bukan hanya aset gereja, tetapi juga aset nasional. Karena itu, dukungan dari Presiden Jokowi sangat penting untuk revitalisasi dan pengembangan sekolah ini," ungkap Teras Narang pada Sabtu (30/9/2023).
Sekolah ini telah lama menjadi institusi pendidikan yang tidak hanya terbatas pada kalangan Kristen. Menurut Teras Narang, para tenaga pengajar di SMK GKE Mandomai datang dari berbagai latar belakang, dan mayoritas siswa yang belajar di sana adalah Muslim. Hal ini menjadikan SMK GKE Mandomai sebagai sekolah kejuruan Kristen yang berwawasan kebangsaan dan mempromosikan nilai-nilai inklusifitas, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang harmonis lintas agama. Teras Narang menyoroti potensi besar yang dimiliki oleh SMK GKE Mandomai dalam menciptakan SDM berkualitas di bidang keahlian khusus, terutama dalam industri perkayuan. "Sejak dahulu, sekolah ini konsisten dalam bidang perkayuan, yang bisa menjadi salah satu solusi untuk menciptakan tenaga ahli di bidang ini dengan peluang kerja global. Keahlian ini sangat relevan dengan tren permintaan tenaga kerja saat ini," jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa dengan reputasi Presiden Jokowi yang dikenal memiliki ketertarikan dan pemahaman mendalam tentang kayu dan mebel, SMK GKE Mandomai dapat menjadi perhatian khusus. "Saya yakin, Presiden Jokowi yang dikenal memiliki kecintaan terhadap industri kayu dan mebel, dapat melihat potensi besar dari SMK GKE ini. Oleh karena itu, tak ada salahnya jika sekolah ini mendapatkan perhatian khusus dari beliau," ujar Teras Narang. Teras Narang menekankan bahwa revitalisasi SMK GKE Mandomai tidak hanya akan berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan di Kalimantan Tengah, tetapi juga akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan nasional melalui penciptaan SDM yang ahli dan kompeten. Revitalisasi ini diharapkan dapat mendorong sekolah untuk terus berkembang dan bersaing di tingkat nasional, sehingga bisa menjadi model pendidikan kejuruan yang unggul di Indonesia.
Lebih jauh, ia berharap pemerintah dapat memberikan dukungan, baik dalam bentuk bantuan fasilitas maupun peningkatan kualitas pengajaran, sehingga SMK GKE Mandomai mampu melahirkan generasi yang siap menghadapi tantangan global, terutama dalam sektor perkayuan yang telah menjadi fokus utama pendidikan di sekolah tersebut. "Dengan revitalisasi yang tepat, saya yakin SMK GKE Mandomai dapat menjadi salah satu lembaga pendidikan yang tidak hanya membanggakan Kalimantan Tengah, tetapi juga memberikan kontribusi besar bagi Indonesia," pungkas Teras Narang.
Sebagai tokoh masyarakat yang peduli pada pendidikan, Teras Narang berharap langkah ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat setempat, agar potensi besar yang dimiliki oleh SMK GKE Mandomai dapat terus dikembangkan dan bermanfaat bagi generasi mendatang.



Komentar
Posting Komentar